Maybank Sebut Tersangka A Sudah Lama Mengenal Ayah Winda Earl

Kompas.com - 09/11/2020, 18:29 WIB
Kuasa Hukum PT Bank Maybank Indonesia Tbk, Hotman Paris Hutapea (kanan), saat menjelaskan kasus raibnya uang milik gamers Winda Earl di Jet ski Cafe, Jakarta Utara. Dok. Maybank IndonesiaKuasa Hukum PT Bank Maybank Indonesia Tbk, Hotman Paris Hutapea (kanan), saat menjelaskan kasus raibnya uang milik gamers Winda Earl di Jet ski Cafe, Jakarta Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus hilangnya uang Winda Lunardi atau Winda Earl di Bank Maybank terus mencuatkan fakta-fakta baru.

Winda mengaku uang sekitar Rp 20 miliar yang dia simpan di Maybank Indonesia raib. Ia pun telah melaporkam kasus ini ke Bareskrim Polri.

Polisi telah menangkap Kepala Cabang Maybank Cipulir berinisial A sebagai tersangka.

Kepala Bagian Tindak Kejahatan Finansial PT. BANK Maybank Indonesia, Andiko mengatakan, telah lama mengenal ayah dari Winda, Herman Lunardi.

"Jadi dari lama itu A sudah mengenal dengan orangtua nasabah sudah sebelum nasabah (Winda) menjadi nasabah Maybank," kata Andiko dalam jumpa pers di kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, Senin (9/11/2020).

Baca juga: Hotman Paris Sebut Tersangka A Kirim Bunga Tabungan ke Ayah Winda Earl Pakai Rekening Pribadi

"Kenal ketika A bekerja di 2 bank sebelum kerja di Maybank," sambungnya.

Winda diketahui pertama kali membuka rekening di Maybank pada 27 Oktober 2014 dengan jumlah tabungan Rp 2 Miliar.

"Nasabah Winda, buka tabungan 27 Oktober 2014, transfer dari ayahnya Herman Lunardi. Awal membuka ada transfer masuk sebesar Rp 2 Miliar," ujar Andiko.

Sejak saat itu, berdasarkan pengakuan tersangka A, Winda tidak pernah memegang kartu ATM dan buku tabungannya.

Baca juga: Bela Maybank, Hotman Paris Ungkap Kejanggalan dalam Kasus Raibnya Uang Winda Earl

Tak sampai di situ, Hotman dan Andiko juga mengungkapkan, bunga bank yang seharusnya diterima Winda rupanya dikirim oleh tersangka A ke rekening Herman Lunardi, ayah Winda.

"Jadi kita meneliti rekening A dari Maybank, dari situ kita melihat ternyata ada aliran dana dari A ini kepada orang tua dari nasabah yaitu Herman Lunardi dari rekening bank lain," ucap Andiko.

"Jadi bunga atas tabungan tersebut, bukan dari Maybank, tapi dari rekening pribadi dari si A, di bayarkan ke rekening pribadi Herman Lunardi," lanjut Hotman Paris, selaku luasa hukum.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satpol PP Akui Ada Beberapa Tempat Usaha yang Langgar Prokes tapi Lolos Penindakan

Satpol PP Akui Ada Beberapa Tempat Usaha yang Langgar Prokes tapi Lolos Penindakan

Megapolitan
Hari Ini 143 Wartawan di Kota Tangerang Disuntik Vaksin CoronaVac

Hari Ini 143 Wartawan di Kota Tangerang Disuntik Vaksin CoronaVac

Megapolitan
Seorang Pria Tewas di Hotel Jakpus Usai Ajak Teman Perempuan Berhubungan Intim

Seorang Pria Tewas di Hotel Jakpus Usai Ajak Teman Perempuan Berhubungan Intim

Megapolitan
TKP Penembakan oleh Bripda CS di Cengkareng Disegel Permanen

TKP Penembakan oleh Bripda CS di Cengkareng Disegel Permanen

Megapolitan
Polres Tangsel Beri Beasiswa untuk 8 Anak dari Para Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Polres Tangsel Beri Beasiswa untuk 8 Anak dari Para Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Megapolitan
Korsleting Listrik, Rumah Jenderal Purnawirawan Polri di Panglima Polim Terbakar

Korsleting Listrik, Rumah Jenderal Purnawirawan Polri di Panglima Polim Terbakar

Megapolitan
3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Cawang, Satu Orang Luka

3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Cawang, Satu Orang Luka

Megapolitan
Depok Catat 265 Kasus Baru Covid-19, 3 Pasien Meninggal

Depok Catat 265 Kasus Baru Covid-19, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
Momen Pengambilan 3 Jenazah Korban Penembakan Bripka CS Diiringi Isak Tangis Istri dan Penghormatan Anggota TNI

Momen Pengambilan 3 Jenazah Korban Penembakan Bripka CS Diiringi Isak Tangis Istri dan Penghormatan Anggota TNI

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang Dini Hari Tadi, 7 Pohon Tumbang di Bekasi

Hujan dan Angin Kencang Dini Hari Tadi, 7 Pohon Tumbang di Bekasi

Megapolitan
Tiga ASN Positif Covid-19, Kantor Wali Kota Jakpus Ditutup 3 Hari

Tiga ASN Positif Covid-19, Kantor Wali Kota Jakpus Ditutup 3 Hari

Megapolitan
Update 26 Februari: Pasien Bertambah, RS Covid-19 Wisma Atlet Terisi 74 Persen

Update 26 Februari: Pasien Bertambah, RS Covid-19 Wisma Atlet Terisi 74 Persen

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Mampang Prapatan: Ada 12.000 Lansia dan Tunggu Kiriman Vaksin Kemenkes

Vaksinasi Covid-19 di Mampang Prapatan: Ada 12.000 Lansia dan Tunggu Kiriman Vaksin Kemenkes

Megapolitan
Bripka CS Pelaku Penembakan di Kafe RM Cengkareng Ternyata Naik Pitam saat Ditagih Rp 3,3 Juta

Bripka CS Pelaku Penembakan di Kafe RM Cengkareng Ternyata Naik Pitam saat Ditagih Rp 3,3 Juta

Megapolitan
Harapan Para Insan Pers Setelah Terima Vaksinasi Covid-19

Harapan Para Insan Pers Setelah Terima Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X