Pedagang Cilok Temukan Jenazah Perempuan Tanpa Identitas di Dalam Sumur

Kompas.com - 16/11/2020, 07:58 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCK Ilustrasi.

DEPOK, KOMPAS.com - Sesosok jenazah perempuan tanpa identitas ditemukan di dalam sumur di Jalan Baru Kampung Lio, Gang Semangat, Pancoran Mas, Depok, Minggu (15/11/2020) kemarin.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pancoran Mas, Iptu Hendra mengatakan bahwa jenazah itu ditemukan oleh tiga pedagang cilok jelang pagi hari.

"Pertama-tama, saksi bernama Enjang sekitar pukul 04.30 akan melaksanakan wudhu untuk shalat subuh menggunakan sumur umum di lingkungan itu, kemudian tidak jadi karena melihat air keruh," ungkap Hendra melalui keterangannya kepada wartawan, Senin (16/11/2020) pagi.

Sepuluh menit berselang, rekannya bernama Awang mandi dan wudhu menggunakan air sumur tersebut.

Baca juga: Sopir Hilang Kendali, Perempuan Tanpa Identitas Tewas Tertabrak Saat Menyeberang Jalan

Pukul 05.00, Awang hendak membuat kopi dengan air sumur itu sebagaimana yang selalu ia lakukan saban pagi, namun batal.

"Karena informasi dari Enjang, ada sesuatu di dalam sumur. Kemudian Awang bersama saksi lain bernama Ison melihat menggunakan senter dan diduga ada sesorang yang berada di dalam sumur," ujar Hendra.

Akhirnya, ketiga pedagang cilok itu melapor kepada bos mereka, Uus, sebelum akhirnya mereka menghubungi Polsek Pancoran Mas.

Polisi yang menerima kabar tersebut melakukan pemeriksaan di lokasi.

"Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," kata Hendra.

Saat ini, jenazah tanpa identitas tersebut dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kala Pemprov DKI Sebut Okupansi RS Covid-19 di DKI Menipis karena Warga Non-Jakarta

Kala Pemprov DKI Sebut Okupansi RS Covid-19 di DKI Menipis karena Warga Non-Jakarta

Megapolitan
Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Pengacara Tak Punya Surat Kuasa, Raffi Ahmad Dinilai Tak Serius Jalani Sidang

Megapolitan
Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Sidang Perdana Raffi Ahmad Ditunda karena Pengacara Tak Punya Surat Kuasa

Megapolitan
Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Aksi Pencuri di Rumah Kontrakan Koja Terekam CCTV, 2 Motor Raib

Megapolitan
Epidemiolog Sebut Penggunaan GeNose untuk Tes Covid-19 Terburu-buru dan Tabrak Prosedur

Epidemiolog Sebut Penggunaan GeNose untuk Tes Covid-19 Terburu-buru dan Tabrak Prosedur

Megapolitan
Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

Korsleting, Mobil Toyota Corolla DX Terbakar di Depan Rumah Cilandak

Megapolitan
Saat Anies Diminta Mundur oleh Kader Partai Pengusungnya

Saat Anies Diminta Mundur oleh Kader Partai Pengusungnya

Megapolitan
27 RS Menunggu Stok Plasma Kovalesen di PMI Kabupaten Bekasi

27 RS Menunggu Stok Plasma Kovalesen di PMI Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Jadi Syarat Naik Kereta, Apa Beda GeNose, Rapid Test, dan Swab?

Jadi Syarat Naik Kereta, Apa Beda GeNose, Rapid Test, dan Swab?

Megapolitan
Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Cerita Dokter di RS Wisma Atlet, Jungkir Balik karena Klaster Liburan...

Megapolitan
3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

3 Fakta Kasus Prostitusi Anak, Muncikari Jual 4 Korban hingga Kronologi Penangkapan

Megapolitan
Saat Ini Ada 4.826 Pasien Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Saat Ini Ada 4.826 Pasien Covid-19 di Depok, Ini Sebaran Kelurahannya

Megapolitan
4 Fakta Seputar Penangkapan Komplotan Perampok Minimarket di Ciputat

4 Fakta Seputar Penangkapan Komplotan Perampok Minimarket di Ciputat

Megapolitan
Dalam 2 Pekan, 8.000 Tenaga Kesehatan di Jakpus Disuntik Vaksin

Dalam 2 Pekan, 8.000 Tenaga Kesehatan di Jakpus Disuntik Vaksin

Megapolitan
Tersangka Terakhir yang Membegal Perwira Marinir di Medan Merdeka Selatan Ditangkap

Tersangka Terakhir yang Membegal Perwira Marinir di Medan Merdeka Selatan Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X