Kompas.com - 11/11/2020, 12:35 WIB
Sebuah alat berat jenis ekskavator dikerahkan dalam pengerukan Kali Cakung Lama di kawasan Sukapura, Jakarta Utara, Jumat (4/9/2015). KOMPAS.com/Tangguh SRSebuah alat berat jenis ekskavator dikerahkan dalam pengerukan Kali Cakung Lama di kawasan Sukapura, Jakarta Utara, Jumat (4/9/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara menargetkan pengerukan Kali Cakung Lama rampung pada awal Desember 2020.

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Adrian Mara Maulana mengatakan, pengerukan sepanjang 800 meter di kali itu sudah mencapai 80 persen.

"Sebelum dikeruk kondisi eksisting kedalaman hampir merata kurang dari 50 sentimeter. Sekarang pengerjaan sudah sekitar 80 persen. Untuk target selesai diperkirakan awal Desember 2020," kata Adrian dalam keterangannya, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Cegah Banjir di Cikoding, Pemkot Jakarta Utara Kelola Debit Air Kali Cakung Lama

Kali Cakung Lama merupakan aliran makro dari sistem pengendali banjir saluran mikro di sejumlah RW.

Kali itu melintasi wilayah Kelurahan Pegangsaan Dua (Kelapa Gading), Tugu Selatan (Koja), dan Sukapura, Semper Barat, serta Semper Timur (Cilincing).

"Sebagai upaya mengatasi banjir. Selama ini, air dari kali kerap meluap saat musim penghujan dan menggenangi kawasan sekitar," ujar Adrian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam pengerjaannya, Sudin SDA Jakarta Utara menggunakan dua unit alat berat, satu jenis amphibi dan satu jenis bill untuk melakukan pengerukan.

Aliran Kali Cakung Lama tersambung dengan Kali Betik, Kali Progo, dan Kali Sepatan sebelum sampai di Kali Cakung Drain.

Air dari Kali Cakung Drain itu akan langsung dialirkan ke laut di wilayah Kelurahan Cilincing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Musim Hujan, Seribuan Pohon di Jakarta Barat Dipangkas

Jelang Musim Hujan, Seribuan Pohon di Jakarta Barat Dipangkas

Megapolitan
Stok Vaksin Covid-19 di Bekasi Berlimpah, Wali Kota Idris: Silakan Kalau Mau Dikasih ke Depok

Stok Vaksin Covid-19 di Bekasi Berlimpah, Wali Kota Idris: Silakan Kalau Mau Dikasih ke Depok

Megapolitan
Warkop di Bekasi Hangus Dilalap Api, Diduga akibat Ledakan Tabung Gas

Warkop di Bekasi Hangus Dilalap Api, Diduga akibat Ledakan Tabung Gas

Megapolitan
Wali Kota Idris Sebut Kerukunan Antarumat Seagama di Depok Masih Kurang

Wali Kota Idris Sebut Kerukunan Antarumat Seagama di Depok Masih Kurang

Megapolitan
Resmikan Gereja, Wali Kota Depok: Lurah dan Camat Akan Proaktif Urus IMB Rumah Ibadah

Resmikan Gereja, Wali Kota Depok: Lurah dan Camat Akan Proaktif Urus IMB Rumah Ibadah

Megapolitan
Haris Azhar-Fatia Datangi Mapolda Metro Pakai Masker dengan Silang Merah, Pengacara: Artinya Ada Pembungkaman

Haris Azhar-Fatia Datangi Mapolda Metro Pakai Masker dengan Silang Merah, Pengacara: Artinya Ada Pembungkaman

Megapolitan
Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT, Polisi Periksa Mandor hingga Teman Korban

Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT, Polisi Periksa Mandor hingga Teman Korban

Megapolitan
Polisi: Karyawan JICT Tanjung Priok Lakukan Pungli agar Dapat Uang Tambahan

Polisi: Karyawan JICT Tanjung Priok Lakukan Pungli agar Dapat Uang Tambahan

Megapolitan
Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Pihak Luhut Tak Hadir

Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Pihak Luhut Tak Hadir

Megapolitan
Curi Motor yang Dipasangi GPS, Pria Ini Terlacak di Hotel, lalu Diseret dan Diamuk Massa

Curi Motor yang Dipasangi GPS, Pria Ini Terlacak di Hotel, lalu Diseret dan Diamuk Massa

Megapolitan
Pekerja yang Jatuh di Lokasi Proyek LRT di Kuningan Dilarikan ke Rumah Sakit

Pekerja yang Jatuh di Lokasi Proyek LRT di Kuningan Dilarikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Megapolitan
Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Megapolitan
Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Megapolitan
Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.