Air Kali Ciliwung Meluap, Permukiman di Kebon Pala Terendam Banjir

Kompas.com - 12/11/2020, 10:29 WIB
Banjir merendam kawasan Kebon Pala, RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020). Dokumentasi Kelurahan Kampung MelayuBanjir merendam kawasan Kebon Pala, RW 05, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan padat hunian di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung, Kamis pagi.

Ketinggian air sekitar 50 sentimeter.

"Air mulai masuk ke rumah-rumah jam 07.00 WIB, soalnya Bogor semalam siaga 2 banjir, di kami siaga 4," kata warga RT 011 RW 005 Kebon Pala, Jhoni, di Jakarta, seperti dikutip Antara.

Meski seluruh rumah di lokasi itu telah terendam banjir, namun penghuni memilih bertahan di lantai dua rumah.

Baca juga: Air Kali Ciliwung Meluap, Kebon Pala Terendam Banjir 1,5 Meter

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menginformasikan, tinggi muka air (TMA) di Sungai Sunter Hulu pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00 WIB atau siaga 4 dengan ketinggian 90 sentimeter.

Sungai Sunter Hulu yang menjadi pertemuan Kali Ciliwung di bagian sudut Kebon Pala mengalami peningkatan debit air setelah terjadi curah hujan yang tinggi di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Kebon Pala dan Bidara Cina Terendam Banjir akibat Luapan Ciliwung

Beberapa jam kemudian, air kiriman dari Katulampa melalui Kali Ciliwung tiba di Kebon Pala tepat pukul 07.00 WIB dan merendam rumah penduduk.

Lurah Kampung Melayu Setiawan mengatakan, banjir kali ini terjadi di RW 005, Kebon Pala, dengan jumlah penduduk sekitar 200 kepala keluarga.

"Kami sudah monitor situasi. Saat ini sedang dalam penanganan dan pendataan," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Minta Pemerintah Terbuka Soal Ketersediaan Daging Sapi

Pedagang Minta Pemerintah Terbuka Soal Ketersediaan Daging Sapi

Megapolitan
6 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Hari Ini, Total Sudah 40 Jenazah

6 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Hari Ini, Total Sudah 40 Jenazah

Megapolitan
Polisi Kesulitan Ungkap Indentias Perampok Minimarket yang Terekam CCTV di Ciputat

Polisi Kesulitan Ungkap Indentias Perampok Minimarket yang Terekam CCTV di Ciputat

Megapolitan
4 Jam Diperiksa Terkait Kasus Suaminya, Nindy Ayunda: Doakan Saja, Ya

4 Jam Diperiksa Terkait Kasus Suaminya, Nindy Ayunda: Doakan Saja, Ya

Megapolitan
Jadi Korban Pelecehan Seksual, Istri Isa Bajaj Lapor Polisi

Jadi Korban Pelecehan Seksual, Istri Isa Bajaj Lapor Polisi

Megapolitan
Raffi Ahmad Hadiri Pesta Setelah Vaksinasi Covid-19, Polisi Sebut Tak Ada Prokes yang Dilanggar

Raffi Ahmad Hadiri Pesta Setelah Vaksinasi Covid-19, Polisi Sebut Tak Ada Prokes yang Dilanggar

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Ada 2.563 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 19 Januari: Ada 2.563 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Ini 2 Harapan APDI di Tengah Lonjakan Harga

Pedagang Daging Jabodetabek Mogok Jualan, Ini 2 Harapan APDI di Tengah Lonjakan Harga

Megapolitan
Satu Pengasuh Positif Covid-19, Panti Asuhan di Depok Diisolasi

Satu Pengasuh Positif Covid-19, Panti Asuhan di Depok Diisolasi

Megapolitan
Asosiasi: 40 Persen Pedagang Daging Sapi di Jadetabek Gulung Tikar karena Harga Naik

Asosiasi: 40 Persen Pedagang Daging Sapi di Jadetabek Gulung Tikar karena Harga Naik

Megapolitan
DKI Jakarta Minta Pedagang Daging Tak Mogok Jualan: Kasihan Pelaku Usaha Kecil

DKI Jakarta Minta Pedagang Daging Tak Mogok Jualan: Kasihan Pelaku Usaha Kecil

Megapolitan
RS Hampir Penuh, IDI Jakarta: Sudah Diingatkan Sejak Sebelum Liburan

RS Hampir Penuh, IDI Jakarta: Sudah Diingatkan Sejak Sebelum Liburan

Megapolitan
Asisten Administrasi dan Umum Setda Kota Depok Meninggal akibat Covid-19

Asisten Administrasi dan Umum Setda Kota Depok Meninggal akibat Covid-19

Megapolitan
Para Pedagang Daging Sapi Berharap Diundang ke Istana

Para Pedagang Daging Sapi Berharap Diundang ke Istana

Megapolitan
40 Anak Panti di Pancoran Mas Depok Reaktif Tes Antigen, 1 Pengasuh Positif Covid-19

40 Anak Panti di Pancoran Mas Depok Reaktif Tes Antigen, 1 Pengasuh Positif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X