Polisi Bakal Periksa Ahli Terkait Kasus Video Syur Mirip Jessica Iskandar

Kompas.com - 11/11/2020, 11:33 WIB
Ilustrasi pornografi Thinkstock/AndreyPopovIlustrasi pornografi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menyatakan akan memanggil saksi ahli terkait adanya laporan terhadap tiga akun media sosial yang diduga menyebarkan video syur mirip artis Jessica Iskandar.

Pemeriksaan ahli dilakukan untuk mengklarifikasi kasus video syur itu sebelum naik dari penyelidikan ke tingkat penyidikan.

"Untuk bisa menentukan apakah sekarang ini bisa dinaikkan dari di tingkat penyelidikan ke tingkat penyidikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (11/11/2020).

Yusri mengatakan, saat ini penyidik sedang mendalami kasus itu.

Baca juga: Diduga Sebar Video Syur Mirip Jessica Iskandar, Tiga Akun Twitter Dilaporkan ke Polisi

Pemanggilan saksi ahli, baik ahli bahasa maupun informasi dan transaksi elektronik (ITE), akan segera dilakukan.

"Mudah-mudahan segera kami mengklarifikasi beberapa saksi-saksi ahli, mengumpulkan alat bukti. Nanti setelah itu kami akan gelar perkara," katanya.

Laporan tiga akun Twitter yang diduga menyebarkan video syur mirip Jessica Iskandar dilakukan oleh seseorang berinsial FD, belum lama ini.

FD juga merupakan pelapor lima akun Twitter dengan kasus serupa yang menyeret nama Gisella Anastasia.

Baca juga: Tiga Akun Twitter Penyebar Video Syur Mirip Gisel Dihapus, Polisi: Akan Terus Dikejar

Adapun FD dan beberapa saksi telah diperiksa untuk klarifikasi terkait akun-akun media sosial yang dilaporkan.

"FD sendiri yang melaporkan juga saksinya sama, tetapi ada tiga akun yang dilaporkan ke akun Twitter yang dilaporkan ini juga yang sama kami lakukan pemeriksaan," katanya.

Diketahui, beberapa artis, seperti Gisel, Jessica, dan Anya Geraldine menjadi perbincangan di media sosial belakangan ini.

Hal itu karena beberapa video dan foto syur yang disebut-sebut mirip mereka tersebar.

Hingga kini belum dapat dipastikan kebenaran dari video dan foto itu. Polisi yang sudah mendapatkan laporan masih menyelidiki kasus tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Soal Realisasi Program Rumah DP 0 Tak Sampai 1 Persen dan Terganjal Korupsi, Fraksi PSI: Ini Peringatan Buat Pak Anies

Megapolitan
Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Pemkot Tangerang Perpanjang PPKM Mikro hingga 22 Maret

Megapolitan
Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Dirut Sarana Jaya Terganjal Korupsi, Wagub DKI Pastikan Proyek Strategis Tetap Jalan

Megapolitan
Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Dirut Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktfikan, Program Rumah DP Rp 0 Diharapkan Berlanjut

Megapolitan
Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Besok Wali Kota Jakarta Barat Akan Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Update 8 Maret: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 1.783

Megapolitan
Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Dinas PUPR Perbaiki 14 Tanggul Rusak akibat Banjir di Kota Tangerang

Megapolitan
Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Jalan Moh Kahfi 1 Kerap Macet hingga 2 Km dan Dikeluhkan Warga, Ini Kata Camat Jagakarsa

Megapolitan
Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Kritik Anggaran Penataan Trotoar Rp 100 Miliar, Anggota DPRD DKI: Prioritaskan BLT Masyarakat

Megapolitan
Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Percepat Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia, Lokasi Penyuntikan Ditambah di Lippo Mall Puri Kembangan

Megapolitan
240 Tokoh Agama di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

240 Tokoh Agama di Tangsel Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Kata Polda Metro Jaya soal Tuduhan Jadi Beking Mafia Tanah

Kata Polda Metro Jaya soal Tuduhan Jadi Beking Mafia Tanah

Megapolitan
Mulai Besok, ASN di Jakarta Barat Terima Vaksin Covid-19

Mulai Besok, ASN di Jakarta Barat Terima Vaksin Covid-19

Megapolitan
75 Jiwa Korban Kebakaran di Cakung Bakal Direlokasi ke Rumah Susun

75 Jiwa Korban Kebakaran di Cakung Bakal Direlokasi ke Rumah Susun

Megapolitan
PPKM Mikro Diklaim Tekan Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangsel

PPKM Mikro Diklaim Tekan Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X