Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Diminta Tak Abai Mengisi "Health Alert Card"

Kompas.com - 28/10/2020, 16:47 WIB
Petugas di bandara Soekarno-Hatta tengah bersiap melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik di Bandara. Bandara Soekarno-Hatta meraih predikat sebagai salah satu bandara di dunia yang paling aman dari Covid-19 berdasarkan Safe Travel Barometer. Dokumentasi PT Angkasa Pura IIPetugas di bandara Soekarno-Hatta tengah bersiap melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik di Bandara. Bandara Soekarno-Hatta meraih predikat sebagai salah satu bandara di dunia yang paling aman dari Covid-19 berdasarkan Safe Travel Barometer.

TANGERANG, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin memnta agar para penumpang yang datang dan pergi di Bandara Soekarno-Hatta tak abai mengisi Health Alert Card (HAC) atau kartu kewaspadaan kesehatan.

Dia mengatakan, HAC penting untuk data tracking atau riwayat perjalanan penumpang di masa pandemi Covid-19.

"Harus diisi karena HAC salah satu metode tracking," kata Awaluddin dalam keterangan suara, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Hari Ini Puncak Arus Liburan, Bandara Soekarno-Hatta Catat 640 Pergerakan Pesawat

Bandara Soekarno-Hatta sudah menerapkan elektronik HAC atau e-HAC yang bisa digunakan melalui ponsel.

"Sekarang ini mekanisme HAC melalui aplikasi elektronik, ini lebih mudah cepat, simpel dan mobile daripada mengisi manual," tutur dia.

Namun ada beberapa bandara, lanjut Awaluddin yang mungkin masih menggunakan metode manual atau mengisi formulir kertas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan mengisi HAC, kata Awaluddin, bisa memudahkan Gugus Tugas Covid-19 dalam melacak penyebaran Covid-19.

"Mereka yang mengisi data (HAC) memudahkan para pemangku tugas untuk penanganan covid-19 untuk memonitor. Jadi jangan diabaikan," tutur dia.

Seperti diketahui HAC merupakan salah satu syarat dokumen yang diminta untuk para penumpang pesawat setelah tiba di bandara tujuan.

HAC didapat setelah penumpang pesawat dinyatakan layak untuk melakukan perjalanan, dari pemeriksaan suhu tubuh dan dokumen kesehatan yang dipersyaratkan.

Formulir HAC yang berisi riwayat perjalanan penumpang bisa diisi di atas pesawat atau saat tiba di bandara tujuan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Warga Koja Keracunan Nasi Kotak, PSI: Kami Bertanggung Jawab dan Tidak Lari

Soal Warga Koja Keracunan Nasi Kotak, PSI: Kami Bertanggung Jawab dan Tidak Lari

Megapolitan
Galeri Nasional Buka untuk Umum Mulai Kamis

Galeri Nasional Buka untuk Umum Mulai Kamis

Megapolitan
Kejari Kabupaten Bekasi Tahan 3 Pejabat Terkait Kasus Korupsi

Kejari Kabupaten Bekasi Tahan 3 Pejabat Terkait Kasus Korupsi

Megapolitan
Wajib Tes PCR, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Menurun

Wajib Tes PCR, Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Menurun

Megapolitan
Pemprov DKI Pastikan Tak Akan Ada Laboratorium yang Bandel Pasang Tarif PCR di Atas Rp 275.000

Pemprov DKI Pastikan Tak Akan Ada Laboratorium yang Bandel Pasang Tarif PCR di Atas Rp 275.000

Megapolitan
Jakarta Urutan 28 soal Indeks Kebebasan Pers, Ini Respons Wagub DKI

Jakarta Urutan 28 soal Indeks Kebebasan Pers, Ini Respons Wagub DKI

Megapolitan
UPDATE 27 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 95 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 95 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Wagub DKI: Jakarta Segera Merespons Penurunan Biaya Tes PCR Jadi Rp 275.000

Wagub DKI: Jakarta Segera Merespons Penurunan Biaya Tes PCR Jadi Rp 275.000

Megapolitan
Lantik Akhmad Marjuki Jadi Wakil Bupati Bekasi, Ridwan Kamil Minta Jaga Integritas

Lantik Akhmad Marjuki Jadi Wakil Bupati Bekasi, Ridwan Kamil Minta Jaga Integritas

Megapolitan
Warga Perumahan di Tangerang Protes Pemetaan Google Street View: Petugas Pakai Surat Endorse

Warga Perumahan di Tangerang Protes Pemetaan Google Street View: Petugas Pakai Surat Endorse

Megapolitan
Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir di 30 Titik Rawan Terendam

Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir di 30 Titik Rawan Terendam

Megapolitan
Operasi Pangan Murah, 80 Warga Kelapa Gading Beli Sembako Setengah Harga

Operasi Pangan Murah, 80 Warga Kelapa Gading Beli Sembako Setengah Harga

Megapolitan
UI dan PBNU Teken Kerja Sama, Said Aqil: Saya Khawatir Radikalisme Tumbuh Subur di Kampus

UI dan PBNU Teken Kerja Sama, Said Aqil: Saya Khawatir Radikalisme Tumbuh Subur di Kampus

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Tertimpa Penumpang Lainnya yang Berhamburan di Lantai

Cerita Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Tertimpa Penumpang Lainnya yang Berhamburan di Lantai

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Cari Ponselnya yang Terlempar, Ketemu di Polda Metro

Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Cari Ponselnya yang Terlempar, Ketemu di Polda Metro

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.