Akses Menuju Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Disekat, Lalu Lintas Kembali Normal

Kompas.com - 10/11/2020, 15:47 WIB
Aktivitas transportasi di kawasan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta kembali normal usai massa penyambut kepulangan Pimpinan FPI Rizieq Shihab membubarkan diri, Selasa (10/11/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaAktivitas transportasi di kawasan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta kembali normal usai massa penyambut kepulangan Pimpinan FPI Rizieq Shihab membubarkan diri, Selasa (10/11/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Akses menuju kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang sempat ditutup, kini kembali dibuka, Selasa (10/11/2020).

Lalu lintas kendaraan dari dan menuju bandara kini kembali normal.

Wakasatlantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Tugiyo mengatakan, akses menuju Bandara Soekarno-Hatta dari wilayah Tangerang yang ditutup sejak Senin (9/11/2020) malam sudah kembali dibuka.

"Semalam yang ditutup (Jalan) Parameter Utara, akses M1, ya pokoknya akses ke bandara dari Tangerang itu ditutup semuanya. Sekarang sudah normal semua, sudah dibuka," ujar Tugiyo saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Begini Cara Reschedule Jadwal Penerbangan di 5 Maskapai yang Terdampak Kepulangan Rizieq Shihab

Menurut Tugiyo, pada Senin malam, kawasan Bandara Soekarno-Hatta hanya bisa akses melalui satu pintu, yakni Tol Bandara Prof Soedijatmo, sedangkan akses lainnya ditutup.

Penutupan dilakukan untuk menyekat pergerakan massa simpatisan yang hendak menyambut kedatangan pemimpin organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

"Jadi semuanya semalam sampai tadi masuknya lewat Tol Bandara Prof Soedijatmo agar mudah dipantau massanya," ungkapnya.

Kini, Tugiyo memastikan bahwa arus lalu lintas dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta sudah kembali normal, tanpa ada penyekatan.

Baca juga: Di Depan Simpatisannya, Rizieq Shihab Beberkan Alasan Pulang ke Indonesia

Kendaraan simpatisan Rizieq Shihab yang sempat parkir di pinggir Tol Bandara Prof Soedijatmo pun sudah meninggalkan lokasi.

"Sudah enggak ada kendaraan. Sudah clear semua, enggak ada yang parkir," pungkasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Megapolitan
Baru Bebas Karena Sabu-sabu dan Mengaku Kapok, Millen Cyrus Kembali Tersandung Kasus Narkoba

Baru Bebas Karena Sabu-sabu dan Mengaku Kapok, Millen Cyrus Kembali Tersandung Kasus Narkoba

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

Megapolitan
Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Megapolitan
Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X