Kompas.com - 11/11/2020, 17:16 WIB
|


BEKASI, KOMPAS.com - Aksi dua maling terekam kamera CCTV ketika sedang mencoba mencongkel motor matic di klaster perumahan kawasan Jl H.Jebot Jatiluhur, Bekasi pada Rabu (11/11/2020).

Dalam video rekaman kamera CCTV yang viral di media sosial diketahui bahwa motor tersebut awalnya diparkir di rumah yang berada di dalam klaster.

Salah satu pelaku yang memakai helm terlihat masuk ke klaster perumahan dan coba mengambil motor tersebut. Sedangkan satu pelaku yang menggunakan motor tampak menunggu di depan gerbang sambil mengawasi kondisi sekeliling.

Baca juga: Polisi: Pencuri Motor yang Ditangkap di Tangerang Sudah Beraksi 50 Kali

Namun, sekuriti klaster tiba-tiba keluar dari pos dan berpapasan dengan maling tersebut. Lantaran aksinya tepergok, maling tersebut panik dan langsung mengeluarkan barang yang diduga senjata api.

Senjata api yang digenggamnya langsung diarahkan ke sekuriti selama beberapa detik. Tak lama setelah menodongkan senjata, pelaku langsung kabur bersama rekannya yang berjaga di depan gerbang.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Maling motor hampir berhasil membawa kabur sebuah motor nmax di daeran Pedurenan Jati Asih Bekasi pada pukul 04:50 dan ketauan security tersangka menodongkan senjata api, Rabu, 11/11/20 . . Source: @dendiirfansyah . . Update informasi terkini tentang Jakarta Pusat & Sekitarnya ??? ••••••••••••••••••••••••••••••••• Follow @info.jakartapusat Follow @info.jakartapusat Follow @info.jakartapusat •••••••••••••••••••••••••••••••••• . . #infojakartapusat #indonesia #dkijakarta #jakarta #jakartapusat #jakartabarat #jakartatimur #jakartaselatan #jakartautara #beritajakarta #jakartaterkini #jakartainfo #infojakarta #jakartainformasi #jktinfo #jakartaevent #jakartafood #jabodetabek #jakartabanget #jakartahits #explorejakarta #jakartaku #persija #jakartafotografi #repost #jakartatour #enjoyjakarta #sohibjakpus #infojakpus

A post shared by INFO JAKARTA PUSAT (@info.jakartapusat) on Nov 10, 2020 at 8:48pm PST

Mamat (40), selaku sekuriti yang ditodongkan senjata api mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 pagi tadi.

Kata Mamat, maling sudah sempat merusak lubang kunci dan membawa motor incarannya ke depan gerbang klaster.

Namun, katika maling belum sampai depan pagar, Mamat yang tidur di pos penjagaan terbangun dan menyadari ada orang lain yang menuntun motor milik penghuni klaster.

Mamat kemudian menghampiri maling tersebut.

Baca juga: Maling Beraksi di Rumah Polisi, Curi Senjata Api dan Barang Berharga

"Dia (maling) itu melihat saya, saya manggil doang, tapi dia langsung kabur. Dia (maling ) bilang ke temannya, 'Ada orangnya, ada orangnya'. Mereka langsung kabur," kata Mamat saat dikonfirmasi.

Mamat membenarkan bahwa maling sempat menodongkan senjata sebelum kabur dan meninggalkan motor matic yang sempat dituntunnya.

"Pas kabur masih megang senjata juga. Mereka kabur pakai motor matic," kata dia.

Mamat mengakui bahwa gerbang klaster kala itu tidak ditutup dengan baik. Karena itu, untuk menghindari peristiwa terulang, dirinya akan memperketat penjagaan wilayah kalster.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Metro Batal Rilis Hasil Penyelidikan Kasus Kematian Sekeluarga di Kalideres Senin Ini

Polda Metro Batal Rilis Hasil Penyelidikan Kasus Kematian Sekeluarga di Kalideres Senin Ini

Megapolitan
Polda Metro Rapat dengan Tim Ahli Bahas Hasil Penyelidikan Tewasnya Sekeluarga di Kalideres

Polda Metro Rapat dengan Tim Ahli Bahas Hasil Penyelidikan Tewasnya Sekeluarga di Kalideres

Megapolitan
Sosiolog: Butuh Pendekatan Non Keamanan untuk Berantas Narkoba di Kampung Bahari

Sosiolog: Butuh Pendekatan Non Keamanan untuk Berantas Narkoba di Kampung Bahari

Megapolitan
Penyelidikan Kasus 'Prank' Baim-Paula Lambat, Polres Jaksel: Penyidik yang Tahu Kendalanya

Penyelidikan Kasus "Prank" Baim-Paula Lambat, Polres Jaksel: Penyidik yang Tahu Kendalanya

Megapolitan
Heru Budi Bahas Persiapan Jakarta Jadi Tuan Rumah Pertemuan Pemimpin Ibu Kota Se-ASEAN 2023

Heru Budi Bahas Persiapan Jakarta Jadi Tuan Rumah Pertemuan Pemimpin Ibu Kota Se-ASEAN 2023

Megapolitan
Jakarta jadi Tuan Rumah Pertemuan Pemimpin Ibu Kota Se-ASEAN Tahun 2023

Jakarta jadi Tuan Rumah Pertemuan Pemimpin Ibu Kota Se-ASEAN Tahun 2023

Megapolitan
Kasus 'Prank' KDRT Naik ke Penyidikan, Baim Wong-Paula Masih Berstatus Saksi

Kasus "Prank" KDRT Naik ke Penyidikan, Baim Wong-Paula Masih Berstatus Saksi

Megapolitan
Terungkapnya Tabir Kematian Prada Indra lewat Hasil Otopsi, Limpa Rusak Akibat Serangan Benda Tumpul di Perut

Terungkapnya Tabir Kematian Prada Indra lewat Hasil Otopsi, Limpa Rusak Akibat Serangan Benda Tumpul di Perut

Megapolitan
Heru Budi Gelar Rapim di Balai Kota, Pejabat Pemprov DKI Kumpulkan Ponsel di Luar Ruangan

Heru Budi Gelar Rapim di Balai Kota, Pejabat Pemprov DKI Kumpulkan Ponsel di Luar Ruangan

Megapolitan
Peredaran Narkoba di Kampung Bahari, Sosiolog: Sudah Mendarah Daging, bahkan Jadi Mata Pencarian

Peredaran Narkoba di Kampung Bahari, Sosiolog: Sudah Mendarah Daging, bahkan Jadi Mata Pencarian

Megapolitan
Jadwal Konser dan Festival Musik di Jabodetabek Desember 2022

Jadwal Konser dan Festival Musik di Jabodetabek Desember 2022

Megapolitan
Jadwal Vaksinasi Covid-19 Dosis 1, 2, 3 dan 4 di Teras Kota Mal BSD Pekan Ini

Jadwal Vaksinasi Covid-19 Dosis 1, 2, 3 dan 4 di Teras Kota Mal BSD Pekan Ini

Megapolitan
Babak Baru Kasus 'Prank' Laporan KDRT, Polisi Buka Kemungkinan Periksa Baim-Paula Lagi

Babak Baru Kasus "Prank" Laporan KDRT, Polisi Buka Kemungkinan Periksa Baim-Paula Lagi

Megapolitan
Kantor Pinjol di Manado Digerebek karena Teror Sebar Data Nasabah, 'Debt Collector' dan Bos Jadi Tersangka

Kantor Pinjol di Manado Digerebek karena Teror Sebar Data Nasabah, "Debt Collector" dan Bos Jadi Tersangka

Megapolitan
Kasus 'Prank' Laporan KDRT Baim Wong-Paula Naik ke Penyidikan

Kasus "Prank" Laporan KDRT Baim Wong-Paula Naik ke Penyidikan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.