Pembahasan RAPBD 2021 DKI Molor, Mendagri Disebut Beri Peringatan

Kompas.com - 04/11/2020, 17:14 WIB
Sejumlah Anggota DPRD DKI walk out setelah menolak pertanggungjawaban APBD 2019 dari Pemprov DKI di Rapat Paripurna, Senin (7/9/2020) Dokumentasi IstimewaSejumlah Anggota DPRD DKI walk out setelah menolak pertanggungjawaban APBD 2019 dari Pemprov DKI di Rapat Paripurna, Senin (7/9/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Nasdem, Jupiter mengatakan, Menteri Dalam Negeri telah memberi peringatan kepada DPRD dan Pemprov DKI Jakarta karena pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2021 yang akan menjadi Rancangan Anggaran Pendapatan  dan Belanja Daerah (RAPBD ) DKI 2021 molor.

"Dari Mendagri (Menteri Dalam Negeri) sudah warning juga ini sudah mepet sekali," kata Jupiter melalui telepon, Rabu (4/11/2020).

Dia mengemukakan, pembahasan rancangan KUA-PPAS 2021 terlambat karena Pemprov DKI terlambat dalam memberikan rancangannya.

Baca juga: Draf KUA-PPAS 2021 Tak Dibuka, PSI Sebut Konsep Transparansi Anies Salah

Jupiter menyayangkan cara Pemprov DKI Jakarta membahas anggaran dengan cara mendekati tenggat waktu.

"Kemarin baru selesai APBD (DKI 2020) perubahan, menurut saya ini telat sekali. Seharusnya diselesaikan di bulan Oktober awal harus sudah selesai. Kemudian di pertengahan Oktober kita sudah bahas KUAPPAS 2021," kata dia.

Jupiter mengatakan, Pemprov DKI beralasan keterlambatan penyusunan KUA-PPAS 2021 disebabkan pandemi Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pandemi yang melanda DKI Jakarta, kata Jupiter, mengakibatkan banyak Suku Dinas di wilayah DKI Jakarta menerapkan kerja dari rumah dan berpengaruh pada kinerja.

"Karena WFH (work from home) juga di Sudin dan seluruh SKPD ini yang menjadi hambatan juga karena ada PSBB ketat," ujar dia.

Pembahasan KUA-PPAS 2021 kini sedang berlangsung di Grand Cempaka Resort, Puncak, Jawa Barat. Rapat yang digelar Badan Anggaran DPRD DKI hari ini membahas KUA PPAS 2021 bersama 12 Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) DKI Jakarta. Agenda rapat adalah penjelasan eksekutif mengenai rancangan KUA PPAS 2021.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

138 Pasien Covid-19 Jalani Isolasi di Graha Wisata Ragunan, Kapasitas Ruangan Tersedia Tinggal 6 Kamar

Megapolitan
Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Warga Ber-KTP Non DKI Terpapar Covid-19 di Jakarta, Ini Cara untuk Mendapatkan Perawatan

Megapolitan
13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

13 Tahun MRT Jakarta: Transformasi dan Kolaborasi

Megapolitan
Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Para Pesepeda Tolak Wacana Pembongkaran Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin

Megapolitan
RS Mulai Penuh, Anies: Hindari Bepergian yang Tidak Perlu, Nanti Menyesal

RS Mulai Penuh, Anies: Hindari Bepergian yang Tidak Perlu, Nanti Menyesal

Megapolitan
Pihak Wisma Atlet: Coba Lebaran Kemarin Bisa Diatur, Lonjakan Covid-19 Tidak Setinggi Ini

Pihak Wisma Atlet: Coba Lebaran Kemarin Bisa Diatur, Lonjakan Covid-19 Tidak Setinggi Ini

Megapolitan
Diduga Sopir Mengantuk, Truk Muatan Bahan Bangunan Terguling di Permata Hijau

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Muatan Bahan Bangunan Terguling di Permata Hijau

Megapolitan
Jumlah Pasien Rawat Inap RSDC Wisma Atlet di Kemayoran dan Pademangan Tembus 7.056

Jumlah Pasien Rawat Inap RSDC Wisma Atlet di Kemayoran dan Pademangan Tembus 7.056

Megapolitan
Anies: Kita di Rumah Saja Sabtu-Minggu, Jangan Bepergian

Anies: Kita di Rumah Saja Sabtu-Minggu, Jangan Bepergian

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Depok Tingkatkan WFH Jadi 70 Persen

Kasus Covid-19 Melonjak, Depok Tingkatkan WFH Jadi 70 Persen

Megapolitan
Melintas di JLNT Casablanca Bareng Mobil, Ini Komentar Para Pesepeda Road Bike

Melintas di JLNT Casablanca Bareng Mobil, Ini Komentar Para Pesepeda Road Bike

Megapolitan
Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Rusun Nagrak Harus Melalui Rujukan Puskesmas

Pasien Covid-19 yang Diisolasi di Rusun Nagrak Harus Melalui Rujukan Puskesmas

Megapolitan
Cerita Pesepeda Lipat dan MTB yang Diusir Saat Coba Melintasi JLNT Casablanca

Cerita Pesepeda Lipat dan MTB yang Diusir Saat Coba Melintasi JLNT Casablanca

Megapolitan
Rusun Nagrak Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Dinkes DKI Siapkan Nakes hingga Poliklinik

Rusun Nagrak Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Dinkes DKI Siapkan Nakes hingga Poliklinik

Megapolitan
OJK Bakal Minta Blokir Aplikasi Pinjol Setelah Teror Pria yang Dijadikan Penjamin oleh Teman

OJK Bakal Minta Blokir Aplikasi Pinjol Setelah Teror Pria yang Dijadikan Penjamin oleh Teman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X