Besok, Irjen Nana Sudjana Serahkan Jabatan Kapolda Metro Jaya ke Irjen Fadil Imran

Kompas.com - 19/11/2020, 14:35 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat memberikan sambutan dalam acara panen raya tanaman palawija di Kampung Ledug, Kecamatan Jatiuwung, Tangerang, Kamis (19/11/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaKapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat memberikan sambutan dalam acara panen raya tanaman palawija di Kampung Ledug, Kecamatan Jatiuwung, Tangerang, Kamis (19/11/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana akan melakukan serah terima jabatan dengan Irjen Muhammad Fadil Imran, Jumat (20/11/2020) besok.

Hal tersebut diungkapkan Nana ketika melakukan kunjungan sekaligus panen raya tanaman palawija di Kampung Ledug, Jatiuwung, Kota Tangerang, Kamis (19/11/2020).

"Rencana memang besok saya akan melaksanakan serah terima jabatan selaku Kapolda Metro Jaya," ujar Nana saat memberikan sambutan di Kampung Ledug, Tangerang.

Nana mengatakan, setelah melepas jabatan Kapolda Metro Jaya, ia akan bertugas di Mabes Polri sebagai Koordinator Staf Ahli.

Baca juga: Tinjau Panen Raya di Tangerang, Kapolda Metro Nana Sudjana Pamit

Jabatan Kapolda Metro Jaya selanjutnya akan diduduki oleh Irjen Muhammad Fadil Imran yang dipindahtugaskan dari jabatan Kapolda Jawa Timur.

"Saya akan berpindah tempat sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri di Mabes Polri," kata dia.

Nana pun menyampaikan bahwa kunjungan yang dilakukannya pada Rabu ini sekaligus perpisahan dia kepada masyarakat sebagai Kapolda Metro Jaya.

"Ini bisa dikatakan ya mungkin sekalian pamitan ini, jadi di masa akhir pengabdian saya selaku Kapolda Metro Jaya," ungkapnya.

Baca juga: Kiprah Irjen Nana Sudjana: Janji Kawal Kasus Novel Baswedan hingga Dicopot dari Jabatan Kapolda Metro Jaya

Diberitakan sebelumnya, kerumunan yang ditimbulkan oleh acara pemimpin organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab berbuntut panjang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannya karena dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Korsleting, Mobil Terbakar di Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono

Diduga Korsleting, Mobil Terbakar di Jalan Tol Layang Wiyoto Wiyono

Megapolitan
UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

UPDATE Sabtu Sore: Basarnas Terima 17 Kantong Jenazah Potongan Tubuh dan Sekantong Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

3.536 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

KPAI Minta Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Jakarta Barat Dihukum Berat

Megapolitan
Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Pramugari Korban Sriwijaya Air Dikenang Rekannya sebagai Sosok yang Mengayomi dan Humoris

Megapolitan
Positif Covid-19, 79 Penghuni Panti Yayasan Tri Asih di Kebon Jeruk Jalani Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, 79 Penghuni Panti Yayasan Tri Asih di Kebon Jeruk Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Ajakan Terbang Bareng yang Tak Pernah Terwujud...

Ajakan Terbang Bareng yang Tak Pernah Terwujud...

Megapolitan
Tangis Haru dan Kumandang Salawat Sambut Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Tangis Haru dan Kumandang Salawat Sambut Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Megapolitan
Kisah Perjuangan Pedagang Tanaman Hias di Depok hingga Dapat Barter Rumah Rp 500 Juta

Kisah Perjuangan Pedagang Tanaman Hias di Depok hingga Dapat Barter Rumah Rp 500 Juta

Megapolitan
Masuk Hari Ke-8, Tim SAR Fokus Cari 3 Obyek Pencarian Sriwijaya Air 182

Masuk Hari Ke-8, Tim SAR Fokus Cari 3 Obyek Pencarian Sriwijaya Air 182

Megapolitan
Tangis Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air, Sang Ayah Terus Pandangi Peti Jenazah Putrinya

Tangis Keluarga Pramugari Korban Sriwijaya Air, Sang Ayah Terus Pandangi Peti Jenazah Putrinya

Megapolitan
5.563 KK di Kepulauan Seribu Akan Terima BST Rp 300.000 Mulai 25 Januari

5.563 KK di Kepulauan Seribu Akan Terima BST Rp 300.000 Mulai 25 Januari

Megapolitan
Anies Terbitkan Aturan Soal Masker Kain di DKI Jakarta, Ini Ketentuan dan Sanksi buat Pelanggar

Anies Terbitkan Aturan Soal Masker Kain di DKI Jakarta, Ini Ketentuan dan Sanksi buat Pelanggar

Megapolitan
Pelayat Padati Area Pemakaman Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf di Pancoran

Pelayat Padati Area Pemakaman Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf di Pancoran

Megapolitan
Cerita Ivana, Perawat di Jakarta yang Sudah Divaksin Covid-19

Cerita Ivana, Perawat di Jakarta yang Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X