Pengembangan Agroeduwisata di Lanud Halim Perdanakusuma Tak Akan Ganggu Penerbangan

Kompas.com - 15/11/2020, 07:19 WIB
Tepat pukul 14.10 WIB seluruh pesawat TNI AU yang mengakut sebagian WNI dari Wuhan dan 47 tim penjemput sudahbtake off dari Bandara Lanud Raden Sadjad menuju ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Dan diperkirakan akan tiba di Halim Perdana Kusuma 15.10 WIB, Sabtu (15/2/2020). SCREENSHOT VIDEO PENERBANGANTepat pukul 14.10 WIB seluruh pesawat TNI AU yang mengakut sebagian WNI dari Wuhan dan 47 tim penjemput sudahbtake off dari Bandara Lanud Raden Sadjad menuju ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Dan diperkirakan akan tiba di Halim Perdana Kusuma 15.10 WIB, Sabtu (15/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Penerangan Landasan Udara Halim Perdanakusuma Mayor Rizwar menyatakan bahwa pengembangan kawasan agroeduwisata di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, tidak akan mengganggu aktivitas penerbangan.

"Untuk area (yang akan dijadikan kawasan agroeduwisata) masih di lingkungan Lanud, yang jelas tidak akan mengganggu penerbangan," kata Rizwar kepada Kompas.com, Sabtu (14/11/2020).

Hal yang sama juga diungkapkan Executive General Manager Bandara Halim Perdanakusuma, Nandang Sukarna.

"Kawasan agroeduwisata nantinya di wilayah Lanud, kalau bandara berada di pangkalan udara TNI AU. Jadi beda wilayah," ucap Nandang.

Baca juga: Apa Mungkin Lanud Halim Perdanakusuma Dapat Dijadikan Kawasan Agroeduwisata?

Konsep kawasan agroeduwisata di Lanud masih dalam proses pematangan, termasuk menentukan apakah nantinya akan memanfaatkan hutan kota di sekitar wilayah tersebut.

"Akan ada proses lebih lanjut sehingga dapat ditentukan mulai dari lokasi, desain, akses, dan sebagainya," ujar Rizwar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebelumnya menginginkan lahan persawahan yang ada di Landasan Udara Halim Perdanakusuma dijadikan kawasan agroeduwisata.

Riza meminta Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta untuk mendesain lebih detail rencana pembuatan agroeduwisata di lahan Lanud Halim Perdanakusuma.

"DKPKP akan membuat dulu konsepnya," tutur pria yang akrab disapa Ariza itu dalam keterangan tertulis, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Sulap Sawah Lanud Halim Perdanakusuma Jadi Agroeduwisata, DKPKP DKI Akan Berunding dengan TNI AU

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (DKPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan bahwa pihaknya perlu berunding dengan TNI Angkatan Udara yang memiliki wewenang atas wilayah Lanud Halim Perdanakusuma.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disdik DKI: 6 Sekolah yang Gelar PTM Ditutup karena Ada Temuan Kasus Covid-19

Disdik DKI: 6 Sekolah yang Gelar PTM Ditutup karena Ada Temuan Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasudin PPKUKM Jakarta Pusat Optimistis Bazzar Kecamatan Buka Peluang Usaha

Kasudin PPKUKM Jakarta Pusat Optimistis Bazzar Kecamatan Buka Peluang Usaha

Megapolitan
43 Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur akibat Covid-19

43 Anggota Ditlantas Polda Metro Jaya Gugur akibat Covid-19

Megapolitan
Pemprov Banten Umumkan Desain Baru Tugu Pamulang, Wali Kota Tangsel: Jangan Bagus di Gambar Saja

Pemprov Banten Umumkan Desain Baru Tugu Pamulang, Wali Kota Tangsel: Jangan Bagus di Gambar Saja

Megapolitan
Bahas APBD Perubahan, Pemkot Bekasi Anggarkan Rp 458 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Bahas APBD Perubahan, Pemkot Bekasi Anggarkan Rp 458 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Simpang Mampang Sering Banjir, Wawalkot Depok: Karena Warga Masih Buang Sampah ke Kali

Simpang Mampang Sering Banjir, Wawalkot Depok: Karena Warga Masih Buang Sampah ke Kali

Megapolitan
Lokasi Ganjil Genap Jakarta Selama PPKM Level 3

Lokasi Ganjil Genap Jakarta Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Pemprov DKI Tak Lanjutkan Penyaluran Bansos Tunai

Pemprov DKI Tak Lanjutkan Penyaluran Bansos Tunai

Megapolitan
Pemprov DKI Bangun Monumen Pahlawan Bangsa di TPU Karet Bivak

Pemprov DKI Bangun Monumen Pahlawan Bangsa di TPU Karet Bivak

Megapolitan
Tangsel Catat 73 Kasus Kekerasan Anak sejak Januari 2021, Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

Tangsel Catat 73 Kasus Kekerasan Anak sejak Januari 2021, Mayoritas Pelaku Orang Terdekat Korban

Megapolitan
Semula Rp 85.000, Tarif Tes Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Semula Rp 85.000, Tarif Tes Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Megapolitan
Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Megapolitan
Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Umum?

Kapan Monas Dibuka Kembali untuk Umum?

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya 2021 Digelar, Polisi Sebut 400-500 Pelanggar Ditindak Per Hari

Operasi Patuh Jaya 2021 Digelar, Polisi Sebut 400-500 Pelanggar Ditindak Per Hari

Megapolitan
Pemkot: Belasan Situ Berubah Jadi Perumahan Saat Depok Masih Bagian Kabupaten Bogor

Pemkot: Belasan Situ Berubah Jadi Perumahan Saat Depok Masih Bagian Kabupaten Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.