Kompas.com - 16/11/2020, 22:08 WIB
Swab test para pencari suaka politik di kawasan Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. WARTA KOTA/Rizki AmanaSwab test para pencari suaka politik di kawasan Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Seorang warga negara asing (WNA) pencari suaka asal Afganistan yang tengah hamil kini menjalani perawatan di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan.

Dia dirawat di pusat karantina milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan karena dinyatakan positif Covid-19, namun tidak bisa dirujuk ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Koordinator Bidang Penanganan Satgas Covid-19 Tangerang Selatan Suhara Manulang menjelaskan, WNA perempuan tersebut merupakan satu dari 24 pencari suaka yang dinyatakan positif Covid-19, setelah dilakukan swab test massal di pengungsian.

Baca juga: Menunggu Hasil Swab Test, 103 WNA Pencari Suaka di Tangsel Diminta Isolasi Mandiri

Sebanyak 17 di antaranya langsung dirujuk ke Wisma Atlet Kemayoran. Sementara tujuh lainnya menjalani isolasi mandiri di tempat pengungsian pencari suaka di kawasan Pisangan, Tangerang.

"17 dirujuk ke Wisma Atlet yang tujuh lainnya karantina mandiri di penampungan. Nah nyatanya dari 17 orang yang dirujuk terdapat satu ibu hamil 25 minggu," ujar Suhara saat dikonfirmasi, Senin (16/11/2020) malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Suhara, WNA yang positif Covid-19 dalam keadaan hamil tersebut tidak dapat dirujuk ke RSD Wisma Atlet karena tidak ada dokter spesialis kebidanan di rumah sakit darurat tersebut.

Baca juga: UPDATE 16 November: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 65, Totalnya Kini 2.206

Pencarian suaka asal Afganistan itu pun akhirnya dialih rawat untuk sementara waktu di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan.

"Karena tidak ada dokter spesialis kebidanan, makanya kami alih rawat dulu di Rumah Lawan Covid-19. Dia masuk Jumat (13/11/2020) malam," kata Suhara.

Suhara menambah bahwa saat ini WNA terkonfirmasi positif itu masih akan menjalani perawatan di Rumah Lawan Covid-19 dan dipantau kondisi kehamilannya.

"Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 sambil kami berkoordinasi dengan pihak yang bertanggungjawab atas WNA ini dan juga Kesbangpol. Tapi tetap kami pantau kehamilannya," pungkasnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Petugas Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

Tiga Petugas Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

Megapolitan
Anies Klaim Dunia Tercengang Melihat Penanganan Covid-19 di Indonesia

Anies Klaim Dunia Tercengang Melihat Penanganan Covid-19 di Indonesia

Megapolitan
Hari Ini, SKD CPNS Formasi 2021 di Kota Tangerang Mulai Dilaksanakan

Hari Ini, SKD CPNS Formasi 2021 di Kota Tangerang Mulai Dilaksanakan

Megapolitan
1.554 Warga Bekasi Terserang DBD Sejak Januari hingga Agustus 2021

1.554 Warga Bekasi Terserang DBD Sejak Januari hingga Agustus 2021

Megapolitan
Wagub DKI Akui Besaran Commitment Fee Formula E di Jakarta Berbeda dengan Kota Lain

Wagub DKI Akui Besaran Commitment Fee Formula E di Jakarta Berbeda dengan Kota Lain

Megapolitan
Dibayar Rp 60 Juta, 2 Kurir Sabu Gunakan Upahnya untuk Beli Narkoba

Dibayar Rp 60 Juta, 2 Kurir Sabu Gunakan Upahnya untuk Beli Narkoba

Megapolitan
Jambret Pesepeda di Taman Sari Jakarta Barat Ditangkap di Palembang

Jambret Pesepeda di Taman Sari Jakarta Barat Ditangkap di Palembang

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya Digelar Mulai Hari Ini, Berikut 4 Sasaran Penindakan

Operasi Patuh Jaya Digelar Mulai Hari Ini, Berikut 4 Sasaran Penindakan

Megapolitan
Kedubes Terima Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal

Kedubes Terima Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal

Megapolitan
Polisi: 2 Kurir yang Bawa 2 Kilogram Sabu-sabu Dibayar Rp 60 Juta

Polisi: 2 Kurir yang Bawa 2 Kilogram Sabu-sabu Dibayar Rp 60 Juta

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Akui Pemulihan Krisis Ekonomi Bikin Mobilitas Warga Meningkat

Wali Kota Tangerang Akui Pemulihan Krisis Ekonomi Bikin Mobilitas Warga Meningkat

Megapolitan
Dua Hari Gelar Gebyar Vaksin Tahap Empat, Kecamatan Bojongsari Depok Vaksinasi 774 Orang

Dua Hari Gelar Gebyar Vaksin Tahap Empat, Kecamatan Bojongsari Depok Vaksinasi 774 Orang

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Kurir Narkoba, Barang Bukti 2 Kilogram Sabu

Polisi Tangkap 2 Kurir Narkoba, Barang Bukti 2 Kilogram Sabu

Megapolitan
4 Begal Ojol di Bintaro Ditangkap, Pelaku Lain Masih Buron

4 Begal Ojol di Bintaro Ditangkap, Pelaku Lain Masih Buron

Megapolitan
LPSK Datangi Rumah Korban Pelecehan Seksual di KPI, Kuasa Hukum Sebut Semoga Itu Bisa Jadi Obat Penenang

LPSK Datangi Rumah Korban Pelecehan Seksual di KPI, Kuasa Hukum Sebut Semoga Itu Bisa Jadi Obat Penenang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.