Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Kompas.com - 29/10/2020, 19:29 WIB
Tangkapan layar video kebakabaran pabrik busa di kawasan Jatake, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (29/10/2020). DOKUMENTASI PRIBADITangkapan layar video kebakabaran pabrik busa di kawasan Jatake, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Kamis (29/10/2020).

TANGERANG, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran ditambahkan ke lokasi kebakaran pabrik produksi busa di kawasan Jatake, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Penambahan personel dan juga mobil pemadam dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman api yang belum berhasil dikendalikan.

"Dibantu Damkar Tangerang Kota tujuh unit," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin saat dikonfirmasi, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Dengan begitu, sudah ada 10 unit mobil pemadam yang berada di lokasi dan berupaya memadamkan kebakaran pabrik busa milik PT Foamindo Industri.

Kosrudin mengatakan bahwa sampai saat ini api masih berkobar dan menghanguskan sejumlah bangunan di area pabrik tersebut.

"Masih, masih proses pemadaman," pungkasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di sebuah pabrik produksi busa milik PT Foamindo yang berada kawasan Jatake, Jalan Telesonik Ujung, Kelurahan Bunder, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

"Yang terbakar pabrik produksi busa PT Foamindo. Petugas sudah di TKP, situasi saat ini masih merah (terbakar)," ujar Kosrudin ketika dikonfirmasi Kompas.com, Kamis sore.

Menurut Kosrudin, pihaknya sudah menerjunkan tiga unit mobil pemadam dengan 18 petugas ke lokasi kebakaran.

Sebanyak 18 personel diterjunkan ke lokasi kebakaran.

 

Dalam video yang diterima Kompas.com dari BPBD Kabupaten Tangerang, terlihat asap hitam mengepul tebal dari pabrik busa yang terbakar.

Sementara di dalam kawasan pabrik tersebut, api terlihat masih berkobar dan menghanguskan sejumlah bangunan.

Belum diketahui penyebab kebakaran yang menghanguskan pabrik produksi busa tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Tambah 4 Kasus di Tangsel, 43 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 4 Kasus di Tangsel, 43 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Nihil Kasus Baru di Kota Tangerang, 14 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Nihil Kasus Baru di Kota Tangerang, 14 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Jakarta Hujan Siang-Sore

Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Jakarta Hujan Siang-Sore

Megapolitan
Ganjil Genap Depok, Saat Warga Keluhkan Kemacetan di Luar Margonda

Ganjil Genap Depok, Saat Warga Keluhkan Kemacetan di Luar Margonda

Megapolitan
Aturan Masuk Indonesia bagi WNI dan WNA yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Aturan Masuk Indonesia bagi WNI dan WNA yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] 29 Sumur Resapan di Lebak Bulus Akan Dilubangi | Uji Coba Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan

[POPULER JABODETABEK] 29 Sumur Resapan di Lebak Bulus Akan Dilubangi | Uji Coba Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan

Megapolitan
UPDATE: 43 Kasus Baru di Jakarta, Satu Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: 43 Kasus Baru di Jakarta, Satu Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

6 Gerbong Kereta Masih di Sekitar Lokasi Anjlok, Perjalanan KRL Tak Terganggu

Megapolitan
3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

3 Gerbong KRL Rusak Usai Anjlok di Ciputat

Megapolitan
Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Kadishub Akui Ganjil Genap Margonda Depok Bikin Sejumlah Jalan Lain Macet

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Uji Coba Ganjil Genap di Margonda Depok Akan Diberlakukan Lagi 11-12 Desember

Megapolitan
Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Imbas KRL Anjlok di Ciputat, Rute Tanah Abang-Rangkas Bitung Terganggu Selama 6 Jam

Megapolitan
Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Pemprov DKI Tegur Kontraktor yang Bangun Sumur Resapan di Jalan Lebak Bulus III

Megapolitan
Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Selidiki Penyebab KRL Anjlok di Ciputat, KAI Cek Semua Sarana Prasarana

Megapolitan
Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Dinas SDA DKI: Pembangunan Sumur Resapan Telah Dievaluasi agar Berfungsi Optimal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.