Peminat Rusunami DP Rp 0 di Kemayoran dan Cengkareng Banyak, tetapi yang Lolos Verifikasi Sedikit

Kompas.com - 09/11/2020, 13:13 WIB
Rusunami DP Rp 0 Pondok Kelapa, Jakarta Timur, terpantau sepi dari penghuni, Kamis (5/12/2019). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIRusunami DP Rp 0 Pondok Kelapa, Jakarta Timur, terpantau sepi dari penghuni, Kamis (5/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menggelar seremoni penandatanganan akad kredit dan penyerahan kunci secara simbolis kepada perwakilan penghuni dua rumah susun sederhana milik (rusunami) dengan down payment (DP) Rp 0.

Dua rusunami itu adalah Bandar Kemayoran di Jakarta Pusat dan Sentraland Cengkareng di Jakarta Barat.

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko mengatakan, sebanyak 27 unit dari 30 rusunami di Bandar Kemayoran telah terjual.

Menurut Sarjoko, jumlah pendaftar untuk unit rumah di lokasi ini sebanyak 430 orang. Dari jumlah tersebut, 386 orang lolos verifikasi, tetapi hanya 72 orang yang kemudian bisa dapat pembiayaan atau pinjaman dari perbankan.

Baca juga: Rusunami DP Rp 0 di Kemayoran dan Cengkareng Mulai Dihuni

Sementara untuk Rusunami Sentraland Cengkareng, jumlah unit yang telah terjual sebanyak 22 unit dari 64 unit hunian.

Sarjoko mengatakan, sebanyak 484 orang mendaftar untuk menempati hunian ini. Dari total pendaftar, sebanyak 454 orang lolos verifikasi, tetapi hanya 73 orang yang lolos proses bank.

Menurut Sarjoko, Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah membangun hunian DP Rp 0 lainnya di Cilangkap. Proyek itu ditargetkan selesai akhir tahun 2021.

"BUMD Sarana Jaya sedang dalam proses membangun hunian DP Rp 0 di Nuansa Cilangkap 860 unit, yang ditargetkan selesai akhir 2021," kata Sarjoko kepada Kompas.com, Senin (9/11/2020).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, penandatanganan akad dilakukan untuk dua lokasi tambahan, yakni Rusunami Bandar Kemayoran dirancang dengan tipe 27. Sementara hunian di Sentraland Cengkareng dirancang dengan luas 22,3 meter persegi.

Riza menambahkan, kedua hunian itu dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti sekolah bagi anak usia dini dan akses bagi penyandang disablitas ataupun lanjut usia (lansia).

Masyarakat tak perlu khawatir soal transportasi. Pemprov DKI menyediakan layanan minitrans yang sudah terintegrasi dengan JakLingko.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Begal Pesepeda Ditangkap, Sudah Beraksi 25 Kali di Jakbar

5 Begal Pesepeda Ditangkap, Sudah Beraksi 25 Kali di Jakbar

Megapolitan
Hendak Edarkan 100.000 Dollar AS Palsu, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

Hendak Edarkan 100.000 Dollar AS Palsu, 3 Pelaku Ditangkap Polisi

Megapolitan
Tiga Pelaku Begal Sepeda di Jalan Latumenten Ditangkap Polisi, Satu Buron

Tiga Pelaku Begal Sepeda di Jalan Latumenten Ditangkap Polisi, Satu Buron

Megapolitan
Terdampak Pandemi, 50 Persen Musisi di Kota Bekasi Banting Setir Jadi Kurir hingga Sopir Ojol

Terdampak Pandemi, 50 Persen Musisi di Kota Bekasi Banting Setir Jadi Kurir hingga Sopir Ojol

Megapolitan
Eks Polisi Ditangkap, Menipu Modus Bisa Pinjamkan Rp 3 Miliar dari Bank Dunia

Eks Polisi Ditangkap, Menipu Modus Bisa Pinjamkan Rp 3 Miliar dari Bank Dunia

Megapolitan
Warga Korban Banjir Banding, Pemprov DKI Siap Menghadapi

Warga Korban Banjir Banding, Pemprov DKI Siap Menghadapi

Megapolitan
Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Pengamat: Anies Cenderung Rugi jika Pilkada Jakarta Digelar 2024

Megapolitan
Badut di Masa Pandemi, Hampir Setahun Menganggur hingga Jadi Tukang Las

Badut di Masa Pandemi, Hampir Setahun Menganggur hingga Jadi Tukang Las

Megapolitan
Kalah Saing hingga Omzet Merosot, Puluhan Pengusaha Warteg di Tangerang Gulung Tikar

Kalah Saing hingga Omzet Merosot, Puluhan Pengusaha Warteg di Tangerang Gulung Tikar

Megapolitan
Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Wajib Uji Emisi Kendaraan di DKI Jakarta, Ini Syarat Lulus, Lokasi, dan Sanksi yang Mengintai

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Bocah 13 Tahun Hanyut Saat Main di Pinggir Sungai Ciliwung

Megapolitan
Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Polisi: Penjual Satwa Dilindungi Untung Rp 1 Juta-Rp 10 Juta Tiap Jual Satu Binatang

Megapolitan
Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Sudinkes Jaksel Klaim Kamar Perawatan Pasien Covid-19 Masih Cukup

Megapolitan
Live Music Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Live Music Dilarang di Kota Bekasi, Para Musisi Gelar Ngamen Online hingga Beralih Profesi

Megapolitan
Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apa Pun

Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Wali Kota Airin: Enggak Ada Gejala Apa Pun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X