Tutup karena Lurah Positif Covid-19, Begini Suasana di Kantor Kelurahan Petamburan

Kompas.com - 19/11/2020, 15:02 WIB
Suasana di Kantor Lurah Petamburan, Jakarta Pusat, tampak sepi, Kamis (19/11/2020). Aktivitas di kantor itu dihentikan untuk sementara karena Lurah Petamburan Setiyanto dinyatakan positif Covid-19. KOMPAS.com/IhsanuddinSuasana di Kantor Lurah Petamburan, Jakarta Pusat, tampak sepi, Kamis (19/11/2020). Aktivitas di kantor itu dihentikan untuk sementara karena Lurah Petamburan Setiyanto dinyatakan positif Covid-19.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Suasana di Kantor Lurah Petamburan, Jakarta Pusat, tampak sepi, Kamis (19/11/2020).

Aktivitas di kantor itu dihentikan untuk sementara setelah Lurah Petamburan Setiyanto dinyatakan positif Covid-19.

Pantauan Kompas.com, sekitar pukul 13.30 WIB, hanya ada sejumlah petugas kebersihan yang tengah bertugas di halaman kantor tersebut.

Di depan gedung kantor telah dipasang spanduk pengumuman bahwa layanan tatap muka tutup selama tiga hari, yakni sejak Rabu (18/11/2020) sampai Jumat (20/11/2020).

Warga yang datang diminta untuk menaruh berkas permohonannya di dropbox yang telah disediakan.

Baca juga: Empat Fakta Seputar Lurah Petamburan Positif Covid-19

 

Ada dua boks yang ditaruh di depan pintu masuk kantor.

Satu buah boks diperuntukkan untuk berkas terkait layanan Pendudukan dan Pencatatan Sipil.

Satu boks lainnya untuk berkas permohonan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP).

Nantinya setelah kantor kelurahan kembali dibuka, berkas tersebut akan ditindaklanjuti.

Layanan dropbox itu pun dimanfaatkan oleh warga yang sudah terlanjur datang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Tunatetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

[POPULER JABODETABEK] Tunatetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

Megapolitan
Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Megapolitan
Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Langgar Aturan PPKM, 2 Tempat Karaoke di Jakarta Barat Disegel

Megapolitan
Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Bupati Kepulauan Seribu: Destinasi Wisata Kampung Jepang Siap Dibangun di Untung Jawa

Megapolitan
Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Warga Cilincing Mulai Perbaiki Atap Rumah yang Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X