Kompas.com - 04/11/2020, 20:22 WIB
Anggota Fraksi Nasdem DPRD DKI Jupiter di lantai 4, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIAnggota Fraksi Nasdem DPRD DKI Jupiter di lantai 4, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Nasdem Jupiter menilai pembahasan Kebijakan Umum Anggara Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tidak cukup hanya digelar dua hari.

"Menurut saya tidak cukup dua hari," ujar dia saat dihubungi melalui telepon, Rabu (4/11/2020).

Pasalnya, lanjut Jupiter, ada banyak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta yang akan melakukan pembahasan dalam dua hari tersebut.

Belum lagi anggaran yang akan dibahas tidak sedikit, yaitu sebanyak Rp 77,7 triliun.

Baca juga: Pembahasan KUA-PPAS 2021 Dianggap Tidak Transparan, FITRA: Ada Aturan yang Dilanggar

"Tentunya (anggaran) Rp 77 triliun ini kita gunakan uang rakyat, harus ada pertanggungjawaban," kata dia.

Mustahil rasanya harus menyisir begitu banyak anggaran yang diusulkan ratusan SKPD yang ada di DKI Jakarta dalam waktu dua hari.

Jupiter memberi contoh, kegiatan strategis banjir yang memiliki banyak kegiatan penaggulangan banjir dan anggaran yang dibutuhkan juga tidak sedikit.

"Kita harus sisir satu persatu dan kami harus pertanyakan, anggaran digunakan apakah betul-betul digunakan untuk kegiatan yang nyata untuk rakyat DKI Jakarta," kata dia.

Baca juga: DPRD dan Pemprov DKI Maraton 1,5 Bulan Bahas KUA-PPAS APBD 2021

Dia menilai, kemungkinan ada tambahan waktu dalam pelaksanaan pembahasan nanti.

"Menurut saya dua hari sangat mepet. Kemungkinan ada tambahan waktu," kata dia.

Seperti diketahui dalam keputusan rapat Badan Musyawarah ditetapkan jadwal pembahasan KUA-PPAS bersama setiap komisi hanya diberikan waktu dua hari yaitu 16-17 November 2020.

Namun, dalam keputusan Bamus tersebut terdapat catatan jadwal bisa terjadi perubahan sesuai dengan perkembangan melalui persetujuan Bamus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Depok, Ada 230 Kasus Baru

UPDATE Covid-19 di Depok, Ada 230 Kasus Baru

Megapolitan
UPDATE: Kabupaten Bekasi Catat 140 Kasus Baru Covid-19

UPDATE: Kabupaten Bekasi Catat 140 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Polisi Petakan 10 Titik Penyekatan Pemudik di Kabupaten Bekasi, dari Jalan Alternatif hingga Tol

Polisi Petakan 10 Titik Penyekatan Pemudik di Kabupaten Bekasi, dari Jalan Alternatif hingga Tol

Megapolitan
Pemkot Pastikan Stok Pangan di Tangsel Aman Sepanjang Ramadhan 2021

Pemkot Pastikan Stok Pangan di Tangsel Aman Sepanjang Ramadhan 2021

Megapolitan
Penyekatan Pemudik di Kota Bekasi Masih Menanti Instruksi Pemerintah Pusat

Penyekatan Pemudik di Kota Bekasi Masih Menanti Instruksi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Layanan Bus AKAP Ditutup pada 6-17 Mei, Kepala Terminal Tanjung Priok: Tak Ada Penolakan dari PO Bus

Layanan Bus AKAP Ditutup pada 6-17 Mei, Kepala Terminal Tanjung Priok: Tak Ada Penolakan dari PO Bus

Megapolitan
Antisipasi Aksi Teror Saat Ramadhan, Polisi Bakal Lakukan Patroli Berkala di Lokasi Rawan

Antisipasi Aksi Teror Saat Ramadhan, Polisi Bakal Lakukan Patroli Berkala di Lokasi Rawan

Megapolitan
Damkar Tangkap Ular Sanca Batik 3 Meter yang Masuk Rumah Warga di Serpong

Damkar Tangkap Ular Sanca Batik 3 Meter yang Masuk Rumah Warga di Serpong

Megapolitan
PHRI Sebut Pemprov DKI Akan Upayakan Vaksinasi Covid-19 untuk Pegawai Restoran dan Hotel

PHRI Sebut Pemprov DKI Akan Upayakan Vaksinasi Covid-19 untuk Pegawai Restoran dan Hotel

Megapolitan
Mudik Dilarang, Pemkot Belum Berencana Tutup Terminal Bekasi

Mudik Dilarang, Pemkot Belum Berencana Tutup Terminal Bekasi

Megapolitan
Pemkot Tangsel Larang Pawai Obor Jelang Ramadhan karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Pemkot Tangsel Larang Pawai Obor Jelang Ramadhan karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Diduga Intervensi, Terduga Pemerkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Diminta Hormati Proses Hukum

Diduga Intervensi, Terduga Pemerkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Diminta Hormati Proses Hukum

Megapolitan
Penjual dan Pembeli Takjil di DKI Jakarta Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Penjual dan Pembeli Takjil di DKI Jakarta Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Jam Operasional Restoran di Jakarta Diperpanjang Selama Ramadhan, Ini Kata PHRI

Jam Operasional Restoran di Jakarta Diperpanjang Selama Ramadhan, Ini Kata PHRI

Megapolitan
Lansia Depok Akan Diantar Jemput jika Daftar Vaksinasi Covid-19 di RSUI hingga 13 April

Lansia Depok Akan Diantar Jemput jika Daftar Vaksinasi Covid-19 di RSUI hingga 13 April

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X