Selama Pandemi Covid-19, Pemkot Disinfeksi 9.080 Titik di Jaktim

Kompas.com - 20/11/2020, 08:50 WIB
Upaya Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan penyemprotan cairan disinfektan. DOK. SUDIN PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMURUpaya Pemerintah Kota Jakarta Timur dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan penyemprotan cairan disinfektan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemkot Jakarta Timur terus berupaya mencegah penularan Covid-19.

Hingga Kamis (19/11/2020) malam, 9.080 titik telah disemprot cairan disinfektan.

"Pada Kamis telah disemprot di 53 titik, sehingga totalnya sudah 9.080 titik," kata Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaiman, dalam keterangan tertulis, Kamis malam.

Pada hari ini, Jumat (20/11/2020), Sudin Gulkarmat Jakarta Timur menargetkan setidaknya 50 titik disemprot.

Tempat-tempat umum seperti perkantoran, sekolah, hingga gang-gang sempit menjadi target penyemprotan.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Pemkot Jaktim Semprot 8.912 Titik dengan Disinfektan

Penyemprotan cairan disinfektan dilakukan berdasarkan hasil monitoring petugas dan langkah tindak lanjut dari permintaan warga.

Penyemprotan dilakukan merata di seluruh kecamatan (10) yang ada di Jakarta Timur.

Rinciannya, sejauh ini, 973 titik di Matraman, 872 titik di Pulogadung, 956 titik Cakung, 781 titik di Jatinegara, 1.184 titik di Duren Sawit, 1.142 titik di Makasar, 697 titik di Kramat Jati, 1.082 titik di Ciracas, 846 titik di Cipayung, dan 547 titik di Pasar Rebo.

Wilayah yang telah terjangkau penyemprotan disinfektan di Jakarta Timur seluas 188,91 kilometer persegi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Banjir Jabodetabek-Punjur, Menteri Sofyan: Banyak Developer Tak Patuhi Standar Pembangunan

Soal Banjir Jabodetabek-Punjur, Menteri Sofyan: Banyak Developer Tak Patuhi Standar Pembangunan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Larang Kafe dan Restoran Gelar Live Music karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Pemkot Bekasi Larang Kafe dan Restoran Gelar Live Music karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Megapolitan
Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Megapolitan
Aksi Penjambret Ponsel Gagal Setelah Dikejar dan Diteriaki Gerombolan Bocah

Aksi Penjambret Ponsel Gagal Setelah Dikejar dan Diteriaki Gerombolan Bocah

Megapolitan
50 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Utara Sudah Divaksin Covid-19

50 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Utara Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Megapolitan
18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

Megapolitan
UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

Megapolitan
Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Megapolitan
Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Megapolitan
Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Direktur RSUD Depok: Kami Tambah ICU dan Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Langsung Penuh Lagi

Direktur RSUD Depok: Kami Tambah ICU dan Ruang Isolasi Pasien Covid-19, Langsung Penuh Lagi

Megapolitan
Suami Nindy Ayunda Miliki Senpi Ilegal Sejak 2018

Suami Nindy Ayunda Miliki Senpi Ilegal Sejak 2018

Megapolitan
RSUD Depok Jajaki Kerja Sama dengan Sekolah Perawat untuk Tangani Covid-19

RSUD Depok Jajaki Kerja Sama dengan Sekolah Perawat untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X