Kisah PKL di Jalan Wahid Hasyim, Puluhan Tahun Setia Jajakan Kardus Bekas

Kompas.com - 30/10/2020, 15:22 WIB
Kondisi pedagang kardus bekas di Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat KOMPAS.com/ROSIANA HARYANTIKondisi pedagang kardus bekas di Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat

Setiap kardus yang datang ia sortir, karena tidak semua kardus datang dalam kondisi baik. Rizal mengaku mendapatkan barang dagangannya dari Tangerang.

"Ini kardusnya pilihan semua, dari pabriknya. Kalau yang bekas, yang masih bisa dipakai," ucap Rizal.

Banyak suka-duka yang ia ceritakan saat meneruskan usaha orangtuanya ini.

Rizal menceritakan, ia pernah mendapatkan pesanan hingga 2.000 buah kardus yang ia dapatkan dari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang ekspedisi di Pulogadung.

Meski sering mendapatkan pesanan dalam jumlah besar, namun ia masih melayani penjualan eceran.

Dampak pandemi

Pandemi tentu berdampak pada setiap sektor baik kesehatan maupun ekonomi, tak terkecuali bagi Ani.

Omzet dagangannya perlahan mulai berkurang saat virus Covid-19 merebak di Indonesia. Situasi ini diperparah dengan perkantoran yang mulai mempekerjakan karyawannya dari rumah. Hal ini otomatis memengaruhi pendapatannya.

"Waktu normal sehari bisa sampai 150 buah. Sekarang pas Corona jualannya bisa di bawah 50 buah," tutur Ani.

Baca juga: Terdampak Pandemi Covid-19, Garuda Indonesia Akhiri Kontrak 700 Karyawan

Rizal juga mengatakan demikian. Dia yang biasanya bisa menjual ratusan buah tiap harinya, kini hanya bisa memasarkan paling banyak 100 buah kardus.

Rizal berharap, pandemi segera berlalu dan tetap dapat berdagang di lokasi ini.

Setelah dua dekade menggelar lapaknya, kini Ani hanya berharap agar usahanya masih berlanjut. Dia ingin melihat anak-anaknya dapat bersekolah tinggi.

Melalui usahanya dalam berdagang kardus, anak tertuanya kini berhasil mengenyam pendidikan tinggi di sebuah kampus swasta di Kota Solo.

"Penginnya dagangnya sampai anak kita kerja lah, penginnya aman-aman saja," ucap dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 7 Orang Pembuat hingga Pemesan Surat PCR Palsu

Polisi Tangkap 7 Orang Pembuat hingga Pemesan Surat PCR Palsu

Megapolitan
TPU Srengseng Sawah Kini Penuh untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

TPU Srengseng Sawah Kini Penuh untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Curi Hand Sanitizer di Bus Transjakarta, Pelaku Akui untuk Obati Kaki yang Sakit

Curi Hand Sanitizer di Bus Transjakarta, Pelaku Akui untuk Obati Kaki yang Sakit

Megapolitan
Tunggu Sidang MK, KPU Tangsel Belum Tetapkan Pasangan Terpilih

Tunggu Sidang MK, KPU Tangsel Belum Tetapkan Pasangan Terpilih

Megapolitan
Pembawa 5 Kg Sabu Ditangkap di Terminal Palembang Tujuan Jakarta, Polisi: Sudah 4 Kali Beraksi

Pembawa 5 Kg Sabu Ditangkap di Terminal Palembang Tujuan Jakarta, Polisi: Sudah 4 Kali Beraksi

Megapolitan
Penyelundup Sabu dari Palembang ke Jakarta Berpura-pura Jadi Penumpang Bus

Penyelundup Sabu dari Palembang ke Jakarta Berpura-pura Jadi Penumpang Bus

Megapolitan
KPAI: Ironis, 15 Persen Kasus Covid-19 Depok Diderita Anak-anak

KPAI: Ironis, 15 Persen Kasus Covid-19 Depok Diderita Anak-anak

Megapolitan
Wagub DKI: Jam Operasional Mal dan Restoran Diperpanjang atas Permintaan Pelaku Usaha

Wagub DKI: Jam Operasional Mal dan Restoran Diperpanjang atas Permintaan Pelaku Usaha

Megapolitan
7 Pekan Zona Merah, Depok Kini Berada di Zona Oranye Covid-19

7 Pekan Zona Merah, Depok Kini Berada di Zona Oranye Covid-19

Megapolitan
PSBB Diperpanjang, Pusat Perbelanjaan Boleh Beroperasi Lebih Lama dari Sebelumnya

PSBB Diperpanjang, Pusat Perbelanjaan Boleh Beroperasi Lebih Lama dari Sebelumnya

Megapolitan
Kala Anies Sebut Covid-19 Bukan Fiksi ketika Lonjakan Kasus Terus Terjadi

Kala Anies Sebut Covid-19 Bukan Fiksi ketika Lonjakan Kasus Terus Terjadi

Megapolitan
Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Berlaku di Stasiun Mulai 5 Februari

Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Berlaku di Stasiun Mulai 5 Februari

Megapolitan
UPDATE 25 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.653 Pasien Covid-19, Terisi 77 Persen

UPDATE 25 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.653 Pasien Covid-19, Terisi 77 Persen

Megapolitan
Polisi Tangkap Pasangan yang Berbuat Mesum di Halte Jalan Kramat Raya

Polisi Tangkap Pasangan yang Berbuat Mesum di Halte Jalan Kramat Raya

Megapolitan
Pakai Baju yang Sama, Pencuri Hand Sanitizer di Bus Transjakarta Ditangkap di Blok M

Pakai Baju yang Sama, Pencuri Hand Sanitizer di Bus Transjakarta Ditangkap di Blok M

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X