Kompas.com - 02/11/2020, 08:51 WIB
Kadis Pariwisata Tangerang Selatan Dadang Sofyan (kiri) bersama Kasatpol PP Tangerang Selatan Mursinah (kanan) saat konferensi pers di Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (24/8/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaKadis Pariwisata Tangerang Selatan Dadang Sofyan (kiri) bersama Kasatpol PP Tangerang Selatan Mursinah (kanan) saat konferensi pers di Balai Kota Tangerang Selatan, Senin (24/8/2020)
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany mengenang sosok Kepala Dinas Pariwisata Tangsel Dadang Sofyan sebagai salah satu aparatur sipil negara (ASN) terbaik yang pernah dimiliki Pemerintah Kota Tangsel.

Dadang bisa menghadirkan sistem informasi manajemen perizinan online ketika menjabat sebagai kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (kini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu).

"Pemerintah Kota Tangerang Selatan kehilangan salah satu ASN terbaik yang pernah dimiliki," ujar Airin dalam keterangannya, dikutip Senin (2/11/2020).

Baca juga: Kepala Dinas Pariwisata Tangerang Selatan Dadang Sofyan Tutup Usia

Masyarakat kini bisa memanfaatkan sistem informasi manajemen perizinan online yang dibuat Dadang untuk mengurus administrasi perizinan apapun secara daring.

Menurut Airin, hal tersebut akan menjadi amal ibadah yang dilakukan Dadang.

"Insya Allah jadi amal jariyah karena masih dimanfaatkan hingga saat ini," kata Airin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: UPDATE 1 November: Bertambah 8 Kasus, 161 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Meskipun Dadang tutup usia, Airin memastikan bahwa program-program yang tengah dijalankan Dadang untuk meningkatkan kualitas pariwisata di wilayah Tangsel akan dilanjutkan.

"Nanti pekerjaan beliau, ide-ide beliau untuk meningkatkan kualitas pariwisata akan kami teruskan. Karena saya yakin bahwa ide-ide milik almarhum sangatlah berharga," pungkasnya.

Dadang meninggal dunia pada Minggu (1/11/2020) pukul 05.30 WIB.

Baca juga: Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel Apendi mengonfirmasi kabar duka tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Musim Hujan, Seribuan Pohon di Jakarta Barat Dipangkas

Jelang Musim Hujan, Seribuan Pohon di Jakarta Barat Dipangkas

Megapolitan
Stok Vaksin Covid-19 di Bekasi Berlimpah, Wali Kota Idris: Silakan Kalau Mau Dikasih ke Depok

Stok Vaksin Covid-19 di Bekasi Berlimpah, Wali Kota Idris: Silakan Kalau Mau Dikasih ke Depok

Megapolitan
Warkop di Bekasi Hangus Dilalap Api, Diduga akibat Ledakan Tabung Gas

Warkop di Bekasi Hangus Dilalap Api, Diduga akibat Ledakan Tabung Gas

Megapolitan
Wali Kota Idris Sebut Kerukunan Antarumat Seagama di Depok Masih Kurang

Wali Kota Idris Sebut Kerukunan Antarumat Seagama di Depok Masih Kurang

Megapolitan
Resmikan Gereja, Wali Kota Depok: Lurah dan Camat Akan Proaktif Urus IMB Rumah Ibadah

Resmikan Gereja, Wali Kota Depok: Lurah dan Camat Akan Proaktif Urus IMB Rumah Ibadah

Megapolitan
Haris Azhar-Fatia Datangi Mapolda Metro Pakai Masker dengan Silang Merah, Pengacara: Artinya Ada Pembungkaman

Haris Azhar-Fatia Datangi Mapolda Metro Pakai Masker dengan Silang Merah, Pengacara: Artinya Ada Pembungkaman

Megapolitan
Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT, Polisi Periksa Mandor hingga Teman Korban

Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT, Polisi Periksa Mandor hingga Teman Korban

Megapolitan
Polisi: Karyawan JICT Tanjung Priok Lakukan Pungli agar Dapat Uang Tambahan

Polisi: Karyawan JICT Tanjung Priok Lakukan Pungli agar Dapat Uang Tambahan

Megapolitan
Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Pihak Luhut Tak Hadir

Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Pihak Luhut Tak Hadir

Megapolitan
Curi Motor yang Dipasangi GPS, Pria Ini Terlacak di Hotel, lalu Diseret dan Diamuk Massa

Curi Motor yang Dipasangi GPS, Pria Ini Terlacak di Hotel, lalu Diseret dan Diamuk Massa

Megapolitan
Pekerja yang Jatuh di Lokasi Proyek LRT di Kuningan Dilarikan ke Rumah Sakit

Pekerja yang Jatuh di Lokasi Proyek LRT di Kuningan Dilarikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Megapolitan
Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Megapolitan
Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Megapolitan
Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.