PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang, Simak 16 Aturannya

Kompas.com - 09/11/2020, 07:42 WIB
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menyemprotkan disinfektan di sepanjang jalan protokol dari monas sampai bunderan senayan di Jakarta, Selasa (31/3/2020). Penyemprotan disinfektan dalam rangka mitigasi pencegahan virus corona (COVID-19). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas Pemadam Kebakaran (Damkar) menyemprotkan disinfektan di sepanjang jalan protokol dari monas sampai bunderan senayan di Jakarta, Selasa (31/3/2020). Penyemprotan disinfektan dalam rangka mitigasi pencegahan virus corona (COVID-19).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan semua aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi di DKI Jakarta masih berlaku.

Aturan tersebut mengikuti perpanjangan PSBB masa transisi yang dimulai Senin (9/11/2020) hingga 22 November 2020.

"Semua sanksi terhadap pelanggaran (PSBB transisi) masih tetap berlaku," ujar Anies dalam akun instagram resminya, Minggu (9/11/2020).

Adapun beragam aturan dan larangan selama PSBB transisi pernah diungkapkan Anies Baswedan pada saat penerapan PSBB transisi 10 Oktober lalu.

Baca juga: PSBB Transisi DKI Jakarta Diperpanjang hingga 22 November

Berikut sejumlah aturan selama PSBB transisi yang diperpanjang hingga 22 November mendatang:

1. Sekolah belum boleh tatap muka

Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati menegaskan, sekolah belum bisa dilakukan tatap muka selama masa PSBB transisi.

Meski demikian, dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 101 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 telah dijelaskan mengenai aturan perlindungan kesehatan masyarakat di lingkungan sekolah.

Kewajiban diterapkannya protokol kesehatan di lingkungan atau institusi pendidikan lain, mewajibkan peserta didik dan tenaga mengajar memakai masker, mengukur suhu tubuh, dan sebagainya.

2. Perkantoran

Selama masa PSBB transisi, perkantoran di sektor esensial bisa beroperasi dengan kapasitas sesuai kebutuhan.

Baca juga: PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang, Ganjil Genap Ditiadakan hingga 22 November

Adapun 11 sektor esensial tersebut, yakni kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, dan/atau kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, perkantoran di sektor tidak esensial diperbolehkan buka dengan maksimal 50 persen kapasitas.

Semua perkantoran wajib mengikuti ketentuan protokol kesehatan tambahan dengan membuat sistem pendataan pengunjung di perusahaan yang sekurang-kurang dari nama pengunjung, nomor induk kependudukan (NIK), nomor ponsel, waktu berkunjung / bekerja. Sistem pendataan dapat berbentuk manual atau digital.

Kemudian menyerahkan data pengunjung secara tertulis kepada Pemprov DKI melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (DTKTE) sebagai penyelidikan penyelidikan epidemiologi.

Melakukan jam kerja dan sif kerja dengan jeda minimal antarsif 3 (tiga) jam.

3. Makan di restoran

Dalam Pergub DKI jakarta Nomor 101/2020, disebutkan bahwa makan di restoran, warung makan, dan kafe diperbolehkan selama PSBB transisi.

Akan tetapi, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, yakni:

- Melaksanakan protokol pencegahan Covid-19

- Membatasi jumlah pengunjung paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat yang disediakan

- Mewajibkan pengunjung menggunakan masker, kecuali saat makan dan minum

- Menerapkan pemeriksaan suhu tubuh

4. Acara pernikahan

Selama masa PSBB transisi, upacara pernikahan secara indoor bisa kembali digelar.

Meski demikian, jumlah pengunjung dibatasi maksimal 25 persen dari kapasitas normal.

Kemudian, jarak tempat duduk pengunjung diatur minimal 1,5 meter. Pengunjung pun dilarang berlalu lalang atau berpindah tempat duduk.

Aturan selanjutnya adalah alat makan dan minum wajib disterilisasi, sedangkan penyajian makanan dilarang dilakukan prasmanan.

Adapun petugas acara pernikahan diwajibkan memakai masker, face shield, dan sarung tangan.

5. Pasar dan mal

Selama masa PSBB transisi di Jakarta, pasar dan mal diperbolehkan beroperasi dengan pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Bima Arya Sebut Rizieq Shihab Tolak Sampaikan Hasil Tes PCR | BPBD DKI Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem 15-16 April

[POPULER JABODETABEK] Bima Arya Sebut Rizieq Shihab Tolak Sampaikan Hasil Tes PCR | BPBD DKI Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem 15-16 April

Megapolitan
Baru Diluncurkan, Aplikasi SIM Online Justru 'Time Out' dan Tak Bisa Diakses

Baru Diluncurkan, Aplikasi SIM Online Justru "Time Out" dan Tak Bisa Diakses

Megapolitan
Hujan Deras, 16 Pohon Tumbang di Wilayah Kelurahan Gunung

Hujan Deras, 16 Pohon Tumbang di Wilayah Kelurahan Gunung

Megapolitan
UPDATE 14 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 221 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 14 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 221 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 14 April: Depok Catat 175 Kasus Baru Covid-19, 2 Pasien Meninggal Dunia

UPDATE 14 April: Depok Catat 175 Kasus Baru Covid-19, 2 Pasien Meninggal Dunia

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan Lagi

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan Lagi

Megapolitan
Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Kota Bogor, 15 April 2021

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Kota Bogor, 15 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 15 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 15 April 2021

Megapolitan
Peringatan Dini Siklon Tropis 94W di Jakarta hingga Hujan Es di Bekasi

Peringatan Dini Siklon Tropis 94W di Jakarta hingga Hujan Es di Bekasi

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok, 15 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok, 15 April 2021

Megapolitan
BP2MI Dapat Laporan, TKI yang Diisolasi di Wisma Atlet Dipalak Oknum

BP2MI Dapat Laporan, TKI yang Diisolasi di Wisma Atlet Dipalak Oknum

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang, 15 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang, 15 April 2021

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Terima Berkas Perkara Kasus Prostitusi yang Libatkan Cynthiara Alona

Kejari Kota Tangerang Terima Berkas Perkara Kasus Prostitusi yang Libatkan Cynthiara Alona

Megapolitan
Kali Sunter Meluap, Cipinang Melayu Terendam Banjir

Kali Sunter Meluap, Cipinang Melayu Terendam Banjir

Megapolitan
[Update 14 April]: Tambah 661, Kasus Covid-19 di Jakarta Jadi 394.779

[Update 14 April]: Tambah 661, Kasus Covid-19 di Jakarta Jadi 394.779

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X