Pencarian Bocah Hanyut di Saluran Air Komplek Polri Pondok Karya Dihentikan

Kompas.com - 01/11/2020, 23:55 WIB
Seorang anak bernama Rizki Febriansyah (5) hanyut terbawa aliran air Saluran Penghubung Air (PHB) Pondok Karya Jalan Pondok Karya III Komplek Polri RT 03/RW 04, Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta pada Minggu (1/11/2020) sekitar pukul 15.30 WIB. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSeorang anak bernama Rizki Febriansyah (5) hanyut terbawa aliran air Saluran Penghubung Air (PHB) Pondok Karya Jalan Pondok Karya III Komplek Polri RT 03/RW 04, Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta pada Minggu (1/11/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pencarian bocah bernama Rizki Febriansyah (5) yang diduga hanyut di Kali Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta dihentikan pada Minggu (1/11/2020) sekitar pukul 19.30 WIB.

Pencarian akan dilanjutkan pada Senin (2/11/2020) pagi dengan bantuan Tim SAR Jakarta.

“Kenapa dihentikan karena sudah larut malam sehingga dikhawatirkan bahaya untuk anggota dan keterbatasan alat yang ada,” kata Komandan Pleton Sektor 3 Mampang Prapatan Grup A Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan, Sudrajat saat ditemui di lokasi pencarian, Minggu (1/11/2020) malam.

Pencarian korban di Kali Mampang akan dilanjutkan dengan menggunakan perahu karet.

Baca juga: Bocah Hanyut di Saluran Air Pondok Karya, Petugas Sisir dan Masuk Saluran Air

Penggunaan perahu karet nanti akan digunakan untuk menyusuri Kali Mampang.

“Kalau tim SAR udah turun untuk membantu selanjutnya bisa susur perahu pakai perahu karet,” ujar Sudrajat.

Sudrajat mengatakan, anggota Sektor 3 Mampang Prapatan bersama anggota Suku Dinas Sumber Daya Air Kecamatan Mampang Prapatan telah menyusuri gorong-gorong PHB Pondok Karya hingga pintu air Kali Mampang.

Sejumlah masuk ke saluran air menggunakan senter.

Baca juga: Sedang Bermain, Seorang Bocah Hanyut ke Saluran Air Komplek Polri Pondok Karya

Adapun lebar saluran air berkisar setengah meter dan sedalam sekitar satu meter.

Dari lokasi awal hanyut hingga pintu air Kali Mampang berjarak sekitar 300 meter. Kondisi air terpantau deras.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KawalCovid19: Tingkat Kematian Pasien di DKI Meningkat hingga 2,8 Persen

KawalCovid19: Tingkat Kematian Pasien di DKI Meningkat hingga 2,8 Persen

Megapolitan
Wagub DKI: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung Butuh Rp 5 Triliun

Wagub DKI: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Ciliwung Butuh Rp 5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bogor Tiadakan Kebijakan Ganjil Genap untuk Akhir Pekan Ini

Pemkot Bogor Tiadakan Kebijakan Ganjil Genap untuk Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Sempat Bertemu Pembunuh Anaknya, Ibu Ade Sara : Assyifa Kalau Memang Kamu Pelakunya, Tante Maafkan Kamu

Sempat Bertemu Pembunuh Anaknya, Ibu Ade Sara : Assyifa Kalau Memang Kamu Pelakunya, Tante Maafkan Kamu

Megapolitan
Wagub: 7,6 Kilometer Lahan di Bantaran Ciliwung Bisa Dinormalisasi

Wagub: 7,6 Kilometer Lahan di Bantaran Ciliwung Bisa Dinormalisasi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Sudah Menyebar di Jakarta Tanpa Terdeteksi?

Virus Corona B.1.1.7 Sudah Menyebar di Jakarta Tanpa Terdeteksi?

Megapolitan
Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang: Dipakai ART hingga Kenalan Pedagang

Penyalahgunaan Jatah Vaksin di Pasar Tanah Abang: Dipakai ART hingga Kenalan Pedagang

Megapolitan
Ikappi Ingatkan PD Pasar Jaya Tak Menyepelekan Pendataan Pedagang untuk Vaksinasi Covid-19

Ikappi Ingatkan PD Pasar Jaya Tak Menyepelekan Pendataan Pedagang untuk Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Isi Pledoi Pembunuh Ade Sara, Assyifa: Mohon Putusan Ringan Agar Saya Bisa Melanjutkan Pendidikan...

Isi Pledoi Pembunuh Ade Sara, Assyifa: Mohon Putusan Ringan Agar Saya Bisa Melanjutkan Pendidikan...

Megapolitan
Pengamat Dorong Pemprov DKI Percepat Normalisasi 4 Sungai Utama

Pengamat Dorong Pemprov DKI Percepat Normalisasi 4 Sungai Utama

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 303 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: Tambah 35 Kasus di Kota Tangerang, 303 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gerebek Lumpur hingga Sumur Resapan Dinilai Upaya Minor Atasi Banjir Jakarta

Gerebek Lumpur hingga Sumur Resapan Dinilai Upaya Minor Atasi Banjir Jakarta

Megapolitan
Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Kenalan hingga ART Ikut Divaksin di Pasar Tanah Abang, Ikappi: Merugikan Pedagang

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X