Macet akibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek, Jasamarga Terapkan Sistem Buka Tutup

Kompas.com - 28/10/2020, 11:39 WIB
Pantauan arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Rabu (28/10/2020). PT Jasa Marga (Persero) TbkPantauan arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Rabu (28/10/2020).
Penulis Cynthia Lova
|

BEKASI, KOMPAS.com - PT Jasamarga mencatat ada beberapa titik kepadatan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jakarta Elevated pada Rabu (28/10/2020) ini.

Kepadatan itu salah satunya disebabkan adanya kecelakaan beruntun di Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated Km 13.

"Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated sendiri terpantau kepadatan pada Km 13 akibat kecelakaan beruntun dan saat ini dilakukan sistem buka tutup pada jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated," ujar Widiyatmiko Nursejati, General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division melalui keterangan tertulisnya, Rabu ini.

Baca juga: Arus Lalu Lintas Padat, Jasamarga Berlakukan Contraflow di Tol Cikampek Km 47

Widiyatmiko menyampaikan kepadatan juga terpantau di Km 48 akibat pertemuan volume lalu lintas dari Jalan Tol Jakarta Cikampek Elevated.

Akibatnya, rest area Km 50 ditutup sementara. Selain itu, Km 10 juga terjadi kepadatan akibat pertemuan volume lalu lintas di simpang susun Cikunir.

"Saat ini juga telah diberlakukan penyekatan kendaraan truk angkutan barang di Cikarang Barat Km 28," kata Widiyatmiko.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup dan mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan.

"Bawa bekal untuk menghindari kerumunan atau kepadatan di rest area. Selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan," tutur dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPBD: Banjir di Kota Bekasi Disebabkan Tumpukan Sampah Sumbat Aliran

BPBD: Banjir di Kota Bekasi Disebabkan Tumpukan Sampah Sumbat Aliran

Megapolitan
PPDB Jakarta 2021, Banyak Pendaftar Keluhkan Data Tak Sinkron ke Posko di Jakbar

PPDB Jakarta 2021, Banyak Pendaftar Keluhkan Data Tak Sinkron ke Posko di Jakbar

Megapolitan
Simak Panduan Isolasi Mandiri Bagi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Sini

Simak Panduan Isolasi Mandiri Bagi Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Sini

Megapolitan
Ada Penataan Kawasan, Jalan Manggarai Utara 1 Depan Lobi Stasiun Manggarai Ditutup Permanen

Ada Penataan Kawasan, Jalan Manggarai Utara 1 Depan Lobi Stasiun Manggarai Ditutup Permanen

Megapolitan
Rizieq: Sebenarnya Saya Enggan Ladeni JPU, Buang Waktu dan Ganggu Dakwah di Rutan Mabes Polri

Rizieq: Sebenarnya Saya Enggan Ladeni JPU, Buang Waktu dan Ganggu Dakwah di Rutan Mabes Polri

Megapolitan
Polisi Gadungan yang Ditangkap di Jalan Tol Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi Gadungan yang Ditangkap di Jalan Tol Jadi Tersangka dan Ditahan

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Sesak Napas Ditolak Puskesmas di Pondok Aren karena RS Rujukan Penuh

Pasien Covid-19 yang Sesak Napas Ditolak Puskesmas di Pondok Aren karena RS Rujukan Penuh

Megapolitan
Rizieq Shihab Nilai Replik Jaksa Berisi Curhat Penuh Emosi dan Tidak Berkualitas

Rizieq Shihab Nilai Replik Jaksa Berisi Curhat Penuh Emosi dan Tidak Berkualitas

Megapolitan
Situs PPDB Gangguan, Orangtua Siswa Daftar Langsung di SDN Tangerang 06

Situs PPDB Gangguan, Orangtua Siswa Daftar Langsung di SDN Tangerang 06

Megapolitan
Pernah Sebut Jaksa Dungu dan Pandir, Rizieq Shihab: Jangan Diambil Hati, apalagi Jadi Dendam

Pernah Sebut Jaksa Dungu dan Pandir, Rizieq Shihab: Jangan Diambil Hati, apalagi Jadi Dendam

Megapolitan
Dorong Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Kelurahan Ancol Bagi-bagi Sayur dan Sembako

Dorong Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Kelurahan Ancol Bagi-bagi Sayur dan Sembako

Megapolitan
Sampaikan Duplik, Rizieq Shihab Nasihati Jaksa

Sampaikan Duplik, Rizieq Shihab Nasihati Jaksa

Megapolitan
PPDB SD Jalur Zonasi Dibuka, SDN Tangerang 06 Mulai Ramai Pendaftar Luring

PPDB SD Jalur Zonasi Dibuka, SDN Tangerang 06 Mulai Ramai Pendaftar Luring

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kembali Bertambah Jadi 5.730 Orang

Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kembali Bertambah Jadi 5.730 Orang

Megapolitan
Gagal Hipnotis Korban, Dua Pencuri Motor Jadi Bulan-bulanan Warga

Gagal Hipnotis Korban, Dua Pencuri Motor Jadi Bulan-bulanan Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X