Kompas.com - 30/10/2020, 09:36 WIB
Warga bersepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (21/9/2020). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOWarga bersepeda di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (21/9/2020). Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Korban begal sepeda di daerah Kembangan, Hendra Kurniawan (41) memutuskan untuk tidak membuat laporan kepada pihak kepolisian sebab handphone yang dicuri oleh pelaku pembegalan telah ditemukan.

Selain karena handphone telah ditemukan, Hendra menyatakan bahwa keputusan tersebut ia ambil sebab peristiwa terjadi di masa pandemi.

"Dengan adanya peristiwa tersebut saya tidak membuat laporan polisi karena handphone berhasil ditemukan kembali oleh pihak kepolisian Unit Reskrim Polsek Kembangan Jakarta Barat dan situasi saat ini masih pandemi Covid 19," demikian tulis Hendra dalam surat pernyataannya, Kamis (29/10/2020).

Baca juga: Pesepeda Hendak Dibegal di Kembangan, Ini Kronologinya

Peristiwa pembegalan sendiri terjadi pada Selasa (27/10/2020), ketika Hendra dan beberapa kawan lainnya sedang bersepeda di daerah Puri, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Hendra mengaku bahwa rute tersebut menjadi rute langganan yang ia dan kawan-kawan lainnya ambil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Korban yang saat itu bersepeda berdekatan dengan saksi peristiwa bernama Dody tiba-tiba dipepet oleh dua orang pengemudi sepeda motor.

Kemudian, salah satu pelaku yang sedang dibonceng memegang badan korban.

Sontak, korban reflek memegang tangan pelaku. Alhasil, tubuh korban tidak seimbang sehingga ia terpental dan jatuh.

Korban sempat mendokumentasikan kejadian sesaat setelah terjadi. Ia kemudian membagikannya ke grup media sosial sebagai bentuk imbauan agar berhati-hati. Namun, foto malah tersebar dan viral di media sosial.

Baca juga: Bocah Hilang Saat Bermain di Sungai Inspeksi Kampung Pulo, Hanya Tersisa Bajunya di Tepi Kali

Menerima informasi melalui media sosial, unit reskrim Polsek Kembangan dan Satreskrim Polsek Metro Jakarta Barat segera mencari informasi dan melakukan olah TKP bersama korban.

Pihak kepolisian kemudian melakukan penyisiran TKP dan menemukan handphone korban di dalam selokan.

Handphone segera dikembalikan kepada korban dan korban membenarkan bahwa handphone tersebut adalah miliknya.

Meski tidak menerima laporan, Kapolsek Kembangan, Imam Irawan menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan peningkatan patroli.

"Langkah (pihak kepolisian): satu, tingkatkan patroli. Dua, imbau warga berhati-hati dan melapor ke polisi pada saat bersepeda untuk diamankan," kata dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Data Kemendikbud: 25 Klaster Covid-19 Belajar Tatap Muka Ditemukan di Jakarta

Megapolitan
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.