Baru Setengah Hari Libur Panjang, Pengunjung TMII Capai 1.500

Kompas.com - 28/10/2020, 14:45 WIB
Keong Mas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020). kompas.com / Nabilla RamadhianKeong Mas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Libur panjang tiba. Taman Mini Indonesia Indah ( TMII) mulai dipenuhi pengunjung pada Rabu (28/10/2020).

Kepala Humas TMII Sahda Silalahi berujar, sejak pagi hingga pukul 12.00 WIB tadi, jumlah pengunjung TMII sudah mencapai 1.500 orang.

“Per setengah hari tadi sudah 1.500 orang, itu sudah tinggi dibanding hari biasa yang hanya 600 hingga 700-an pengunjung,” kata Sahda saat dihubungi, Rabu (28/10/2020).

Sahda mengatakan, angka tersebut bisa saja bertambah lantaran pengunjung tetap berdatangan hingga sore.

Baca juga: Minim Pengunjung Selama PSBB Transisi, TMII Belum Dapat Untung

Menurut dia, pengunjung sudah berdatangan untuk berolahraga pada pagi tadi. Namun, menjelang siang hari, rombongan pengunjung keluarga mulai berdatangan.

Meski wahana Snowbay dan Bioskop Keong Mas masih tutup karena aturan protokol kesehatan, pengunjung tetap memiliki alternatif lainnya yang bisa dikunjungi.

“Taman Burung, Dunia Air Tawar, Museum Komodo, dan Taman Legenda Keong Mas tetap ramai dikunjungi. Bebearapa anjungan daerah juga ramai dikunjungi,” kata Sahda.

Walau banyak pengunjung, Sahda tetap memperketat protokol kesehatan. Beberapa petugas dari TMII bertugas untuk berkeliling guna mengingatkan pengunjung untuk memakai masker.

Baca juga: Satu Minggu Lebih Beroperasi, Jumlah Wisatawan TMII Belum Maksimal

Tak hanya itu, Sahda juga bekerja sama dengan aparat TNI dan Polri guna memastikan pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan.

Tak hanya segi protokol Covid-19, manajemen TMII juga telah membangun dua pos kesehatan yang cukup besar untuk pengunjung. Pos tersebut berada di pintu depan dan bagian belakang area tepatnya di anjungan kepulauan Riau.

“Kita pastikan para pengunjung bisa menikmati wahana yang kami sediakan dengan aman dan nyaman. Untuk para warga yang ingin berkunjung juga kami imbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi kenyamanan bersama,” tutup dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Megapolitan
Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Megapolitan
Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Megapolitan
Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Megapolitan
Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Megapolitan
Bayi Dua Tahun Meningal saat Diajak Sang Ibu Mengemis

Bayi Dua Tahun Meningal saat Diajak Sang Ibu Mengemis

Megapolitan
Terlambat Serahkan KUA-PPAS 2021, Pemprov DKI: Ini Baru Terjadi

Terlambat Serahkan KUA-PPAS 2021, Pemprov DKI: Ini Baru Terjadi

Megapolitan
Golkar: Normalisasi Sungai Terhenti sejak 2018 karena Tak Ada Pembebasan Lahan

Golkar: Normalisasi Sungai Terhenti sejak 2018 karena Tak Ada Pembebasan Lahan

Megapolitan
Fraksi PAN Usul Hibah Tahunan Pemprov DKI Untuk NU dan Muhammadiyah

Fraksi PAN Usul Hibah Tahunan Pemprov DKI Untuk NU dan Muhammadiyah

Megapolitan
Fraksi PSI Tolak Pelibatan Swasta dalam Proyek LRT Jakarta

Fraksi PSI Tolak Pelibatan Swasta dalam Proyek LRT Jakarta

Megapolitan
 Nasdem Minta Pemprov DKI Beri Perhatian Lebih ke Warga di Kepulauan Seribu

Nasdem Minta Pemprov DKI Beri Perhatian Lebih ke Warga di Kepulauan Seribu

Megapolitan
Fraksi Demokat Minta Hasil Tes PCR Bisa Ditingkatkan Jadi Maksimal 2x24 Jam

Fraksi Demokat Minta Hasil Tes PCR Bisa Ditingkatkan Jadi Maksimal 2x24 Jam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X