Kompas.com - 28/10/2020, 16:00 WIB
Keong Mas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020). kompas.com / Nabilla RamadhianKeong Mas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (5/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Libur panjang sejak Rabu (28/10/2020) hingga Minggu (1/11/2020) tampaknya jadi angin segar bagi manajamen Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Selama libur panjang, TMII yakin dapat mendulang keuntungan tinggi karena kebanjiran pengunjung.

Walau dibatasi peraturan Pemerintah Provins dengan ketentuan batas pengunjung 25 persen, TMII yakin selama lima hari libur panjang dapat mendatangkan pengunjung sebanyak 30.000 orang.

Baca juga: Baru Setengah Hari Libur Panjang, Pengunjung TMII Capai 1.500

Hal tersebut dikatakan Sahda Silalahi selaku Humas TMII saat dihubungi, Rabu (28/10/2020).

“Paling tidak kita bisa campai 30.000 sampai 35.000,” kata dia.

Hal tersebut dirasa Sahda cukup realistis. Untuk setengah hari di hari pertama libur saja pengunjung sudah mencapai 1.500 orang. Hari kedua dan hari ketiga diperkirakan jumlah akan mulai bertambah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Puncak kunjungan pun akan terjadi pada Sabtu dan Minggu yang notabene dua hari terakhir selama libur panjang.

“Puncak kunjungan diperkirakan terjadi di Sabtu dan Minggu. Kita perkirakan masuk sampai 15.000 orang. Karena memang libur panjang ini jadi ajang wisata keluarga ya. Kita harapkan seperti itu,” ucap Sahda.

Namun terlepas dari target jumlah oengunjung yang sudah ditetapkan TMII, pihak manajamen mengaku belum menyiapkan promo ataupun penampilan khusus untuk para pengunjung.

“Kita belum adakan promo apapun karena jumlah pengunjung masih dibatasi 25 persen jadi untuk menghindari kerumunan,” kata Sahda.

Perketat protokol kesehatan

Walau menargetkan banyak pengunjung, Sahda tetap memperketat protokol kesehatan. Beberapa petugas dari TMII bertugas untuk berkeliling guna mengingatkan pengunjung untuk memakai masker.

Tak hanya itu, TMII juga bekerja sama dengan aparat TNI dan Polri guna memastikan pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan.

Tak hanya segi protokol Covid-19, manajemen TMII juga telah membangun dua pos kesehatan yang cukup besar untuk pengunjung. Pos tersebut berada di pintu depan dan bagian belakang area tepatnya di anjungan kepulauan Riau.

“Kita pastikan para pengunjung bisa menikmati wahana yang kami sediakan dengan aman dan nyaman. Untuk para warga yang ingin berkunjung juga kami imbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan demi kenyamanan bersama,” tutup dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.