Kompas.com - 23/10/2020, 16:58 WIB
Kondisi sebagian permukiman warga di Jalan Gunung Sahari IX yang porak-poranda akibat bentrokan antara warga dengan pebalap motor liar di Kelurahan Gunung Sahari Utara, Jumat pagi (23/10/2020). ANTARA/HO/Dokumentasi Lurah Gunung Sahari UtaraKondisi sebagian permukiman warga di Jalan Gunung Sahari IX yang porak-poranda akibat bentrokan antara warga dengan pebalap motor liar di Kelurahan Gunung Sahari Utara, Jumat pagi (23/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga RW 004 Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat, pada Jumat (23/10/2020) pagi, bentrok dengan kelompok pemotor yang gemar melakukan balap liar di permukiman sehingga kerap mengganggu istirahat warga.

"Warga Gunung Sahari Utara merasa terganggu karena tiap balapan gaduh dan bising. Saya tuh sebenarnya sudah melapor berdasarkan keluhan warga, sudah minta dijagain sama polisi," kata Lurah Gunung Sahari Utara, Yanti, saat dikonfirmasi, Jumat.

Menurut Yanti, pebalap motor liar kerap kucing-kucingan dengan polisi.

"Kemarin warga kesal lah dan terjadi bentrok dengan mereka," kata Yanti.

Kejadian itu merupakan puncak kekesalan warga karena kerap merasa kebisingan akibat adanya balap liar di Jalan Gunung Sahari IX.

Baca juga: Polisi Bakal Tindak Tegas Balap Liar Mobil di Senayan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibat bentrokan itu, sejumlah warga mengalami kerugian materil.

"Korban luka memang tidak ada. Cuma memang warga yang berjualan, kayak warung makanan, minuman, rokoknya diambil-ambilin. Terus warteg juga itu diambil-ambilin makanannya," ujar Yanti.

Yanti berharap kasus ini dapat diatasi sehingga tidak ada lagi keluhan dari warga.

"Kami harap permintaan kami dari musrembang soal 'speed bump' bisa segera direalisasikan.
Kami sudah minta dua kali lewat musrembang, semoga segera direalisasikan sama pihak terkait," ujarnya.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro mengatakan, bentrokan yang terjadi di Kelurahan Gunung Sahari Utara pada pukul 04.00 WIB itu sedang dalam penyelidikan.

"Saat ini masih kami selidiki," ujar Eliantoro saat dihubungi.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

44,9 Persen Warga Kecamatan Tambora telah Divaksin Covid-19

44,9 Persen Warga Kecamatan Tambora telah Divaksin Covid-19

Megapolitan
5 Fakta Pembuat Surat Swab Palsu di Depok, Catut Nama Klinik hingga Cetak Puluhan Berkas

5 Fakta Pembuat Surat Swab Palsu di Depok, Catut Nama Klinik hingga Cetak Puluhan Berkas

Megapolitan
Patgulipat Revisi Statuta UI Berujung Tudingan Cacat Formil dan Materiil dari Dewan Guru Besar

Patgulipat Revisi Statuta UI Berujung Tudingan Cacat Formil dan Materiil dari Dewan Guru Besar

Megapolitan
UPDATE 27 Juli: 772 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 16 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Juli: 772 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 16 Pasien Meninggal

Megapolitan
Jusuf Hamka, Pengusaha Mualaf yang Jadikan 10 Hektare Tanahnya untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Jusuf Hamka, Pengusaha Mualaf yang Jadikan 10 Hektare Tanahnya untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini: Jabodetabek Cerah

Megapolitan
Mayat Seorang Pria Ditemukan Mengapung di Bendungan ATR Bekasi

Mayat Seorang Pria Ditemukan Mengapung di Bendungan ATR Bekasi

Megapolitan
Viral, Video Anak Kecil Curi Uang dari Kotak Amal di Kalideres

Viral, Video Anak Kecil Curi Uang dari Kotak Amal di Kalideres

Megapolitan
Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Update 27 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Sepekan Terakhir, 78.236 KK di Kota Tangerang Terima BST dari Kemensos

Megapolitan
Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Pendaftaran Penerima Dana Gerakan 'Bagi Rata' Akan Dibuka Lagi Senin Depan

Megapolitan
Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Polisi Temukan Benda yang Dipakai Dalam Pembunuhan di Jagakarsa

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Polisi Akan Periksa Hotel RedDoorz Setelah Digerebek Terkait Kerumunan

Megapolitan
Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Wagub DKI: Soal Waktu Makan Maksimal 20 Menit, Tak Mungkin Kami Tempatkan Petugas di Warteg

Megapolitan
Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Seorang Suami Diduga Bunuh Istrinya di Jagakarsa, Jakarta Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X