Di Tengah Pandemi, Peredaran Narkoba Disamarkan dengan Logistik Sembako

Kompas.com - 22/10/2020, 14:15 WIB
Ilustrasi narkoba ThinkstockIlustrasi narkoba
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 menjadi celah bagi para bandar narkoba untuk mengedarkan barang terlarang tersebut di seluruh Indonesia.

Modus yang sering dipakai yakni berpura-pura membawa bahan bantuan pangan lewat beberapa jalur transportasi.

Hal tersebut dikatakan Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Arman Depari, Jumat (22/10/2020).

Modus yang sering dilancarkan para pengedar yakni berpura-pura mengirimkan hasil pertanian.

"Seolah-olah untuk membantu masyarakat dengan menggunakan angkutan logistik sembako terutama hasil pertanian dan ternyata narkoba dicampur bersama jagung, kelapa, pisang dan beras," kata dia.

Baca juga: Kepala BNN RI: Tangerang Raya Jadi Perhatian, Ada Bandar Narkoba Berjaringan Luas

BNN pun beberapa kali sudah menangkap tersangka pengedar dengan modus seperti itu, dari internasional maupun antar pulau di Indonesia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Walau modus menyisipkan narkoba dengan bantuan logistik mulai sering dilakukan, Arman tak menutup kemungkinan munculnya modus-modus peredaran baru.

Maka dari itu, pihaknya tetap mewaspadai setiap jalur pengiriman logistik di Indonesia.

Baca juga: Sederet Fakta Kasus Narkoba yang Menjerat RR, Artis Sinetron Dari Jendela SMP

 

Tiap kegiatan pengiriman yang dirasa mencurigakan akan dipantau, tak terkecuali yang menggunakan jasa pengiriman skala kecil.

"Modus operandi baru yang peru kita antispasi yaitu pengiriman-pengiriman narkotika walau kuantitas kecil tapi sering dengan gunakan jasa pos dan ekspedisi," ucap dia.

Dia berharap aparat dan jajarannya di lapangan bisa mengantisipasi hal tersebut akan tak terjadi lagi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Targetkan Jakarta Capai Imunitas Kolektif Saat Hari Kemerdekaan

Anies Targetkan Jakarta Capai Imunitas Kolektif Saat Hari Kemerdekaan

Megapolitan
Tenteng Celurit Sambil 'Live' Instagram, Dua Anggota Geng Motor Ditangkap

Tenteng Celurit Sambil "Live" Instagram, Dua Anggota Geng Motor Ditangkap

Megapolitan
Pemprov DKI Diusulkan Atur Lintasan Road Bike di JLNT Casablanca dalam Pergub CFD

Pemprov DKI Diusulkan Atur Lintasan Road Bike di JLNT Casablanca dalam Pergub CFD

Megapolitan
Musisi Berinisial AN Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Musisi Berinisial AN Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Megapolitan
Anies Baswedan: DKI Jakarta Paling Transparan soal Penanganan Kasus Covid-19

Anies Baswedan: DKI Jakarta Paling Transparan soal Penanganan Kasus Covid-19

Megapolitan
Petugas PJLP Pertamanan DKI Ditangkap Polisi karena Menjambret

Petugas PJLP Pertamanan DKI Ditangkap Polisi karena Menjambret

Megapolitan
Meningkat Setiap Pekan, Dishub DKI Sebut Ada 4.005 Pesepeda Melintas di JLNT Casablanca

Meningkat Setiap Pekan, Dishub DKI Sebut Ada 4.005 Pesepeda Melintas di JLNT Casablanca

Megapolitan
Janjian lewat Medsos, Dua Kelompok Pemuda Tawuran di Pulogadung, Satu Nyawa Melayang

Janjian lewat Medsos, Dua Kelompok Pemuda Tawuran di Pulogadung, Satu Nyawa Melayang

Megapolitan
Dishub DKI Sebut Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT Casablanca Masih Berlanjut

Dishub DKI Sebut Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT Casablanca Masih Berlanjut

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Ganjil Genap di Jakarta Belum Diberlakukan dalam Waktu Dekat

Kasus Covid-19 Melonjak, Ganjil Genap di Jakarta Belum Diberlakukan dalam Waktu Dekat

Megapolitan
Road Bike Diminta Tak Diistimewakan, Pesepeda: Semua Ingin Olahraga, Kenapa Dibedakan?

Road Bike Diminta Tak Diistimewakan, Pesepeda: Semua Ingin Olahraga, Kenapa Dibedakan?

Megapolitan
Dishub Copot Rambu Uji Coba Road Bike Melintas di JLNT Casablanca

Dishub Copot Rambu Uji Coba Road Bike Melintas di JLNT Casablanca

Megapolitan
Petugas Hentikan dan Larang Pesepeda Selain Road Bike Naik ke JLNT Casablanca

Petugas Hentikan dan Larang Pesepeda Selain Road Bike Naik ke JLNT Casablanca

Megapolitan
Warga KTP Non-Jakarta Usia 18 Tahun ke Atas Juga Bisa Divaksin, Beikut Syaratnya...

Warga KTP Non-Jakarta Usia 18 Tahun ke Atas Juga Bisa Divaksin, Beikut Syaratnya...

Megapolitan
Tata Cara Lapor Diri PPDB DKI Jakarta untuk Jalur Prestasi

Tata Cara Lapor Diri PPDB DKI Jakarta untuk Jalur Prestasi

Megapolitan

Video Rekomendasi

komentar di artikel lainnya
Close Ads X