Mahasiswa FK dan FKM UI Juara Kompetisi Kesehatan Global

Kompas.com - 24/10/2020, 19:56 WIB
mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam tim The Yellow Jackets meraih juara pertama dalam ajang Virtual Case Competition - APRU Global Health Conference 2020, yang berlangsung pada 19-21 Oktober di Shanghai, Cina. Dok. Universitas Indonesiamahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam tim The Yellow Jackets meraih juara pertama dalam ajang Virtual Case Competition - APRU Global Health Conference 2020, yang berlangsung pada 19-21 Oktober di Shanghai, Cina.
|
Editor Krisiandi

DEPOK, KOMPAS.com - Sebanyak Enam mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia ( UI) yang tergabung dalam tim The Yellow Jackets meraih juara pertama dalam ajang Virtual Case Competition - APRU Global Health Conference 2020.

Kompetisi yang berlangsung pada 19-21 Oktober 2020 ini merupakan bagian dari Asia Pacific Rim University (APRU) Global Health Conference 2020, yakni sebuah forum ilmiah yang membahas tentang isu kesehatan global.

"Tim ini unggul di antara 45 peserta dari 22 negara," ujar Kepala Kantor Humas dan Keterbukaan Informasi Publik UI, Amelita Lusia melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (24/10/2020).

Baca juga: Ahli Mikrobiologi UI: Belum Ada Kandidat Vaksin di Dunia yang Selesaikan Uji Klinis Fase Ketiga

"Keenam mahasiswa tersebut adalah Andrew Prasetya Japri (FKM angkatan 2016), Caroline Augustine Atmojo (FKM 2017), Stephen Gunawan (FKM 2017), Hubert Jonathan (FK 2017), Jason Phowira (FK 2017), dan Vellia Justian (FK 2017)," ungkapnya.

Dalam kompetisi yang dihelat di Fudan University, Shanghai itu, tim UI menawarkan sebuah rancangan aplikasi yang diberi nama "Go-Elderly" sebagai upaya menangani penuaan populasi.

Aplikasi ini akan memadukan berbagai layanan untuk kaum lansia.

“Go-Elderly merupakan sebuah aplikasi online yang dirancang untuk mengintegrasikan pelayanan kesehatan berbasis keluarga, pelayanan kesehatan primer khususnya Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), komunitas sosial yang aman dan nyaman bagi lansia, serta pemberdayaan lansia secara umum," jelas salah satu anggota tim, Stephen Gunawan, dalam keterangan yang sama.

Baca juga: UI Serahkan 600.000 Unit Flocked Swab Buatannya untuk Bantu Tes Swab Covid-19

Menurut tim UI, pengembangan aplikasi Go-Elderly berangkat dari 2 masalah utama berkenaan kesejahteraan lansia di Asia Pasifik.

Pertama, kekhawatiran terkait sektor pelayanan kesehatan bagi lansia yang terbatas.

Kedua, kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar dan stigma buruk dari masyarakat terhadap kaum lansia.

"Kami ingin berkontribusi dalam membuat lingkungan yang inklusif bagi lansia agar kita bisa membangun masa depan yang ramah lanjut usia," kata anggota lainnya, Jason Phowira.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buntut Masalah Tes Swab Rizieq Shihab, Dirut RS Ummi Dilaporkan ke Polisi

Buntut Masalah Tes Swab Rizieq Shihab, Dirut RS Ummi Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Langgar Protokol Kesehatan, Kafe di Menteng Ditutup, Manajer Diperiksa

Langgar Protokol Kesehatan, Kafe di Menteng Ditutup, Manajer Diperiksa

Megapolitan
Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Megapolitan
Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Megapolitan
Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

Megapolitan
Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

Megapolitan
Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Megapolitan
KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

Megapolitan
Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X