Merasa Dilecehkan Terkait Foto Hamil, Rahayu Saraswati Laporkan Akun Facebook ke Polisi

Kompas.com - 11/11/2020, 11:59 WIB
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo usai melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialaminya ke Mapolres Tangerang Selatan, Selasa (10/11/2020) DOKUMENTASI @Rahayusaraswati/INSTAGRAMRahayu Saraswati Djojohadikusumo usai melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialaminya ke Mapolres Tangerang Selatan, Selasa (10/11/2020)
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo ( Sara) melaporkan akun media sosial yang dianggap telah melecehkannya.

Akun jejaring sosial Facebook bernama Bang Djoel dilaporkan karena mengunggah foto hamil Sara dengan narasi bernada pelecehan.

Keponakan Prabowo itu melaporkan kasus pelecehan tersebut ke Mapolres Tangerang Selatan pada Selasa (10/11/2020) kemarin.

Baca juga: Sebelum Foto Hamil, Rahayu Saraswati Pernah Merasa Dilecehkan Lewat Postingan Paha Mulus

Sara mengatakan bahwa langkah hukum diambil bukan karena permasalahan politik seiring pencalonan dirinya di Pilkada Tangerang Selatan 2020.

"Saya melaporkan akun tersebut bukan karena masalah politik," ujar Sara dalam keterangannya, Rabu (11/11/2020).

Menurut Sara, pelapor ini sebagai bentuk perlawanan terhadap kasus pelecehan seksual yang banyak dialami para perempuan.

"Kali ini berbeda dari yang lainnya, karena yang dilakukan adalah pelecehan seksual. Di mana ini hanya menjadi satu contoh kecil dari apa yang dialami ribuan perempuan di Indonesia," kata dia.

Sementara itu, kuasa hukum Sara, Maulana Bungaran menambahkan, pihaknya melaporkan akun Facebook tersebut karena dianggap melanggar Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

"UU ITE junctonya Pasal 27 sama pasal 45. Kami masukkan dugaan pelecehannya," kata dia.

Baca juga: Komnas Perempuan Desak Bawaslu Tangsel Tindak Paslon yang Lecehkan Rahayu Saraswati

Dalam laporan tersebut, pihak Sara melampirkan sejumlah barang bukti seperti beberapa foto unggahan dan tulisan yang dianggap telah melecehkan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Megapolitan
Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Megapolitan
Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Megapolitan
Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Megapolitan
Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Megapolitan
ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

Megapolitan
Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X