Kompas.com - 18/11/2020, 20:25 WIB
Kantor Kelurahan Petamburan ditutup karena Lurah Petamburan Setiyanto dinyatakan positif Covid-19. Penutupan dilakukan selama tiga hari, dimulai dari Rabu (18/11/2020) hari ini sampai Jumat (20/11/2020). Dok Kelurahan PetamburanKantor Kelurahan Petamburan ditutup karena Lurah Petamburan Setiyanto dinyatakan positif Covid-19. Penutupan dilakukan selama tiga hari, dimulai dari Rabu (18/11/2020) hari ini sampai Jumat (20/11/2020).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 15 pegawai di lingkungan Kelurahan Petamburan, Jakarta Pusat menjalani tes swab atau tes usap setelah Lurah Petamburan, Setiyanto, dinyatakan positif Covid-19.

Camat Tanah Abang, Yassin Pasaribu mengatakan, para pegawai yang menjalani tes usap itu adalah mereka yang melakukan kontak erat dengan Setiyanto dalam waktu dua pekan terakhir.

"Tadi sudah dilakukan tracking kepada seluruh pegawai, satpol PP, babinsa. (Ada) 15 orang tadi sudah swab di Puskesmas kecamatan," kata Yassin, Rabu (18/11/2020).

Yassin mengatakan, masih ada sejumlah pegawai yang juga melakukan kontak erat dengan Setiyanto tetapi belum dites usap karena berhalangan.

Baca juga: Camat: Lurah Petamburan Positif Covid-19 Bukan karena Acara Rizieq Shihab

"Belum semuanya karena masih WFH (work from home)," ujar dia.

Yassin memperkirakan, hasil tes swab akan keluar pada Jumat lusa. Selain melakukan penelusuran kontak dan testing, Yassin mengatakan pihaknya juga sudah melakukan sterilisasi kantor kelurahan dengan disinfektan.

Kantor Kelurahan Petamburan akan ditutup sampai Jumat lusa untuk penyemprotan disinfektan.

"Untuk sementara digunakan layanan drop box. Jadi warga yang datang bisa menaruh berkasnya di situ," ujarnya.

Setiyanto diketahui reaktif Covid-19 setelah menjalani tes cepat antigen pada Selasa kemarin. Tes itu dilakukan sebelum ia memenuhi undangan penyelidikan di Polda Metro Jaya.

Polisi semula memanggil Setiyanto terkait kerumunan massa di acara Maulid Nabi sekaligus pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan. Namun pemeriksaan itu ditunda karena Setiyanto reaktif Covid-19.

Setiyanto kemudian menjalani tes swab dan dinyatakan positif Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahannya Mau Diserbot, Yayasan Carolus Laporkan Sejumlah Oknum Aparat ke Pihak Berwenang

Lahannya Mau Diserbot, Yayasan Carolus Laporkan Sejumlah Oknum Aparat ke Pihak Berwenang

Megapolitan
Pengemudi Bus di Terminal Kalideres Keluhkan Adanya Larangan Mudik

Pengemudi Bus di Terminal Kalideres Keluhkan Adanya Larangan Mudik

Megapolitan
2 Hari Operasi Keselamatan Jaya, 744 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Polda Metro

2 Hari Operasi Keselamatan Jaya, 744 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Polda Metro

Megapolitan
Terminal Pulo Gebang Tak Akan Kurangi Jumlah PO Bus Selama Periode Larangan Mudik Lebaran

Terminal Pulo Gebang Tak Akan Kurangi Jumlah PO Bus Selama Periode Larangan Mudik Lebaran

Megapolitan
Wagub DKI Akan Cek Status Rumah Menlu Pertama RI yang Dijual

Wagub DKI Akan Cek Status Rumah Menlu Pertama RI yang Dijual

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Tak Ada Temuan Kasus Covid-19 Selama Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Wagub DKI Sebut Tak Ada Temuan Kasus Covid-19 Selama Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Kejari Dalami Dugaan Korupsi yang Diungkap Petugas Damkar Depok

Kejari Dalami Dugaan Korupsi yang Diungkap Petugas Damkar Depok

Megapolitan
Disparekraf DKI: Restoran Tidak Boleh Tampilkan Pertunjukan DJ Selama Ramadhan

Disparekraf DKI: Restoran Tidak Boleh Tampilkan Pertunjukan DJ Selama Ramadhan

Megapolitan
Hari Pertama Ramadhan, Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Sepi Pengunjung

Hari Pertama Ramadhan, Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Sepi Pengunjung

Megapolitan
[Update 13 April]: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Bertambah 828

[Update 13 April]: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Bertambah 828

Megapolitan
Jadwal Azan Subuh di Kota Bekasi Selama Ramadhan 2021

Jadwal Azan Subuh di Kota Bekasi Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Soal Varian Baru Virus Corona, Dinkes DKI: Enggak Mungkin Enggak Ada di Jakarta

Soal Varian Baru Virus Corona, Dinkes DKI: Enggak Mungkin Enggak Ada di Jakarta

Megapolitan
Listrik di Sejumlah Titik di Pasar Minggu Masih Padam

Listrik di Sejumlah Titik di Pasar Minggu Masih Padam

Megapolitan
Jadwal Azan Subuh di Tangerang Raya Selama Ramadhan 2021

Jadwal Azan Subuh di Tangerang Raya Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Jadwal Azan Subuh di Kota Depok Selama Ramadhan 2021

Jadwal Azan Subuh di Kota Depok Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X