UPDATE 26 Oktober: 41 OTG Dirawat di RSD Stadion Patriot, 9 Lainnya Isolasi di Hotel Bekasi

Kompas.com - 26/10/2020, 16:23 WIB
Ruang isolasi Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Selasa (15/9/2020). Dokumen Pemkot BekasiRuang isolasi Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Selasa (15/9/2020).
Penulis Cynthia Lova
|


BEKASI, KOMPAS.com - Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Chandrabhaga merawat 41 pasien Covid-19 hingga Senin (26/10/2020) ini. Mereka merupakan pasien berstatus orang tanpa gejala ( OTG).

Jumlah tersebut bertambah 10, dari jumlah pasien sebelumnya yang dirawat di RSD Stadion Patriot Chandrabhaga.

"Yang dirawat ada 41 pasien hari ini yang ada di RSD Stadion Patriot. Pria ada 25 orang, wanita 16 orang," ujar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Bekasi Rina Oktavia kepada wartawan, Senin ini.

Berdasarkan data rekapitulasi sejak 21 September hingga 26 Oktober 2020, terdapat 140 orang yang sudah dirawat di RSD Stadion Patriot Chandrabaga.

Dari jumlah tersebut, ada 89 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

Sementara itu, ada 10 pasien Covid-19 dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya memburuk.

Baca juga: [Update 25 Oktober]: Bertambah 46, Kasus Covid-19 Capai 4.138 di Kabupaten Bekasi

"Jumlah kumulatif ada 140 orang. Pasien sudah sembuh ada 89 orang. 10 orang lainnya dirujuk karena pasien mengeluhkan sesak napas, jadi langsung kita rujuk," kata Rina.

Sementara di The Green Hotel, saat ini ada 9 pasien OTG yang sedang menjalani isolasi. Rinciannya, 3 pria dan 6 wanita.

Jumlah tersebut berkurang dari hari-hari sebelumnya.

Berdasarkan jumlah kumulatif dari 6 Oktober lalu hingga saat ini, ada 42 pasien OTG yang dirawat di hotel bintang dua tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

Megapolitan
Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Megapolitan
Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X