Ratusan Kilogram Narkoba Dimusnahkan, Polisi Sebut dari Jaringan Aceh dan Riau

Kompas.com - 12/11/2020, 15:21 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Pangdam Jaya TNI AD Mayjen TNI Dudung Abdurrachman di kawasan Budi Kemulian, Gambir, Jakarta Pusat,  Selasa (20/10/2020). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVAKapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Pangdam Jaya TNI AD Mayjen TNI Dudung Abdurrachman di kawasan Budi Kemulian, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya memusnahkan narkoba dari berbagai jenis hasil Operasi Nila yang digelar selama 14 hari terhitung sejak 19 Oktober hingga 2 November 2020.

Barang bukti yang dimusnakahkan adalah sabu seberat 190 kilogram, ganja 265 kilogram, bubuk ekstasi 18,51 gram dan tembakau gorila 8,16 kilogram, ekstasi 9.300 butir, happy five 572 butir, serta obat baya 193 butir.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, beberapa barang bukti seperti sabu dan ganja diamankan dari para pelaku jaringan Aceh dan Riau.

Diketahui, ada 330 tersangka yang ditangkap terdiri dari delapan orang bandar, 285 pengedar, dan 37 pemakai.

Baca juga: Tempat Hiburan Tutup, Polisi Sebut Peredaran Ekstasi Beralih ke Apartemen dan Hotel

"Jadi untuk jaringan, dari sekian banyak memang ada jaringan Aceh dan Riau," ujar Nana saat rilis pemusnahan narkoba di Polda Metro Jaya, Kamis.

Nana menjelaskan, di antara para pelaku ada yang mendapatkan barang haram tersebut dari luar dan dalam negeri untuk diedarkan di Jakarta.

"Mereka ada juga bawa sabu selundupan dari luar negeri masuk melalui Aceh, dan akan diedarkan ke Jakarta. Ganja mayoritas dari Aceh dan Sumut," ucapnya.

Namun, kata Nana, dari 330 tersangka yang ditangkap tidak ada yang berasal dari negara lain.

Mereka juga tidak ada yang ditembak karena tak ada yang melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan.

"Tidak ada yang dilakukan tindakan tegas terukur. Mereka tidak melakukan perlawanan, padahal cukup banyak, 330 orang," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Megapolitan
Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Megapolitan
Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Megapolitan
Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Megapolitan
Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Megapolitan
Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Megapolitan
Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Megapolitan
Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Megapolitan
Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Megapolitan
Polisi Tengah Usut Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Polisi Tengah Usut Pengeroyokan Sopir Ojol di Kebayoran Lama

Megapolitan
Kisah Perjuangan Ibu dan Bayi Positif Covid-19 Masuk ICU, Sempat Telepon 60 RS di Jabodetabek

Kisah Perjuangan Ibu dan Bayi Positif Covid-19 Masuk ICU, Sempat Telepon 60 RS di Jabodetabek

Megapolitan
Kasus Harian Covid Tembus di Angka 120, Rekor Tertinggi Sejak Pandemi di Kota Bogor

Kasus Harian Covid Tembus di Angka 120, Rekor Tertinggi Sejak Pandemi di Kota Bogor

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok | Kisah Ibu dan Bayi Positif Covid-19 yang Tak Kunjung Dapat RS

[POPULER JABODETABEK] Membandingkan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab vs Raffi Ahmad-Ahok | Kisah Ibu dan Bayi Positif Covid-19 yang Tak Kunjung Dapat RS

Megapolitan
Tawuran di Manggarai Dipicu Pelemparan Air Kencing dan Pemukulan Pedagang Angkringan

Tawuran di Manggarai Dipicu Pelemparan Air Kencing dan Pemukulan Pedagang Angkringan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X