Akan Jadi Kota Prioritas, Depok Berencana Gelar Simulasi Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 21/10/2020, 14:49 WIB
. Shutterstock.

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Depok membeberkan rencana simulasi vaksinasi Covid-19 yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Sebagai informasi, Kota Depok bersama wilayah Bogor dan Bekasi akan mendapatkan prioritas jatah vaksin Covid-19 karena menjadi penyumbang terbesar infeksi virus corona di Jawa Barat.

"Nantinya dalam simulasi, orang itu akan diundang, setelah diundang akan datang ke Puskesmas, duduk di ruang tunggu dengan settingan protokol kesehatan," jelas Pejabat Sementara Wali Kota Depok Dedi Supandi kepada wartawan, Rabu (21/10/2020).

"Nanti duduk ke meja satu, masuk ke ruang vaksin, keluar lagi setelah di vaksin, masuk lagi keruangan registrasi lainnya. Setelah itu, dari petugas kita akan memantau perkembangan terhadap orang yang telah divaksin," lanjutnya.

Baca juga: Ridwan Kamil Klaim Akan Utamakan Warga Depok Terima Vaksin Covid-19

Lokasi vaksinasi rencananya dilakukan di Puskesmas dan RSUD Kota Depok. Dedi berujar, pihaknya tak menutup kemungkinan vaksinasi juga dapat dilaksanakan di klinik, menyesuaikan jumlah vaksin yang akan diterima.

"Yang jelas provinsi akan menerima sekian ribu vaksin dan akan mendahulukan Bodebek termasuk Depok. Nanti Depok dapat berapa vaksin, itu belum ada keputusan," ujar pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat itu.

"Jadwal simulasi akan melihat kesiapan yang harus disusun pada saat vaksin hadir," ungkap Dedi.

Kota Depok sampai sekarang masih menjadi wilayah dengan laporan kasus Covid-19 terbanyak di Jawa Barat.

Hingga data terbaru kemarin, Kota Depok telah melaporkan temuan 6.382 kasus, dengan 1.381 pasien di antaranya masih terinfeksi virus corona saat ini dan sedang dirawat.

Baca juga: Pemkot Depok Akan Buat Klaster Penduduk untuk Diberi Vaksin Covid-19



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Megapolitan
Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Megapolitan
Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Megapolitan
Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Megapolitan
Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X