Kadin DKI: Banyaknya Aksi Demonstrasi Bikin Pengusaha Takut

Kompas.com - 13/11/2020, 20:57 WIB
Sejumlah organisasi buruh melaksanakan aksi di depan Gedung DPR, pada Senin (9/11/2020). Aksi dilaksanakan untuk menuntut dibatalkannya UU no. 11 tahun 2020. Kompas.com/Sonya Teresa Sejumlah organisasi buruh melaksanakan aksi di depan Gedung DPR, pada Senin (9/11/2020). Aksi dilaksanakan untuk menuntut dibatalkannya UU no. 11 tahun 2020.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Kamar Dagang dan Industri ( Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi mengatakan salah satu kekhawatiran para pengusaha saat ini adalah aksi demonstrasi yang marak di DKI Jakarta.

Dia mengatakan, banyaknya aksi demonstrasi membuat pengusaha berpikir dua kali untuk membuka usaha mereka di tengah ketidakpastian keamanan akibat demonstrasi.

"Karena memengaruhi stabilitas ekonomi juga sehingga kita takut untuk melakukan kegiatan. Kita tutup kantor-kantornya atau toko-tokonya, itu kan memengaruhi," ujar Diana melalui sambungan telepon, Jumat (13/11/2020).

Baca juga: Dilaporkan Tambah Saham di PT Delta Jakarta, Pemprov DKI Bantah

Diana mengatakan, itulah sebabnya Kadin sendiri yang mengusulkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dilakukan secara asimetris.

Karena memang dinilai masih ada pengusaha yang pertumbuhan usahanya meningkat di tengah pandemi Covid-19 dan bisa menaikkan UMP.

"Salah satunya kami mengusulkan kemarin kenaikan UMP, kondisi pekerja sedang dalam keadaan demo untuk (UU Cipta Kerja) memperjuangkan haknya, di satu sisi mau tahun 2021 UMP-nya tidak naik gitu," tutur Diana.

Dia juga meminta agar Pemprov DKI Jakarta bisa berkoordinasi dengan pihak terkait agar aksi demonstrasi bisa dikendalikan dan tidak membuat ketidakpastian di sektor usaha.

"Sebagai pemprov mempunyai hak memberikan izin untuk demo. Ada koordinasi lah dengan pihak terkait, mungkin peserta demo dibatasi agar tidak terlalu banyak," kata Diana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Modus Para Pencuri di Kawasan Perumahan di Tangsel

Ini Modus Para Pencuri di Kawasan Perumahan di Tangsel

Megapolitan
Dituduh Gelapkan Aset Rp 30 Miliar, Pemilik Perusahaan Culik dan Aniaya Direktur

Dituduh Gelapkan Aset Rp 30 Miliar, Pemilik Perusahaan Culik dan Aniaya Direktur

Megapolitan
Museum dan Gedung Pertunjukan Seni Budaya di Jakarta Mulai Dibuka Lagi

Museum dan Gedung Pertunjukan Seni Budaya di Jakarta Mulai Dibuka Lagi

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Sita 144 Ton Ganja dari Ladang di Mandailing Natal

Polres Jakarta Barat Sita 144 Ton Ganja dari Ladang di Mandailing Natal

Megapolitan
Fakta Pelecehan oleh Lurah di Bekasi, Pelaku Sebut Bercanda hingga Korban Mengaku Dikunci

Fakta Pelecehan oleh Lurah di Bekasi, Pelaku Sebut Bercanda hingga Korban Mengaku Dikunci

Megapolitan
Hari Ini, 86 Aparat Polres Jakbar Terima Vaksinasi Covid-19

Hari Ini, 86 Aparat Polres Jakbar Terima Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Jalani Vaksinasi, Target 4.300 Orang

Pedagang Pasar Induk Kramatjati Jalani Vaksinasi, Target 4.300 Orang

Megapolitan
Soal Hasil Kajian Penjualan Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI: Begitu Ada Permintaan Resmi, Kami Kirim

Soal Hasil Kajian Penjualan Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI: Begitu Ada Permintaan Resmi, Kami Kirim

Megapolitan
LRT Jakarta Buka Lowongan Pekerjaan untuk 12 Posisi, Ini Panduan Cara Mendaftar

LRT Jakarta Buka Lowongan Pekerjaan untuk 12 Posisi, Ini Panduan Cara Mendaftar

Megapolitan
Pencuri di Perumahan Mewah di Tangsel Ditembak Polisi, Satu Pelaku Kabur

Pencuri di Perumahan Mewah di Tangsel Ditembak Polisi, Satu Pelaku Kabur

Megapolitan
Pemprov DKI Enggan Komentari Status Lahan Rumah DP Rp 0 Terkait Dugaan Korupsi

Pemprov DKI Enggan Komentari Status Lahan Rumah DP Rp 0 Terkait Dugaan Korupsi

Megapolitan
Direktur Diculik Pemilik Perusahaan, Korban Dianiaya dan Disuruh Minum Air Kencing

Direktur Diculik Pemilik Perusahaan, Korban Dianiaya dan Disuruh Minum Air Kencing

Megapolitan
Polisi Tangkap 9 Anggota Mafia Tanah yang Ancam Warga di Kemayoran

Polisi Tangkap 9 Anggota Mafia Tanah yang Ancam Warga di Kemayoran

Megapolitan
Tak Ada Ganjil Genap di Kota Bogor Saat Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Tak Ada Ganjil Genap di Kota Bogor Saat Libur Panjang Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Komunitas Pesepeda Sebut Masih Ada Jalur Sepeda Kurang Layak di Jakarta

Komunitas Pesepeda Sebut Masih Ada Jalur Sepeda Kurang Layak di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X