Kompas.com - 09/11/2020, 20:48 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Ahmad Riza Patria memberi salam usai pemilihan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (6/4/2020). ANTARA FOTO/DEKA WIRA SWakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Ahmad Riza Patria memberi salam usai pemilihan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (6/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, hingga kini penularan Covid-19 usai libur panjang 28 Oktober-1 November 2020 belum terlihat ada lonjakan.

"Kalau kita lihat angkanya sampai hari ini tidak ada yang signifikan ya, jadi alhamdulillah di libur panjang kemarin sampai hari ini belum kelihatan dampaknya terkait Covid-19," ujar pria yang akrab disapa Ariza ini dalam keterangan suara, Senin (9/11/2020).

Ariza berharap sampai dua minggu ke depan angka penularan tidak melonjak seperti libur panjang Agustus lalu. Begitu juga mengenai klaster yang disebabkan oleh libur panjang.

Baca juga: Pengelola Sebut Libur Panjang Belum Pengaruhi Peningkatan Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet

"Kita harapkan tidak ada klaster baru terkait libur panjang, itu harapan kita," kata Ariza.

Keberhasilan pengendalian penularan Covid-19, lanjut Ariza, tidak terlepas dari peran masyarakat mematuhi protokol kesehatan saat memanfaatkan libur panjang.

Begitu juga masyarakat yang tetap diam di DKI Jakarta menghabiskan waktu libur panjang tanpa keluar kota.

Baca juga: Kata Wagub DKI, Rumah adalah Tempat Terbaik untuk Isi Libur Panjang

"Pak Gubernur, saya, dan jajaran semuanya di Jakarta, di rumah masing-masing, tidak melakukan aktivitas liburan keluar kota," tutur Ariza.

Informasi terkini penambahan kasus Covid-19 per tanggal 9 November 2020, terdapat 539 kasus baru.

Dengan penambahan kasus tersebut, kasus Covid-19 di DKI Jakarta secara keseluruhan berjumlah 112.743 kasus.

Dari jumlah tersebut, terdapat 102.844 pasien dinyatakan sembuh, 7.522 pasien positif aktif dan 2.377 dinyatakan meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Megapolitan
2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

Megapolitan
Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Megapolitan
Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Megapolitan
Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Megapolitan
[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Megapolitan
Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Megapolitan
Anggota DPRD: 5 Tahun Tak Ada Penambahan Sekolah Negeri di Jakarta

Anggota DPRD: 5 Tahun Tak Ada Penambahan Sekolah Negeri di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Megapolitan
Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Megapolitan
Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Megapolitan
Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X