Pengendara Mobil yang Terekam Buang Kantong Sampah di Kalimalang Bakal Ditindak

Kompas.com - 22/10/2020, 14:22 WIB
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat ditemui di Underpass Tol Jorr Kalimalang, Selasa (25/2/2020). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAWakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto saat ditemui di Underpass Tol Jorr Kalimalang, Selasa (25/2/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyoroti perbuatan pengendara mobil yang membuang empat kantong sampah berukuran besar di kawasan Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, Kabupaten Bekasi.

Aksi pengendara mobil yang membuang sampah sembarangan itu terekam video dan telah viral di sosial media.

"Sedang ramai video pengendara mobil membuang sampah sembarangan di Kalimalang. Ini jelas perilaku sangat buruk, terlebih kita menghadapi musim hujan," ucap Tri dalam twit yang ditulisnya melalui akun @mas_triadhianto, Rabu (21/10/2020).

Baca juga: Beredar Video Pengendara Mobil Buang Sampah Sembarangan di Kalimalang, Ini Kata Pemkab Bekasi


Tri mengatakan, pihak Pemkot Bekasi masih menyelidiki titik lokasi pengendara buang sampah sembarangan tersebut yang hingga kini belum diketahui jelas.

"Saat ini masih didalami untuk titik lokasi video tersebut karena yang menentukan wewenang kebijakan masing-masing wilayah antara kota dan Kabupaten Bekasi," kata Tri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengaku telah memegang data pengendara mobil yang membuang sampah sembarangan di kawasan Kalimalang tersebut. Dia menyebut pelaku yang membuang sampah sembarangan tersebut merupakan warga Tambun Selatan.

Baca juga: Pengendara Mobil yang Terekam Video Buang Sampah di Kalimalang Dicari Polisi

Ia mengatakan, pihak Pemkot Bekasi akan memberikan sanski tegas kepada pengendara mobil yang membuang kantong sampah sembarangan tersebut.

"Di mana pastinya akan ada tindakan tegas bagi mereka yang dengan sengaja membuang sampah sembarangan dan mencemari lingkungan," ucap dia.

Dia mengimbau agar masyarakat sadar untuk membuang sampah pada tempatnya.

"Masalah sampah memang jadi hantu bagi negeri ini. Lewat berbagai bukti di jagat maya banyak yang belum meninggalkan kebiasaan membuang sembarangan. Dibutuhkan kesadaran untuk sama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Budaya membuang sampah pada tempatnya, budaya yang harus kita bangun bersama," tutur dia

Sebelumnya beredar video pengendara mobil membuang kantong sampah sembarangan di Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, Kabupaten Bekasi.

Video yang diunggah oleh media sosial Instagram @bekasikinian pada Rabu (21/10/2020) ini tampak pengendara mobil jenis blind van dengan pelat nomor B 9338 FCC membuang empat kantong plastik sampah besar ke pinggir jalan dengan santai.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Beredar di media sosial video yang memperlihatkan sebuah mobil berjenis Blind Van dengan nomor polisi B 9338 FCC tengah membuang sampah sembarangan di Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang, Kabupaten Bekasi. Terlihat dalam video, seorang penumpang sedang melemparkan beberapa kantong sampah dengan ukuran besar melewati beton pembatas antara jalan dengan kali dan tidak memedulikan dampak dari perbuatan mereka. Berdasarkan informasi yang redaksi Bekasikinian.com terima dari seseorang yang enggan disebutkan namanya, identitas dari pemilik mobil Blind Van viral tersebut berinisial AG warga Setiadarma, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Baca selengkapnya di bekasikinian.com (swipe up Instastory). Follow @bekasikinian untuk informasi dan berita terbaru tentang Kota/Kabupaten Bekasi. #bekasi #kotabekasi #bekasiutara #bekasitimur #bekasiselatan #bekasibarat #jatiasih #pondokgede #kabupatenbekasi #cikarang #tambun #cibitung #bekasikinidannanti #bekasikini #infobekasi #bekasiinfo #bekasiterkini #bekasikinian

A post shared by Bekasi Kini dan Nanti (@bekasikinian) on Oct 21, 2020 at 9:00am PDT


Saat pelaku membuang kantong sampah itu, kondisi di sekeliling Jalan Kalimalang tampak ramai pengendara lainnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

Megapolitan
Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Megapolitan
Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Megapolitan
Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 295 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 3 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 295 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Merasa Dihalangi hingga Bohong Hendak Jemput Pasien Kritis, Awak Ambulans: Saya Khilaf, Terbawa Emosi

Merasa Dihalangi hingga Bohong Hendak Jemput Pasien Kritis, Awak Ambulans: Saya Khilaf, Terbawa Emosi

Megapolitan
Dirut PT ASA yang Timbun Obat Terkait Covid-19 Tak Ditahan, Polisi: Alasan Kesehatan, Diminta Wajib Lapor

Dirut PT ASA yang Timbun Obat Terkait Covid-19 Tak Ditahan, Polisi: Alasan Kesehatan, Diminta Wajib Lapor

Megapolitan
Pemkot Tangerang Mau Fokus Gencarkan Vaksinasi, Wali Kota: Mumpung Kasus Covid-19 Turun

Pemkot Tangerang Mau Fokus Gencarkan Vaksinasi, Wali Kota: Mumpung Kasus Covid-19 Turun

Megapolitan
Turun Drastis, Kini Ada 7 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta Barat

Turun Drastis, Kini Ada 7 RT Zona Merah Covid-19 di Jakarta Barat

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

UPDATE 3 Agustus: Tambah 1.601 Kasus Covid-19 di Jakarta, 2.506 Pasien Sembuh

Megapolitan
Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Terjaring Razia Masker di Cakung, Pengendara Ini Pilih Sanksi Lafalkan Pancasila, tapi Justru Tak Hafal

Megapolitan
Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Tukang Parkir Minimarket di Koja Ditusuk Orang Tak Dikenal, Kini Dirawat di RS

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Polisi Selidiki Dugaan Pungli oleh Karang Taruna Gadungan di Ciputat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X