Kesal Tak Diberi Pinjaman Uang, Pria Ini Curi Mobil Milik Kawannya

Kompas.com - 19/11/2020, 22:34 WIB
Kasatreskrim Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khaddafi saat melakukan konferensi pers di Polres Jakarta Barat, pada Kamis (19/11/2020). Kompas.com/Sonya TeresaKasatreskrim Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khaddafi saat melakukan konferensi pers di Polres Jakarta Barat, pada Kamis (19/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial ABH (29) mencuri mobil milik kawannya karena kesal tak diberikan pinjaman uang.

ABH melancarkan aksi pencurian di Perumnas, Cengkareng Timur, Cengkareng, pada Sabtu (25/7/2020).

Aksi pencurian ABH sempat terekam oleh kamera CCTV. Dari rekaman kamera CCTV tersebut, polisi menelusuri dan menangkap pelaku.

“Pelaku kemudian diamankan beberapa hari lalu,” kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Kronologi Penggelapan Mobil Rental oleh Komplotan Wanita, Kendaraan Berujung Digadai...

Pelaku awalnya mendatangi rumah korban untuk meminjam uang. Namun, korban tak memberikan pinjaman uang tersebut.

Ia pun mengambil kunci mobil korban yang berada di dalam rumah.

"Dia masuk ke rumah orang yang dia kenal, dia ambil kunci mobilnya," ujar Arsya

Kemudian, ABH  menunggu sampai situasi kondusif dan membawa kabur kendaraan.

"Saat keadaan kondusif, menjelang malam hari, mobil dibawa," ujar Arsya.

Baca juga: Polisi Ingatkan Masyarakat, Beli Mobil Curian Bisa Kena Pasal

Kemudian, pelaku menjual kendaraan tersebut kepada penadah berinisial AN seharga Rp 7 juta.

Sebelum berhasil ditangkap, pelaku sempat melarikan diri selama lebih dari tiga bulan.

"Yang bersangkutan melarikan diri 3-4 bulan. Kemudian berhasil ditemukan, penadah juga sudah kami ditangkap," tambah Arsya.

ABH pun dikenakan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Sementara, AN dikenakan pasal 480 KUHP tentang Penadahan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha DKI Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Mandiri

Pengusaha DKI Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Mandiri

Megapolitan
Puluhan Rumah Warga Cilincing Rusak Diterpa Angin Kencang

Puluhan Rumah Warga Cilincing Rusak Diterpa Angin Kencang

Megapolitan
Ibu dari 2 Balita yang Tertabarak Truk di Pondok Cabe Meninggal di RS

Ibu dari 2 Balita yang Tertabarak Truk di Pondok Cabe Meninggal di RS

Megapolitan
Tanggapi Wacana Interpelasi F-PSI soal Banjir Jakarta, Wagub DKI: Kami Persilakan

Tanggapi Wacana Interpelasi F-PSI soal Banjir Jakarta, Wagub DKI: Kami Persilakan

Megapolitan
Paspampres Sebut Sunmori Moge yang Terobos Ring 1 Bisa Ditembak Karena Membahayakan

Paspampres Sebut Sunmori Moge yang Terobos Ring 1 Bisa Ditembak Karena Membahayakan

Megapolitan
Pengendara Moge Ditendang Saat Terobos Ring 1, Paspampres: Itu Masih Manusiawi, Sebenarnya Bisa Ditembak

Pengendara Moge Ditendang Saat Terobos Ring 1, Paspampres: Itu Masih Manusiawi, Sebenarnya Bisa Ditembak

Megapolitan
Bandara Soekarno Hatta Siapkan Layanan Taksi Terbang untuk Antar Masyarakat

Bandara Soekarno Hatta Siapkan Layanan Taksi Terbang untuk Antar Masyarakat

Megapolitan
Paspampres: Pengendara Moge Dilumpuhkan karena Menerobos Kawasan Ring 1

Paspampres: Pengendara Moge Dilumpuhkan karena Menerobos Kawasan Ring 1

Megapolitan
Kerap Langgar Prokes, Lokasi Penembakan oleh Bripda CS Sering Dikeluhkan Warga Setempat

Kerap Langgar Prokes, Lokasi Penembakan oleh Bripda CS Sering Dikeluhkan Warga Setempat

Megapolitan
Lokasi Penembakkan oleh Bripda CS Buka hingga Subuh, Pemprov DKI: Pengelola Kafe Kelabui Petugas

Lokasi Penembakkan oleh Bripda CS Buka hingga Subuh, Pemprov DKI: Pengelola Kafe Kelabui Petugas

Megapolitan
Usai Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Depok, Imam Berencana Silaturahim hingga Terbitkan Buku

Usai Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Depok, Imam Berencana Silaturahim hingga Terbitkan Buku

Megapolitan
Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Berharap Segera Sembuh Covid-19

Dilantik Jadi Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Berharap Segera Sembuh Covid-19

Megapolitan
Selisih Data Terjadi Lagi, Depok Minta Satgas Covid-19 'Konsen': Bahaya jika Tak Diselesaikan

Selisih Data Terjadi Lagi, Depok Minta Satgas Covid-19 "Konsen": Bahaya jika Tak Diselesaikan

Megapolitan
Tak Lama Lagi Mobil 10 Tahun ke Atas Dilarang Melintas di Jalanan Jakarta, Simak Aturannya di Sini

Tak Lama Lagi Mobil 10 Tahun ke Atas Dilarang Melintas di Jalanan Jakarta, Simak Aturannya di Sini

Megapolitan
Pekan Depan, 2.100 Pedagang di Pasar dan Pusat Perbelanjaan Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19

Pekan Depan, 2.100 Pedagang di Pasar dan Pusat Perbelanjaan Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X