Kompas.com - 05/11/2020, 23:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah pelanggar protokol Covid-19 untuk kategori perorangan di Jakarta Timur mengalami tren penurunan dalam tiga periode PSBB terakhir.

Hal ini disampaikan oleh Kasatpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian.

"Jumlah pelanggar perorangan ada tren penurunan dalam tiga periode terakhir. Dihitung setiap 14 hari sekali," kata Budhy Novian kepada Kompas.com, Kamis (5/11/2020).

Berdasarkan data yang dihimpun per 14 September hingga 27 September misalnya, ada 3.941 pelanggaran tidak mengenakan masker.

Baca juga: Warga Jaktim Diminta Datang ke Puskesmas untuk Tes PCR jika Ada Gejala Covid-19

Sementara data per 28 September hingga 11 Oktober, terdapat 3.028 pelanggar.

Periode PSBB berikutnya, yakni per 12 Oktober hingga 25 Oktober, jumlah pelanggar menurun lagi menjadi 2.901.

Adapun untuk periode saat ini, belum genap 14 hari.

Namun, sejauh ini, data per 26 Oktober hingga 5 November menunjukkan sudah ada 2.267 pelanggar protokol Covid-19 untuk kategori perorangan.

Baca juga: 9 Pasien Covid-19 di Puskesmas Dibawa ke Wisma Atlet

Sanksi yang diberikan kepada pelanggar terbagi menjadi dua, yakni kerja sosial dan denda dengan nominal Rp 250.000.

Budhy berharap, jumlah pelanggar terus mengalami penurunan dan masyarakat semakin sadar akan protokol Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jakpus Imbau Orangtua Tingkatkan Pengawasan Anak untuk Antisipasi Tawuran

Pemkot Jakpus Imbau Orangtua Tingkatkan Pengawasan Anak untuk Antisipasi Tawuran

Megapolitan
Polda Metro Tetapkan Seorang WN Latvia sebagai Tersangka Kasus Skimming ATM

Polda Metro Tetapkan Seorang WN Latvia sebagai Tersangka Kasus Skimming ATM

Megapolitan
Pelajar Tewas Dibacok, Sekolah Sebut Korban dan Temannya Tak Terlibat Tawuran

Pelajar Tewas Dibacok, Sekolah Sebut Korban dan Temannya Tak Terlibat Tawuran

Megapolitan
Tersangka Mengaku Bunuh Pria Bertato di Bekasi untuk Keluarkan Ilmu Kanuragan, Polisi: Kami Tidak Percaya

Tersangka Mengaku Bunuh Pria Bertato di Bekasi untuk Keluarkan Ilmu Kanuragan, Polisi: Kami Tidak Percaya

Megapolitan
Pelaku Mengaku Bunuh Pria Bertato di Bekasi atas Permintaan Korban

Pelaku Mengaku Bunuh Pria Bertato di Bekasi atas Permintaan Korban

Megapolitan
Mengaku Tentara, ODGJ Todongkan Senjata Tajam ke Tukang Parkir di Condet

Mengaku Tentara, ODGJ Todongkan Senjata Tajam ke Tukang Parkir di Condet

Megapolitan
Faktor Keselamatan, NCT Dream Jalani Pemeriksaan Imigrasi di VIP Lounge Bandara

Faktor Keselamatan, NCT Dream Jalani Pemeriksaan Imigrasi di VIP Lounge Bandara

Megapolitan
Pelaku Mengaku Bunuh Pria Bertato di Bekasi untuk Keluarkan Ilmu Kanuragan

Pelaku Mengaku Bunuh Pria Bertato di Bekasi untuk Keluarkan Ilmu Kanuragan

Megapolitan
7 Hari Usai Lebaran, 2.776 Orang Pindah dan Keluar dari Kota Bekasi

7 Hari Usai Lebaran, 2.776 Orang Pindah dan Keluar dari Kota Bekasi

Megapolitan
Imigrasi Bandara Pastikan Stafnya Tak Foto Diam-diam Personel NCT Dream: Di Sana Banyak Orang...

Imigrasi Bandara Pastikan Stafnya Tak Foto Diam-diam Personel NCT Dream: Di Sana Banyak Orang...

Megapolitan
Demo UAS Dideportasi, Massa Aksi Suarakan 3 Tuntutan ke Kedubes Singapura

Demo UAS Dideportasi, Massa Aksi Suarakan 3 Tuntutan ke Kedubes Singapura

Megapolitan
'Car Free Day' di Jakarta Kembali Digelar Minggu 22 Mei, PKL Dilarang Berjualan

"Car Free Day" di Jakarta Kembali Digelar Minggu 22 Mei, PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Cegah PMK Meluas di Tangsel, Wali Kota Dorong Pengecekan Kesehatan Sapi dari Luar Daerah

Cegah PMK Meluas di Tangsel, Wali Kota Dorong Pengecekan Kesehatan Sapi dari Luar Daerah

Megapolitan
Usai Jokowi Cabut Larangan Ekspor, Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Kebayoran Lama Masih Tinggi

Usai Jokowi Cabut Larangan Ekspor, Harga Minyak Goreng Curah di Pasar Kebayoran Lama Masih Tinggi

Megapolitan
Geledah Rumah Eks Pejabat Dinas Pertamanan DKI Jakarta, Kejati Sita Dokumen hingga Mobil

Geledah Rumah Eks Pejabat Dinas Pertamanan DKI Jakarta, Kejati Sita Dokumen hingga Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.