Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Kompas.com - 31/10/2020, 15:01 WIB
Ilustrasi kecelakaan motor gas2.orgIlustrasi kecelakaan motor
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pengendara motor mengalami patah tulang di sekujur tubuh lantaran menabrak trailer dengan kecepatan tinggi.

Pengendara sepeda motor Vario Motor Honda Vario 125 hitam dengan nomor polisi B 5258 FBE itu diketahui bernama Roha'di Oloan Tampubolon.

"Korban alami luka dan patah tulang di beberapa bagian," kata Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Ojo Ruslani saat dikonfirmasi, Sabtu (31/10/2020).

Ojo mengatakan, peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Babelan, Bekasi, Sabtu (31/10/2020) pukul 05.30 WIB.

"Saat itu, korban diduga melaju dengan kencang dari arah Bekasi ke utara Babelan," kata Ojo.

Baca juga: Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Diduga karena kurang berhati-hati dalam berkendara, Roha'di menabrak bagian belakang trailer. Motor yang dikendarai Roha'di pun oleng hingga tubuhnya terempas ke jalanan.

Setelah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi, Roha'di mengalami memar dan beberapa tulang yang patah.

"Korban mengalami hidung patah, rahang atas bawah patah, tulang pangkal paha bagian kiri patah, tulang leher patah, luka lecet di bagian tangan kiri, dan pangkal lengan tangan kiri," kata Ojo.

Hingga saat ini, korban masih dirawat di rumah sakit, sedangkan polisi sedang memeriksa beberapa saksi untuk dimintai keterangan.

"Barang bukti berupa motor dalam kondisi rusak juga sudah diamankan," tutup Ojo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah 38 Orang Positif Covid-19 Hasil Pelacakan Kontak Lurah Petamburan

Sudah 38 Orang Positif Covid-19 Hasil Pelacakan Kontak Lurah Petamburan

Megapolitan
Pembangunan Pilar Jati Bike Park Macet 2 Minggu Belakangan

Pembangunan Pilar Jati Bike Park Macet 2 Minggu Belakangan

Megapolitan
Wagub DKI Minta Warga Petamburan Lakukan Tes Covid-19

Wagub DKI Minta Warga Petamburan Lakukan Tes Covid-19

Megapolitan
Polisi: Millen Cyrus Gunakan Sabu-sabu untuk Hilangkan Stres dan Galau

Polisi: Millen Cyrus Gunakan Sabu-sabu untuk Hilangkan Stres dan Galau

Megapolitan
Transjakarta Belum Bukan Lowongan, Hati-hati Penipuan

Transjakarta Belum Bukan Lowongan, Hati-hati Penipuan

Megapolitan
Pengiriman Sempat Terkendala, 1 Juta Surat Suara Tiba di Gudang KPU Tangsel

Pengiriman Sempat Terkendala, 1 Juta Surat Suara Tiba di Gudang KPU Tangsel

Megapolitan
Wagub DKI Minta Jokowi Buat Kebijakan untuk Tekan Angka Covid-19 Saat Libur Akhir 2020

Wagub DKI Minta Jokowi Buat Kebijakan untuk Tekan Angka Covid-19 Saat Libur Akhir 2020

Megapolitan
Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi Bahas Perkembangan Uji Coba Vaksin Covid-19

Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi Bahas Perkembangan Uji Coba Vaksin Covid-19

Megapolitan
Politisi PKS Minta Anies Kaji Ulang Program Rumah DP Rp 0

Politisi PKS Minta Anies Kaji Ulang Program Rumah DP Rp 0

Megapolitan
Wagub DKI soal KBM Tatap Muka: Kami Lihat Kondisi Covid-19 dalam 1-2 Bulan ke Depan

Wagub DKI soal KBM Tatap Muka: Kami Lihat Kondisi Covid-19 dalam 1-2 Bulan ke Depan

Megapolitan
Anies Baca Buku How Democracies Die, Wagub DKI: Tak Usah Ditafsirkan Berlebihan

Anies Baca Buku How Democracies Die, Wagub DKI: Tak Usah Ditafsirkan Berlebihan

Megapolitan
Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Polisi Sebut Millen Cyrus Tak Berkeberatan Ditahan di Sel Pria

Megapolitan
Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Rencana Belajar Tatap Muka, Orangtua Ingin Diterapkan Setelah Ada Vaksin

Megapolitan
Nilai RAPBD DKI 2021 di Tingkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Nilai RAPBD DKI 2021 di Tingkat Banggar Disepakati Rp 82,5 Triliun

Megapolitan
6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

6 Serbuan Karangan Bunga di Ibu Kota, Dukungan untuk Pangdam Jaya hingga Ahok-Djarot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X