Kompas.com - 29/10/2020, 11:25 WIB
Ilustrasi hujan petir Wavebreakmedia LtdIlustrasi hujan petir
|

DEPOK, KOMPAS.com - Satu unit rumah di Kecamatan Tapos ambruk akibat hujan deras dan angin kencang melanda wilayah Depok, Jawa Barat, Rabu (28/10/2020).

Kabid Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok Denny Romulo menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam, ketika hujan deras dan angin kencang di wilayah Depok.

Rumah tersebut diduga ambruk karena struktur bangunan yang sudah tidak kuat menahan hujan dan angin kencang pada Rabu malam.

Baca juga: Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

"Gara-gara angin kencang, hujan deras. Cuma memang lagi enggak ditempatin, ada rayap atau gimana kan, langsung roboh," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Kamis (29/10/2020).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Menurut Denny, rumah seluas 200 meter persegi tersebut sudah tidak dihuni oleh pemiliknya.

"Memang rumahnya lagi dalam keadaan kosong. Semacam aset lah, lagi enggak ditempatin. Tiba-tiba ambruk, bahaya itu kalau ada orang," kata dia.

Baca juga: Sakit Stroke, Pasien 60 Tahun Tewas Setelah Lompat dari Lantai 5 RS Tarakan

Saat ini, kata Denny, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengurus lingkungan setempat untuk segera menghubungi pemilik rumah terkait peristiwa tersebut.

Sementara petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran yang datang ke lokasi sudah merapihkan puing-puing bangunan yang berserakan.

"Puing-puing sudah dirapihkan tidak berserakan. Kami juga minta RT/RW hubungi pemilik rumah untuk kasih tahu," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

[Update 20 April]: Tangsel Catat 10.672 Kasus Covid-19, Pasien Dirawat Sebanyak 578

Megapolitan
Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Ruhana Kuddus, Wartawati Pertama yang Gencar Menentang Poligami, Nikah Dini dan Dominasi Laki-laki

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

BMKG: Jakarta dan Sekitarnya Cerah Berawan, Kecuali Bogor

Megapolitan
Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD lalu Dijual, Praktisi Hukum Pidana: Berdamai Tak Bisa Hentikan Penyidikan

Remaja Diperkosa Anak Anggota DPRD lalu Dijual, Praktisi Hukum Pidana: Berdamai Tak Bisa Hentikan Penyidikan

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Rabu 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Megapolitan
Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Megapolitan
Kontrak MRT Fase 2A Senilai Rp 4,6 Triliun Diteken, Anies: Terima Kasih Presiden Jokowi

Kontrak MRT Fase 2A Senilai Rp 4,6 Triliun Diteken, Anies: Terima Kasih Presiden Jokowi

Megapolitan
Dianiaya Suami karena Tolak Pompa ASI, Ibu di Serpong Juga Dilarang Bertemu Anaknya

Dianiaya Suami karena Tolak Pompa ASI, Ibu di Serpong Juga Dilarang Bertemu Anaknya

Megapolitan
MRT Bundaran HI-Monas Ditargetkan Beroperasi April 2025, Lanjut Harmoni-Kota pada Agustus 2027

MRT Bundaran HI-Monas Ditargetkan Beroperasi April 2025, Lanjut Harmoni-Kota pada Agustus 2027

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditusuk di Kalideres

Seorang Pria Tewas Ditusuk di Kalideres

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X