Penumpang Bus Garut-Bekasi Ditemukan Tak Bernyawa, Polisi: Diduga karena Sakit

Kompas.com - 09/11/2020, 19:22 WIB
Ilustrasi jenazah, jasad manusia SHUTTERSTOCKIlustrasi jenazah, jasad manusia
|


BEKASI, KOMPAS.com - Seorang penumpang bus bernama Deni Nuryadin (42) ditemukan meninggal dunia ketika berangkat dari Bandung menuju Bekasi pada Minggu, (8/10/2020).

Deni meninggal dalam kondisi duduk di bangku bus paling belakang. Hal tersebut dibenarkan Kabag Humas Polres Metro Bekasi Komisaris Polisi Erna Ruswing, Senin (9/11/2020).

"Dugaan sementara korban mengalami sakit, dikarenakan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," ujar Erna.

Erna menjelaskan kronologi ketika Deni naik bus tersebut hingga akhirnya ditemukan tak bernyawa.

Menurut dia, Deni mulanya naik bus Ciptran jurusan Garut-Bekasi dari Cielunyi pada pukul 09.30 WIB. Dia langsung mengambil posisi kursi dibelakang.

"Saat ditanya kernet, dia (Deni) bilang tujuannya Bekasi," kata Erna.

Baca juga: Seorang Pria Ditusuk Orang Tak Dikenal di Halte Bus Kawasan Palmerah

Dalam perjalanannya, bus sempat berhenti di kawasan Cikopo. Deni sempat turun dari bus untuk membeli beberapa makanan sebelum melanjutkan perjalanan.

Bus kemudian sampai di Terminal Bekasi di kawasan Bekasi Timur pukul 11.45 WIB.

"Saat parkir terlihat ada korban masih tetap pada posisi semula. Saat di bangunkan sudah tidak ada respons," kata Erna.

Kernet bus pun langsung memanggil petugas polisi agar jenazah Deni bisa ditangani lebih lanjut.

"Korban dibawa ke dalam mobil jenazah lanjut dibawa ke RS UD Bekasi untuk dilakukan visum," kata Erna.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Megapolitan
BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

Megapolitan
Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Megapolitan
Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Megapolitan
Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Megapolitan
Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Megapolitan
Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Megapolitan
Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Megapolitan
Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Megapolitan
Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Megapolitan
Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Megapolitan
Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Megapolitan
Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X