Sempat Terhenti Karena Listrik Jakarta Padam, Layanan LRT Kembali Normal

Kompas.com - 01/11/2020, 18:01 WIB
Kereta LRT melintas saat banjir merendam Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (23/2/2020). Hujan deras sejak Minggu, 23 Februari dini hari membuat sejumlah daerah di Ibu Kota tergenang banjir. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANKereta LRT melintas saat banjir merendam Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (23/2/2020). Hujan deras sejak Minggu, 23 Februari dini hari membuat sejumlah daerah di Ibu Kota tergenang banjir.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan LRT Jakarta kembali normal setelah sempat terhenti imbas padamnya aliran listrik yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (1/11/2020).

Corporate Communication PT LRT Jakarta Santy Pradayini menjelaskan bahwa layanan LRT sudah kembali normal dan rangkaian kereta sudah bisa bergerak untuk mengangkut penumpang.

"Saat ini sudah beroperasi normal lagi. Kembali normal sekitar pukul 16.00 WIB tadi," ujar Santysaat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Gardu Listrik di Fatmawati Terbakar, PLN Masih Tangani

Kereta LRT sebelumnya sempat tidak bisa bergerak untuk melayani perjalanan penumpang karena gangguan supply listrik sekitar pukul 13.00 WIB

Kondisi tersebut terjadi seiring matinya aliran listrik di beberapa area di Jakarta dan sekitarnya karena kendala yang dialami pihak PLN.

Namun, Santy menegaskan bahwa layanan LRT beroperasi hingga pukul 21.00 WIB dengan kedatangan rentang kedatangan antar kereta sekitar 10 menit.

Adapun saat ini sejumlah wilayah yang sempat mengalami mati listrik, kini sudah kembali normal.

Baca juga: Listrik Padam di Jakarta dan Sekitarnya, PLN: Karena Hujan Deras dan Petir

SRM General Affairs PLN UID Jakarta Raya, Emir Muhaimin mengatakan, beberapa wilayah yang sebelumnya sempat mengalami mati listrik sudah kembali menyala.

Wilayah-wilayah tersebut yaitu, Cawang, Duren Tiga, Mampang, Danayasa, SCBD, Kemang. Kemudian Ancol, Angke, Setiabudi, Senen, Gambir, Cempaka Mas, dan Cempaka Putih.

Emir mengatakan, gangguan dilaporkan terjadi pada pukul 12.58 WIB. Emir menambahkan, saat ini PLN sedang melakukan penormalan dengan memindahkan beban listrik ke jaringan lainnya.

"Sebelumnya kami informasikan bahwa Gangguan terjadi pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi ( SUTET) 500 KV pada pukul 12.58 WIB," tutur Emir melalui keterangan tertulis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Muncul Rencana PSI Interpelasi Anies soal Banjir, Apa Maknanya?

Megapolitan
UPDATE 25 Februari: Ada 40 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya 7.145

UPDATE 25 Februari: Ada 40 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya 7.145

Megapolitan
Musnahkan 3.140 Botol Miras, Wali Kota Tangerang: Peredaran Miras di Kota Tangerang Ilegal

Musnahkan 3.140 Botol Miras, Wali Kota Tangerang: Peredaran Miras di Kota Tangerang Ilegal

Megapolitan
Komplotan Pengedar Narkoba yang Ditangkap Hendak Edarkan Sabu Asal Malaysia di Lombok

Komplotan Pengedar Narkoba yang Ditangkap Hendak Edarkan Sabu Asal Malaysia di Lombok

Megapolitan
Mayat Perempuan Dalam Plastik Sampah di Bogor Teridentifikasi, Korban adalah Pelajar SMA

Mayat Perempuan Dalam Plastik Sampah di Bogor Teridentifikasi, Korban adalah Pelajar SMA

Megapolitan
Terdampak Banjir Kabupaten Bekasi, 2 Jalur KA antara Stasiun Kedunggedeh-Lemah Abang Selesai Diperbaiki

Terdampak Banjir Kabupaten Bekasi, 2 Jalur KA antara Stasiun Kedunggedeh-Lemah Abang Selesai Diperbaiki

Megapolitan
Berkaca dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Kasatpol PP DKI Minta Warga Laporkan Pelanggaran Prokes

Berkaca dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Kasatpol PP DKI Minta Warga Laporkan Pelanggaran Prokes

Megapolitan
Iming-imingi Uang Rp 500.000, WNA Cabuli Remaja hingga 4 Kali

Iming-imingi Uang Rp 500.000, WNA Cabuli Remaja hingga 4 Kali

Megapolitan
12.000 Lansia di Mampang Prapatan Akan Divaksinasi, Puskesmas Tunggu Vaksin Covid-19 dari Kemenkes

12.000 Lansia di Mampang Prapatan Akan Divaksinasi, Puskesmas Tunggu Vaksin Covid-19 dari Kemenkes

Megapolitan
BPPT: Tak Ada Penumpukan Awan di Jabodetabek Setelah Modifikasi Cuaca, Curah Hujan Menurun

BPPT: Tak Ada Penumpukan Awan di Jabodetabek Setelah Modifikasi Cuaca, Curah Hujan Menurun

Megapolitan
PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Wakil Ketua Fraksi Demokrat: Saya Pribadi Tak Setuju

PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Wakil Ketua Fraksi Demokrat: Saya Pribadi Tak Setuju

Megapolitan
PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Fraksi PDI-P Sebut Mending Evaluasi Teknis bersama SKPD

PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Fraksi PDI-P Sebut Mending Evaluasi Teknis bersama SKPD

Megapolitan
Cegah Banjir di Jabodetabek, 16,4 Ton Garam Telah Ditebar dari Atas Perairan Selat Sunda

Cegah Banjir di Jabodetabek, 16,4 Ton Garam Telah Ditebar dari Atas Perairan Selat Sunda

Megapolitan
Bela Anies, Fraksi PKS Nilai Interpelasi yang Diajukan PSI Hanya Pencitraan

Bela Anies, Fraksi PKS Nilai Interpelasi yang Diajukan PSI Hanya Pencitraan

Megapolitan
Fraksi PSI Cari 'Teman' untuk Interpelasi Anies soal Banjir Jakarta

Fraksi PSI Cari "Teman" untuk Interpelasi Anies soal Banjir Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X