Pembangunan Waduk di Jakarta Utara Bisa Berfungsi Turunkan Suhu Panas hingga Ekowisata

Kompas.com - 12/11/2020, 11:15 WIB
Sejumlah petugas membersihkan sampah yang menggenangi Danau Sunter Utara, Selasa (27/2/2018) KOMPAS.COM/Ardito Ramadhan DSejumlah petugas membersihkan sampah yang menggenangi Danau Sunter Utara, Selasa (27/2/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan waduk di Utara Jakarta tak hanya untuk mencegah banjir tetapi juga punya manfaat lain.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara,  Cahyono Budi Setiawan mengatakan, waduk juga dapat menurunkan suhu udara yang panas di suatu wilayah dan bisa untuk tujuan ekowisata.

"Penurunan suhu, jadi suhu udara panas di wilayah itu akan turun ketika ada waduk dia cenderung sejuk karena ada air dan kalau di teori sih bisa menurunkan suhu 70 persen," kata Cahyono, Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Dana Penanganan Banjir 2021 Difokuskan untuk Pembebasan Lahan dan Pembangunan Waduk

Suku Dinas SDA Jakarta Utara saat ini sedang membenahi sistem aliran air di beberapa wilayah demi mencegah banjir besar seperti yang terjadi pada awal tahun ini.

Di Kecamatan Cilincing saat ini sedang dibangun dua waduk, yakni Waduk Belibis di Semper Barat dan Waduk Rawa Malang di Semper Timur.

Selain bisa menurunkan suhu, waduk juga akan menjadi tempat ekowisata yang bisa digunakan warga sekitar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Terus ekowisata, ini adalah wisata berbasis lingkungan, jadi bisa dalam konteks olahraga mungkin jogging, jalur sepeda dan sebagainya," ujar Cahyono.

"Nanti kalau dibangun ada hutannya kan ada naturalisasi. Mungkin nanti juga bisa ada budidaya ikan, wisata air kayak sepeda angsa dan lain-lain, mimpi besarnya seperti di Danau Sunter," ujar dia.

Dua waduk yang sedang dibangun masih dalam proses pengerjaan dan ditargetkan selesai pada Desember mendatang.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.