Ini Motif 2 Tersangka Penyebar Video Syur Mirip Artis GA di Media Sosial

Kompas.com - 13/11/2020, 17:41 WIB
Ilustrasi pornografi Thinkstock/AndreyPopovIlustrasi pornografi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkap motif dua tersangka penyebar video syur mirip artis GA.

Menurut Yusri, kedua tersangka berinisial PP dan MN memiliki tujuan yang sama.

Kepada polisi saat pemeriksaan dilakukan, mereka mengaku menyebarkan konten video syur mirip artis GA di Twitter demi meningkatkan followers.

"Awalnya adalah dia memang mendapatkan dari salah satu akun media sosial. Kemudian dia share secara masif. Untuk apa? Untuk menaikkan follower mereka," ujar Yusri kepada wartawan, Jumat (13/11/2020).

Baca juga: Polisi Tangkap Diduga Penyebar Video Syur Mirip Artis GA

Menurut Yusri, tujuan lain dari kedua tersangka setelah memiliki followers dalam jumlah banyak supaya mereka dapat mengikuti kuis berhadiah di media sosial.

"Kedua, untuk mengikuti give away atau kuis kalau follower-nya banyak. Itu pengakuan mereka," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, polisi menangkap PP dan MN, dua penyebar video syur mirip GA dengan masif di Twitter.

Saat ini, keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.

Baca juga: Polisi: Ada 2 Penyebar Video Syur Mirip Artis GA yang Ditangkap

Polisi pun masih melakukan pengembangan untuk mengetahui penyebar pertama dan pemeran di balik video tersebut.

Sebelumnya, artis GA kembali meramaikan dunia media sosial karena video syur yang disebut mirip dirinya mencuat.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusun Nagrak Terima 9 Pasien Covid-19 Setelah Dioperasikan Senin Sore

Rusun Nagrak Terima 9 Pasien Covid-19 Setelah Dioperasikan Senin Sore

Megapolitan
10 Jalan di Jakarta Disekat tetapi Ojol Masih Boleh Lewat

10 Jalan di Jakarta Disekat tetapi Ojol Masih Boleh Lewat

Megapolitan
Jalan Kemang Raya Ditutup, Polisi Pasang Water Barrier, Traffic Cone, dan Spanduk

Jalan Kemang Raya Ditutup, Polisi Pasang Water Barrier, Traffic Cone, dan Spanduk

Megapolitan
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Mafia Tanah 45 Hektare di Pinang

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Mafia Tanah 45 Hektare di Pinang

Megapolitan
Resmi Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Rusun Nagrak Dilengkapi 1 Poliklinik

Resmi Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Rusun Nagrak Dilengkapi 1 Poliklinik

Megapolitan
Polisi Selidiki Asal Airsoft Gun yang Digunakan Pencuri di Jatinegara

Polisi Selidiki Asal Airsoft Gun yang Digunakan Pencuri di Jatinegara

Megapolitan
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pungli di Pondok Aren Setelah Pedagang Mengeluh

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pungli di Pondok Aren Setelah Pedagang Mengeluh

Megapolitan
Kapolres Jakpus: Data Covid-19 Dinkes DKI Beda dengan Temuan di Lapangan

Kapolres Jakpus: Data Covid-19 Dinkes DKI Beda dengan Temuan di Lapangan

Megapolitan
Beredar Foto Truk Angkutan Jenazah Pasien Covid-19, Pemprov DKI: Kami Pakai Ambulans

Beredar Foto Truk Angkutan Jenazah Pasien Covid-19, Pemprov DKI: Kami Pakai Ambulans

Megapolitan
Jakarta Barat Target Vaksinasi 23.000 Orang Lebih per Hari

Jakarta Barat Target Vaksinasi 23.000 Orang Lebih per Hari

Megapolitan
Klaster Covid-19 di Gandaria Selatan, Berawal dari Suami Istri Mudik ke Pekalongan

Klaster Covid-19 di Gandaria Selatan, Berawal dari Suami Istri Mudik ke Pekalongan

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Kian Meningkat, Warga Diminta Olahraga di Rumah

Kasus Covid-19 di Jakarta Kian Meningkat, Warga Diminta Olahraga di Rumah

Megapolitan
84 RT di Jakbar yang Masuk Zona Oranye Diminta Terapkan Micro Lockdown

84 RT di Jakbar yang Masuk Zona Oranye Diminta Terapkan Micro Lockdown

Megapolitan
RSU Serpong Utara Beroperasi Terbatas, Ada 25 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

RSU Serpong Utara Beroperasi Terbatas, Ada 25 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Tiga Pasar di Jakarta Barat Ditutup 2 Minggu

Kasus Covid-19 Melonjak, Tiga Pasar di Jakarta Barat Ditutup 2 Minggu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X