Kompas.com - 02/11/2020, 14:57 WIB
Kondisi saluran air di Komplek Polri Pondok Karya, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta pada Senin (2/11/2020). Warga menilai saluran air berbahaya lantaran tak ada pengaman, tak terlihat saat banjir, dan berarus deras. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOKondisi saluran air di Komplek Polri Pondok Karya, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta pada Senin (2/11/2020). Warga menilai saluran air berbahaya lantaran tak ada pengaman, tak terlihat saat banjir, dan berarus deras.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah titik saluran air di Komplek Polri Pondok Karya, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta dinilai berbahaya.

Saluran air di Komplek Polri Pondok Karya tak ada pengaman sehingga berpotensi membuat masyarakat terperosok dan hanyut saat hujan deras.

“Menurut saya saluran air ini membahayakan dan arusnya kencang. Kali di sini, menurut kami bahaya, kalau ada genangan air banjir jadi enggak kelihatan,” kata seorang warga Pondok Karya, Siswanto (50) saat ditemui, Senin (2/11/2020) siang.

Baca juga: Bocah Hanyut di Kali Mampang, 4 Regu SAR Diterjunkan

Menurut dia, jika hujan deras, saluran air akan tertutup genangan. Biasanya, genangan air mencapai 30 sentimeter.

“Jadi saluran air rata dengan genangan air. Kalau orang enggak tahu pasti akan kejeblos. Alirannya memang deras dan kencang,” ujar Siswanto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga lainnya, Hari (50), mengatakan bahwa saluran air tak hanya berbahaya untuk anak-anak, melainkan juga bagi orang dewasa. Aliran air di saluran sangat deras ketika Pondok Karya diguyur hujan.

“Kalau banjir ini salurannya ketutup air. Saluran air ini deras sekali. Kalau orang luar takutnya enggak tahu, terperosok dan hanyut,” kata Hari saat ditemui di Pondok Karya.

Pantauan Kompas.com, saluran air di dekat Sekretariat RW 04 di Jalan Pondok Karya IV sejajar dengan jalan tanpa dibatasi oleh pengaman.

Baca juga: Area Sempit dan Dangkal Hambat Pencarian Bocah Hanyut di Kali Mampang

Lebar saluran air sekitar setengah meter dan sedalam satu meter. Saluran air berujung ke Kali Mampang.

Sebelumnya, seorang bocah bernama Rizki Febriansyah (5) hanyut di saluran air Komplek Polri Pondok Karya pada Minggu (1/11/2029) sore.

Rizki terpeleset ke saluran air dan hanyut ke Kali Mampang. Saat itu, ia sedang bermain bersama teman-temannya di sekitar saluran air.

Tim SAR gabungan telah mencari Rizki melalui jalur sungai dan darat.

Hingga pukul 13.46 WIB, Rizki belum ditemukan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RS Hermina Depok Perkenalkan Aplikasi Emergency Button untuk Kondisi Gawat Darurat

RS Hermina Depok Perkenalkan Aplikasi Emergency Button untuk Kondisi Gawat Darurat

Megapolitan
LBH Masyarakat Akan Bertemu 9 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang yang Hendak Tuntut Pemerintah

LBH Masyarakat Akan Bertemu 9 Keluarga Napi Tewas di Lapas Tangerang yang Hendak Tuntut Pemerintah

Megapolitan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wagub DKI: Tanda Pandemi di Jakarta Membaik

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal, Wagub DKI: Tanda Pandemi di Jakarta Membaik

Megapolitan
Update 20 September: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta di Bawah 100

Update 20 September: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta di Bawah 100

Megapolitan
UPDATE 20 September: Tambah 5 Kasus, 31 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

UPDATE 20 September: Tambah 5 Kasus, 31 Pasien Covid-19 Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Antisipasi Tumbang, Pepohonan di Jalan Tekno Widya Serpong Bakal Dipangkas

Antisipasi Tumbang, Pepohonan di Jalan Tekno Widya Serpong Bakal Dipangkas

Megapolitan
Mobil Tercebur ke Saluran Air di Pulomas, Sopir Mengaku Mengantuk

Mobil Tercebur ke Saluran Air di Pulomas, Sopir Mengaku Mengantuk

Megapolitan
Anies Dipanggil KPK, Wagub DKI: Kami Yakin Tidak Terlibat Korupsi Tanah Munjul

Anies Dipanggil KPK, Wagub DKI: Kami Yakin Tidak Terlibat Korupsi Tanah Munjul

Megapolitan
Kejaksaan Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha Jakarta Tourisindo

Kejaksaan Tahan 3 Tersangka Korupsi Anak Usaha Jakarta Tourisindo

Megapolitan
Ungkap Kasus Pria Gantung Diri Saat Live TikTok, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Ungkap Kasus Pria Gantung Diri Saat Live TikTok, Polisi Tunggu Hasil Uji Lab

Megapolitan
Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Proyek Normalisasi Ciliwung di Cawang Akan Bebaskan 300 Bidang Tanah di 4 RW

Megapolitan
Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Daftar 60 SMP di Kota Tangerang yang Mulai Gelar Belajar Tatap Muka Hari Ini

Megapolitan
Saat Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik: Ujung-ujungnya Dibongkar dan Satu Mangkrak

Saat Berbagai Tugu yang Dibangun Anies Tuai Polemik: Ujung-ujungnya Dibongkar dan Satu Mangkrak

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Anies Lakukan Penyalahgunaan Wewenang demi Formula E

Anggota DPRD DKI: Anies Lakukan Penyalahgunaan Wewenang demi Formula E

Megapolitan
Rumah di Sawangan Depok Dibobol Maling, Warga Sebut Sudah Terjadi Lima Kali

Rumah di Sawangan Depok Dibobol Maling, Warga Sebut Sudah Terjadi Lima Kali

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.