Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER JABODETABEK] Pengungkapan Praktik Produksi Madu Palsu | Rencana Reuni PA 212 Saat PSBB Transisi

Kompas.com - 13/11/2020, 06:17 WIB
Rindi Nuris Velarosdela,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Banten mengungkap praktik pembuatan madu palsu di wilayah Kembangan, Jakarta Barat pada Rabu (4/11/2020). Seorang pria berinisial TM ditetapkan sebagai tersangka pembuatan madu palsu.

TM menyulap rumah kontrakan satu lantai menjadi pabrik yang memproduksi madu palsu. Kondisi rumahnya jauh dari higienis.

Pria yang sebelumnya berjualan mie itu bertugas membuat madu palsu, sementara pendistribuan madu palsu dilakukan oleh dua rekannya.

Kasubdit Indag 1 Ditreskrimsus Polda Banten, Doffie Fahlevi mengatakan, madu palsu yang diproduksi oleh TM dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan seperti sakit perut hingga muntah-muntah.

Berita pengungkapan produksi madu palsu di Kembangan itu menjadi berita terpopuler Megapolitan Kompas.com sepanjang Kamis kemarin.

Berita lainnya yang menjadi berita populer adalah pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang menyebut Jakarta sebagai kota amburadul hingga rencana reuni yang digelar PA 212 di Monas pada 2 Desember mendatang.

Berikut empat berita terpopuler Megapolitan Kompas.com sepanjang Kamis kemarin:

1. Tipuan Madu Palsu: Diproduksi di Pabrik Kotor dan Timbulkan Masalah Kesehatan

Polda Banten mengungkap praktik pemalsuan madu. Pelaku berinsial TM (35) ditangkap dengan sangkaan membuat madu palsu.

Pria yang sebelumnya berdagang mie itu ditangkap di tempat produksinya di wilayah Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (4/11/2020).

TM mengaku beralih profesi setelah permintaan madu meningkat di masa pandemi Covid-19.

Berbekal informasi yang ia peroleh dari lingkungan sekitarnya, TM memproduksi madu palsu. Sementara, untuk memasarkannya, ia dibantu oleh dua rekannya yang juga telah ditangkap.

Berdasarkan penjelasan Kasubdit Indag 1 Direktorar Reserse dan Kriminal Khusus Polda Banten, Doffie Fahlevi, madu yang diproduksi oleh TM dapat menimbulkan efek bagi kesehatan.

"Banyak warga Banten yang sakit perut setelah minum madu ini," ujar Doffie.
Baca selengkapnya di sini.

2. Ketika Megawati Sentil Jakarta sebagai Kota Amburadul...

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit, Ternyata Anak Kandung Sendiri

Polisi Tangkap Pembunuh Pedagang Perabot di Duren Sawit, Ternyata Anak Kandung Sendiri

Megapolitan
Diduga Korsleting, Bengkel Motor Sekaligus Rumah Tinggal di Cibubur Terbakar

Diduga Korsleting, Bengkel Motor Sekaligus Rumah Tinggal di Cibubur Terbakar

Megapolitan
Kardinal Suharyo Tegaskan Gereja Katolik Tak Sama dengan Ormas Keagamaan

Kardinal Suharyo Tegaskan Gereja Katolik Tak Sama dengan Ormas Keagamaan

Megapolitan
Ditawari Izin Tambang, Kardinal Suharyo: Itu Bukan Wilayah Kami

Ditawari Izin Tambang, Kardinal Suharyo: Itu Bukan Wilayah Kami

Megapolitan
Pemuda yang Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Pondok Aren Ditangkap Polisi

Pemuda yang Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Pondok Aren Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pengelola Rusunawa Marunda Lapor Polisi soal Penjarahan Sejak 2023

Pengelola Rusunawa Marunda Lapor Polisi soal Penjarahan Sejak 2023

Megapolitan
Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia: Waktu Singkat dan Enggan Naik Mobil Antipeluru

Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia: Waktu Singkat dan Enggan Naik Mobil Antipeluru

Megapolitan
Pedagang Perabot di Duren Sawit Tewas dengan Luka Tusuk

Pedagang Perabot di Duren Sawit Tewas dengan Luka Tusuk

Megapolitan
Tak Disangka, Grafiti Bikin Fermul Belajar Mengontrol Emosi

Tak Disangka, Grafiti Bikin Fermul Belajar Mengontrol Emosi

Megapolitan
Sambut Positif jika Anies Ingin Bertemu Prabowo, PAN: Konsep 'Winner Takes All' Tidak Dikenal

Sambut Positif jika Anies Ingin Bertemu Prabowo, PAN: Konsep "Winner Takes All" Tidak Dikenal

Megapolitan
Seniman Grafiti Ingin Buat Tembok Jakarta Lebih Berwarna meski Aksinya Dicap Vandalisme

Seniman Grafiti Ingin Buat Tembok Jakarta Lebih Berwarna meski Aksinya Dicap Vandalisme

Megapolitan
Kunjungan Paus ke Indonesia Jadi yang Kali Ketiga Sepanjang Sejarah

Kunjungan Paus ke Indonesia Jadi yang Kali Ketiga Sepanjang Sejarah

Megapolitan
Kardinal Suharyo: Kunjungan Paus Penting, tapi Lebih Penting Mengikuti Teladannya

Kardinal Suharyo: Kunjungan Paus Penting, tapi Lebih Penting Mengikuti Teladannya

Megapolitan
Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Indonesia, Diagendakan Mampir ke Istiqlal hingga GBK

Paus Fransiskus Akan Berkunjung ke Indonesia, Diagendakan Mampir ke Istiqlal hingga GBK

Megapolitan
Warga Langsung Padati CFD Thamrin-Bundaran HI Usai Jakarta Marathon

Warga Langsung Padati CFD Thamrin-Bundaran HI Usai Jakarta Marathon

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com