Kompas.com - 10/11/2020, 15:15 WIB
Penanganan virus corona di RSUD Bekasi, Kamis (5/3/2020). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAPenanganan virus corona di RSUD Bekasi, Kamis (5/3/2020).
|

BEKASI, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bekasi saat ini baru memiliki rumah sakit umum daerah (RSUD) tipe D di tiga kecamatan, yakni Jati Sampurna, Pulogadung, dan Pondok Gede.

Rumah sakit tersebut saat ini menjadi salah satu tempat penanganan pasein Covid-19.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI-P Heri Purnomo menilai, tiga rumah sakit tipe D dirasa kurang untuk menangani pandemi Covid-19.

Seharusnya, dalam kondisi saat ini, Pemkot Depok harus memfokuskan pembangunan rumah sakit tipe D di seluruh kecamatan.

"Menurut saya, harus ada pembangunan infrastruktur kesehatan, perlu dimaksimalkan jumlah rumah sakit tipe D ini di setiap kecamatan," kata dia saat dihubungi, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Pemkot Bekasi Ingin Gelar Sekolah Tatap Muka, DPRD: Jangan Terburu-buru...

Menurut dia, pembangunan rumah sakit itu diperlukan guna mengantisipasi kasus penyebaran Covid-19 di tingkat kelurahan hingga RT dan RW.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, Heri menilai kinerja RT dan RW siaga dalam menyosialisasikan protokol kesehatan kurang berdampak di tengah masyarakat.

Nyatanya, masih banyak warga yang tak pakai masker dan berjaga jarak ketika beraktivitas di luar.

Selain itu, setiap RSUD juga harus dilengkapi fasilitas penanganan Covid-19, seperti alat tes polymerase chain reaction (PCR) dan ruang isolasi.

"SDM (sumber daya manusia) tenaga perawatnya ditambah, selain ruang-ruang khusus dan bed atau tempat tidurnya," kata dia.

Baca juga: 1.500-an Pekerja Kota Bekasi Jadi Korban PHK Dampak Pandemi Covid-19

Heri yakin hadirnya RSUD tipe D di setiap kecamatan akan membantu pemerintah dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

"Jadi untuk memutuskan rantainya paling tidak harus sampai ke tingkat kelurga kelurahan," tutup dia.

Untuk diketahui, data penyebaran Covid-19 per hari ini, total kasus kumulatif kasus Covid-19 di kota Bekasi mencapai 7.401 orang.

Rinciannya, 372 pasien masih berstatus positif, 6.886 pasien dinyatakan sembuh, dan 143 orang dinyatakan meninggal dunia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Gudang PT ASA, Polisi: Masih Ada Obat Terkait Covid-19 yang Harus Didistribusikan

Buka Gudang PT ASA, Polisi: Masih Ada Obat Terkait Covid-19 yang Harus Didistribusikan

Megapolitan
Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar

Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar

Megapolitan
Mantan Gubernur DKI Soerjadi Tutup Usia, Anies: Dedikasi Beliau Selalu Terpatri

Mantan Gubernur DKI Soerjadi Tutup Usia, Anies: Dedikasi Beliau Selalu Terpatri

Megapolitan
Juru Parkir di Cikini Terancam Dipecat jika Terbukti Lakukan Pungli

Juru Parkir di Cikini Terancam Dipecat jika Terbukti Lakukan Pungli

Megapolitan
Ikut Vaksinasi Covid-19 di Koja, Warga Dapat Doorprize Tabung Gas hingga Sepeda Lipat

Ikut Vaksinasi Covid-19 di Koja, Warga Dapat Doorprize Tabung Gas hingga Sepeda Lipat

Megapolitan
PPKM Tangsel Diperpanjang hingga 9 Agustus, Status Tetap Level 4

PPKM Tangsel Diperpanjang hingga 9 Agustus, Status Tetap Level 4

Megapolitan
Beredar Pesan Kelurahan Benda Baru Pamulang Tak Layani Warga Belum Divaksin, Lurah: Sebatas Imbauan

Beredar Pesan Kelurahan Benda Baru Pamulang Tak Layani Warga Belum Divaksin, Lurah: Sebatas Imbauan

Megapolitan
Sudin Kesehatan Jakarta Pusat Mulai Vaksinasi Ibu Hamil

Sudin Kesehatan Jakarta Pusat Mulai Vaksinasi Ibu Hamil

Megapolitan
NIK Dipakai Orang Lain, Warga Bekasi Tidak Bisa Ikut Vaksinasi Covid -19

NIK Dipakai Orang Lain, Warga Bekasi Tidak Bisa Ikut Vaksinasi Covid -19

Megapolitan
Stasiun Pegangsaan Dua Terbakar, PT LRT Jakarta: Seluruh Petugas dan Karyawan Selamat

Stasiun Pegangsaan Dua Terbakar, PT LRT Jakarta: Seluruh Petugas dan Karyawan Selamat

Megapolitan
Mengenang Soerjadi Soedirja, Gubernur Rumah Susun yang Melarang Operasional Becak di Jakarta

Mengenang Soerjadi Soedirja, Gubernur Rumah Susun yang Melarang Operasional Becak di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Merdeka di STIKS Tarakanita Duren Sawit, Target 1.000 Orang Per Hari

Vaksinasi Merdeka di STIKS Tarakanita Duren Sawit, Target 1.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Kebakaran Landa Stasiun LRT Pengangsaan Dua Setelah Terdengar Suara Ledakan

Kebakaran Landa Stasiun LRT Pengangsaan Dua Setelah Terdengar Suara Ledakan

Megapolitan
Dishub Selidiki Dugaan Pungli di Parkiran Jalan Cikini Raya

Dishub Selidiki Dugaan Pungli di Parkiran Jalan Cikini Raya

Megapolitan
Jumlah Pasien OTG di Graha Wisata TMII Terus Berkurang, Kini Tinggal 23 Orang

Jumlah Pasien OTG di Graha Wisata TMII Terus Berkurang, Kini Tinggal 23 Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X