Kompas.com - 06/11/2020, 11:29 WIB


Operator memeriksa kondisi ekskavator yang akan digunakan untuk mengeruk Waduk Cimanggis di Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (18/10). Menurut Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, pengerukan Waduk Cimanggis adalah solusi untuk antisipasi luapan Kali Cipinang yang sebagian besar bantarannya sudah penuh rumah. KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN Operator memeriksa kondisi ekskavator yang akan digunakan untuk mengeruk Waduk Cimanggis di Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (18/10). Menurut Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane, pengerukan Waduk Cimanggis adalah solusi untuk antisipasi luapan Kali Cipinang yang sebagian besar bantarannya sudah penuh rumah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga RW 14 Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur berharap pengerjaan Waduk Cimanggis yang kini terhenti segera berlanjut.

Ketua RW 14 Kelurahan Cibubur, Arifin mengatakan, warga berharap pengejaran waduk dilanjutkan karena masalah pembebasan bidang lahan belum selesai.

"Warga yang lahannya belum dibebaskan berharap dibayar, ada delapan bidang yang belum," kata Arifin di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (5/11/2020).

Tidak diketahui pasti alasan ganti rugi tanah warga atas proyek yang dimulai Pemprov DKI Jakarta tahun 2016 hingga kini urung beres.

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI selaku pemilik anggaran pembebasan tanah kini justru menarik seluruh alat berat mereka dari lokasi pembangunan.

Baca juga: Waduk Cimanggis Sempat Mangkrak karena Masalah Pembebasan Lahan

"Untuk total ganti rugi delapan bidang tanah warga yang belum dibayarkan saya tidak tahu," ujarnya.

Pembangunan Waduk Cimanggis bertujuan untuk mengurangi debit air Kali Cipinang yang melintasi sejumlah permukiman warga di Kecamatan Ciracas.

Wilayah RW 14 jadi lokasi pembangunan Waduk Cimanggis karena aliran Kali Cipinangnya yang melintasi permukiman warga terhitung bagian hulu.

TribunJakarta.com telah berupaya mengonfirmasi alasan terhenti pembangunan Waduk Cimanggis ke Kepala Sudin SDA Jakarta Timur, Santo. Tapi hingga berita ini ditulis Santo belum memberi tanggapan.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pemprov DKI Jakarta Diminta Lanjutkan Pembangunan Waduk Cimanggis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Keramat Luar Batang Akan Gelar Shalat Id, Kapasitas Hanya 50 Persen

Masjid Keramat Luar Batang Akan Gelar Shalat Id, Kapasitas Hanya 50 Persen

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Minta Warga Laksanakan Shalat Id di Rumah

Wali Kota Jakbar Minta Warga Laksanakan Shalat Id di Rumah

Megapolitan
Jelang Lebaran, Satpol PP Kota Tangerang Tertibkan PKL di Pasar Anyar

Jelang Lebaran, Satpol PP Kota Tangerang Tertibkan PKL di Pasar Anyar

Megapolitan
Jalan Tebet Utara Dalam Ditutup Sementara

Jalan Tebet Utara Dalam Ditutup Sementara

Megapolitan
Kunjungi Panti Sosial, Anies Imbau Warga Peduli dengan Sesama yang Tak Punya Keluarga

Kunjungi Panti Sosial, Anies Imbau Warga Peduli dengan Sesama yang Tak Punya Keluarga

Megapolitan
700 Personel Gabungan Diterjunkan Cegah Konvoi Takbir Keliling di Kota Depok

700 Personel Gabungan Diterjunkan Cegah Konvoi Takbir Keliling di Kota Depok

Megapolitan
Cegah Takbiran Keliling, 760 Personel Gabungan Berpatroli di Kota Tangerang

Cegah Takbiran Keliling, 760 Personel Gabungan Berpatroli di Kota Tangerang

Megapolitan
Kawasan Kota Tua Ditutup pada 12-16 Mei

Kawasan Kota Tua Ditutup pada 12-16 Mei

Megapolitan
Masjid Raya Al-Azhom Tangerang Tak Selenggarakan Shalat Idul Fitri, Besok

Masjid Raya Al-Azhom Tangerang Tak Selenggarakan Shalat Idul Fitri, Besok

Megapolitan
Masjid Cut Meutia Gelar Shalat Idul Fitri untuk 500 Jemaah

Masjid Cut Meutia Gelar Shalat Idul Fitri untuk 500 Jemaah

Megapolitan
1.280 Personel Gabungan Diterjunkan Cegah Takbir Keliling di Jakbar

1.280 Personel Gabungan Diterjunkan Cegah Takbir Keliling di Jakbar

Megapolitan
Hari Ketujuh Larangan Mudik, 3.474 Penumpang Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta

Hari Ketujuh Larangan Mudik, 3.474 Penumpang Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Cegah Kerumunan, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Akses Tempat Wisata

Cegah Kerumunan, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Akses Tempat Wisata

Megapolitan
Ziarah Kubur Dilarang, TPU Karet Bivak, Menteng Pulo, dan Karet Tengsin Sepi

Ziarah Kubur Dilarang, TPU Karet Bivak, Menteng Pulo, dan Karet Tengsin Sepi

Megapolitan
Ketua DPR: Kebijakan Tunda Kedatangan WNA Selama Larangan Mudik demi Rasa Keadilan Masyarakat

Ketua DPR: Kebijakan Tunda Kedatangan WNA Selama Larangan Mudik demi Rasa Keadilan Masyarakat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X