Kompas.com - 19/11/2020, 06:00 WIB
Gambar 7 Submenu 2021 Pemprov DKI JakartaGambar 7 Submenu 2021
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan November tahun lalu menjanjikan adanya smart system e-budgeting yang akan memberikan transparansi pembahasan anggaran kepada publik.

Janji tersebut diucapkan Anies akhir tahun lalu ketika terjadi kejanggalan anggaran yang menurutnya terjadi karena sistem tidak bagus.

Dia juga menjanjikan, smart system e-budgeting yang dibuat di sisa masa kepemimpinannya akan memberikan akses partisipasi publik dengan menambah kolom komentar.

Kini janji tersebut terealisasi di laman smartapbddev2.jakarta.go.id, tetapi tidak semua orang bisa mengakses situs yang digadang-gadang menjadi tempat pemantauan anggaran yang dikelola oleh DKI Jakarta.

Baca juga: Menanti Smart E-Budgeting ala Anies untuk Saring Anggaran Janggal...

Lantas, seperti apa sistem yang digadang-gadang akan menjadi tempat hilir mudik informasi anggaran Provinsi DKI Jakarta tersebut?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas.com mencoba melihat secara lebih detail sistem yang dikatakan smart oleh Gubernur DKI Jakarta tersebut dengan masuk mendaftar sebagai warga DKI Jakarta yang diakses pada 18 November 2020 pukul 21.19 WIB.

Syarat untuk mengakses fitur smart budgeting lebih dalam, pengguna wajib untuk mendaftar terlebih dahulu dengan empat pilihan kategori.

Ketika mengajukan pendaftaran, empat pilihan kategori tersebut yaitu menggunakan identitas Warga DKI Jakarta, atau Identitas Warga DKI berdomisili di luar Jakarta, atau Warga Negara Asing, dan terakhir pilihan mendaftar sebagai ASN Pemda DKI Jakarta.

Gambar 1 Kolom Pendaftaran untuk akses masuk laman smart e-budgeting DKI JakartaPemprov DKI Jakarta Gambar 1 Kolom Pendaftaran untuk akses masuk laman smart e-budgeting DKI Jakarta

Saat dipilih sebagai Warga DKI, kolom akan otomatis meminta Nomor Induk Kependudukan, Email, Kata Sandi, dan Nomor Kartu Keluarga.

Sampai di sini tidak ada gangguan atau hal janggal yang terjadi. Proses verifikasi termasuk cepat dan dilakukan melalui e-mail yang didaftarkan di kolom sebelumnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6.796 Nakes di Tangsel Belum Dapat Jatah Vaksin Booster

6.796 Nakes di Tangsel Belum Dapat Jatah Vaksin Booster

Megapolitan
Pengakuan Debt Collector Pinjol Edit Foto Nasabah Jadi Pornografi Saat Tagih Utang

Pengakuan Debt Collector Pinjol Edit Foto Nasabah Jadi Pornografi Saat Tagih Utang

Megapolitan
Alasan Polisi Jerat 6 Pegawai Pinjol Ilegal di Cengkareng Pakai UU ITE dan Pornografi

Alasan Polisi Jerat 6 Pegawai Pinjol Ilegal di Cengkareng Pakai UU ITE dan Pornografi

Megapolitan
20 Kios Pasar Kayu Jati Rawamangun Terbakar

20 Kios Pasar Kayu Jati Rawamangun Terbakar

Megapolitan
Anies Sebut Tengah Cari Skema Dana Sarana dan Prasarana LRT Fase 2A

Anies Sebut Tengah Cari Skema Dana Sarana dan Prasarana LRT Fase 2A

Megapolitan
UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 39 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Hujan Lebat di Bogor, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Megapolitan
Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Gagalkan Sejumlah Tawuran, Polisi: Kami Patroli Benar-benar Sampai Pagi

Megapolitan
PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

PPKM Kota Bogor Turun ke Level 2, Bima Arya Bersyukur

Megapolitan
UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 19 Oktober: Tambah 9 Kasus Covid-19 di Tangsel, 105 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Dishub Kota Tangerang: Jumlah Penumpang Angkot Tak Sampai 50 Persen

Megapolitan
Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Taman Kota di Bogor Belum Dibuka meski Status PPKM Sudah Level 2

Megapolitan
Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Polisi Usut 11 Perusahaan Pinjol Diduga Ilegal di Jakbar

Megapolitan
Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Tawuran Sering Direncanakan Lewat Medsos, Polisi Akan Identifikasi Akun

Megapolitan
Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Tak Ada Pasien Covid-19 Tiga Hari Terakhir, Tempat Isoman Wisma Makara UI Ditutup

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.