Kompas.com - 05/11/2020, 15:18 WIB
Suasana sidang kasus penyerangan kelompok John Kei yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (5/11/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaSuasana sidang kasus penyerangan kelompok John Kei yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (5/11/2020)
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - John Kei menyebut telah memberikan kuasa kepada pengacara Daniel Far Far untuk menagih utang kepada Nus Kei dengan sejumlah kesepakatannya.

Pernyataan tersebut diungkapkan John kei ketika menjadi saksi dalam persidangan kasus penyerangan oleh 22 anak buahnya yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kamis (5/11/2020).

Menurut John Kei, dia sudah membuat kuasa sepenuhnya kepada Daniel untuk melakukan penagihan utang kepada Nus Kei.

Hal tersebut dibuktikannya dengan adanya surat kuasa yang dibuat dan ditandatangani pada 18 Mei 2020.

Baca juga: Bersaksi di Persidangan, John Kei Klaim Tak Perintahkan Anak Buah Serang Kediaman Nus Kei

"Saya memberikan hak untuk melakukan penagihan utang ke saudara Nus Kei," ujar John Kei ketika dihadirkan dalam persidangan secara virtual, Kamis.

"(Surat kuasa) Kira-kira bulan Mei. Tanggal 18 Mei 2020," kata dia.

Saat itu, John Kei telah sepakat untuk memberikan uang jasa kepada Daniel jika berhasil menagih utang dari Nus Kei.

Namun, Daniel disebut belum berhasil mendapatkan uang senilai Rp 2 miliar yang dipinjam oleh Nus Kei.

"Iya saya memberikan success fee 20 persen," kata John Kei.

John Kei pun menegaskan tidak ada perintah untuk melakukan penyerangan ke kediaman Nus Kei dan juga pembunuhan terhadap seseorang di kawasan Kosambi, Jakarta Barat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran di Gedung Blok C Pasar Minggu Diduga Disebabkan Korsleting Listrik

Kebakaran di Gedung Blok C Pasar Minggu Diduga Disebabkan Korsleting Listrik

Megapolitan
Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo di Cikini Dijual hingga Rp 400 M, Sudah Ada yang Menawar

Rumah Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo di Cikini Dijual hingga Rp 400 M, Sudah Ada yang Menawar

Megapolitan
Kelelahan Berenang di Sungai Bekasi, Remaja Hanyut

Kelelahan Berenang di Sungai Bekasi, Remaja Hanyut

Megapolitan
Apindo Kota Tangerang Dorong Pengusaha Bayar Penuh THR 2021

Apindo Kota Tangerang Dorong Pengusaha Bayar Penuh THR 2021

Megapolitan
Ini Alasan Ahli Waris Achmad Soebardjo Hendak Jual Eks Kantor Kemenlu

Ini Alasan Ahli Waris Achmad Soebardjo Hendak Jual Eks Kantor Kemenlu

Megapolitan
Usai Jadi Cibiran Warga, Tugu Pamulang Bakal Ditutupi Seng untuk Sementara

Usai Jadi Cibiran Warga, Tugu Pamulang Bakal Ditutupi Seng untuk Sementara

Megapolitan
Keunggulan Berbuka Puasa dengan Kurma Menurut Ahli Gizi

Keunggulan Berbuka Puasa dengan Kurma Menurut Ahli Gizi

Megapolitan
Punya Sertifikat, Keluarga Achmad Soebardjo Tegaskan Berhak Jual Eks Kantor Kemenlu

Punya Sertifikat, Keluarga Achmad Soebardjo Tegaskan Berhak Jual Eks Kantor Kemenlu

Megapolitan
Ini Asal Usul Ngabuburit, Tradisi Unik Saat Ramadhan

Ini Asal Usul Ngabuburit, Tradisi Unik Saat Ramadhan

Megapolitan
Misteri Toko di Jagakarsa di Balik Peristiwa Serangan di Mabes Polri dan Koboi Duren Sawit

Misteri Toko di Jagakarsa di Balik Peristiwa Serangan di Mabes Polri dan Koboi Duren Sawit

Megapolitan
Kesaksian Warga Kebon Jeruk Korban Peluru Nyasar, Sedang Tidur Lalu Dengar Ledakan Besar

Kesaksian Warga Kebon Jeruk Korban Peluru Nyasar, Sedang Tidur Lalu Dengar Ledakan Besar

Megapolitan
Takjil Bukan Berarti Makanan, Ini Arti Sesungguhnya

Takjil Bukan Berarti Makanan, Ini Arti Sesungguhnya

Megapolitan
Kasus Remaja Tewas Terlindas Truk Demi Konten, Kak Seto Ingatkan Peran Warga Mengawasi

Kasus Remaja Tewas Terlindas Truk Demi Konten, Kak Seto Ingatkan Peran Warga Mengawasi

Megapolitan
Bentuk Tugu Pamulang Jadi Cibiran, Pemprov Banten Segera Bahas Revitalisasinya dengan Pemkot Tangsel

Bentuk Tugu Pamulang Jadi Cibiran, Pemprov Banten Segera Bahas Revitalisasinya dengan Pemkot Tangsel

Megapolitan
PT KCI Perbolehkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta

PT KCI Perbolehkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X